|
|
|
| |
KabarIndonesia - Adalah sesuatu yang sangat logis untuk menilai bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sedang gagap menyikapi terbukanya pintu kebebasan. Bebas untuk berpendapat, bebas untuk beribadah, dan sederet pohon prima kebebasan yang lain ternyata gagap dipahami masyarakat Indonesia secara selengkapnya....
|
|
BERITA LAINNYA
Cuaca 05 Sep 2010 23:59 WIB
|
|

KESEHATAN
Penguatan Seratus RS Daerah Rawan Bencana
Oleh : Zohiri Kadir | 09-Des-2009, 21:58:17 WIB
|
KabarIndonesia - Dalam rogram 100 hari Depkes, ada empat isu pokok yang dijadikan landasan yaitu Peningkatan pembiayaan kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat; Peningkatan kesehatan masyarakat untuk mempercepat pencapaian target MDGs; Pengendalian penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana, dan Peningkatan ketersediaan, pemerataan dan kualitas tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK).
Demikian sambutan Menkes dr. Endang R. Sedyaningsih, MPH, Dr. PH. saat membuka Pertemuan Koordinasi Penguatan SDM 100 Rumah Sakit di Daerah Rawan Bencana, di Makassar (9/12). Untuk mengimplementasikan pengendalian penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana, tersebut, kata menkes perlu dilakukan dilakukan melalui:
- Screening terhadap balita risiko gizi buruk pasca bencana di daerah Jawa Barat dan Sumatera Barat;
- Identifikasi dan rehabilitasi kerusakan sarana medik di 30 RS, 123 Puskesmas, 135 rumah dinas dokter dan paramedis dan operasionalisasi kembali semua sarana medik yang rusak di daerah bencana Jawa Barat dan Sumatera Barat;
- Penguatan SDM di 100 RS untuk penanggulangan bencana, akan dilaksanakan pelatihan SDM dalam penanggulangan bencana di 100 rumah sakit yang telah ditentukan; serta
- Penguatan logistik di 9 pusat regional dan 2 sub regional penanggulangan bencana. Dalam acara pertemuaan koordinasi yang dihadiri Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Pejabat Eselon I dan II dari jajaran Depkes dan jajaran lintas sektor, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Direktur RS di daerah rawan bencana, dan undangan lainnya,
Menkes juga menyampaikan program 100 Hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) kedua dan program 100 Depkes.
"Saya mengharapkan, pertemuan dapat mengembangkan atau merumuskan pola pengembangan pelatihan SDM kesehatan di 100 RS yang lebih baik sehingga mampu menghasilkan tenaga yang terampil dalam penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana."ujar Endang.
Dikatakan lagi oleh Memkes, pertemuan koordinasi juga dapat dijadikan sebagai bagian dari pencapaian taget program 100 hari Depkes, yang batas waktunya sampai dengan tanggal 1 Februari 2010. Dalam kesempatan itu, Menkes menghimbau para Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk dapat memfasilitasi kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan di rumah sakit–rumah sakit.
Sementara itu, tambah Menkes, pembinaan yang berkelanjutan untuk menekan risiko dampak bencana, dilakukan oleh dinas kesehatan setempat.
Menurut Menkes, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Posisi geografis negara kita berada di antara lempeng-lempeng litosfir -- Eurasia, Asia Tenggara, Filipina, Pasifik dan Indo-Australia -- yang saling berinteraksi dan menjadikan Indonesia sebagai kawasan rawan gempa dan tsunami.
Selain itu, Indonesia juga memiliki 129 gunung api aktif yang merupakan bagian dari 500 lingkaran api di dunia (ring of fire) dan membentang sepanjang jalur Aceh. Sulawesi Utara sampai ke Papua. Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Departemen Kesehatan, sejak Januari-November 2009 mencatat 245 kali kejadian bencana dengan korban meninggal sebanyak 1.488 orang. (*)
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Letusan kali ini adalah letusan susulan terkuat yang terjadi kemarin pagi (3/9/2010) sekitar pukul 04.40 sampai 04.50 WIB dan merupakan letusan terkuat sejak 29 Agustus lalu.
Gunung Sinabung meletus sekitar pukul pukul 04.38 WIB hingga 04.51 WIB. Gunung tersebut menyemburkan asap selengkapnya.... |
|
|
|
|
|