KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pica, Kelainan Makan pada Balita

 
KESEHATAN

Pica, Kelainan Makan pada Balita
Oleh : Avizena Elfazia Zen | 26-Aug-2009, 15:01:54 WIB

KabarIndonesia - Balita berusia hampir dua tahun, Iqbal Dwi Pratama, punya selera makan aneh. Balita hasil pernikahan pasangan Hairudin, 26, dan Eko Dwi Astuti, 22 ini tidak suka susu atau bubur tetapi malah senang makan obat nyamuk bakar.

Berita ini tentu saja mengejutkan banyak orang. Beberapa tahun yang lalu, seorang anak bernama Muawanah juga memiliki kebiasaan makan yang sama. Ia memakan rumput dengan lahap setiap hari.

Kelainan makan yang diderita oleh Iqbal dan Muawanah dalam istilah medis dikenal sebagai pica. Penderita pica lebih suka makan benda yang tidak lazim dimakan. Ada dua klasifikasi ”makanan” yang digandrungi oleh penderita pica.

Jenis pertama adalah benda yang tidak bergizi seperti obat nyamuk, tanah liat, sabun, abu, plester dinding, rumput, tanah,  dan batu bara. Sedangkan yang kedua adalah benda yang terlihat seperti makanan (bahan makanan), misalnya es batu, kentang mentah, tepung terigu, tepung kanji, garam, bahkan darah.

Pica pada umumnya dijumpai saat anak berusia satu tahun ke atas. Masa itu disebut periode oral, anak suka sekali memasukkan dan menggigit benda apa saja yang berada di dekatnya. Biasanya pica bisa sembuh dalam waktu tiga bulan. Namun pada beberapa kasus, pica dapat diderita oleh anak hingga dewasa.

Anak dapat mengidap pica karena berbagai hal. Diantaranya, kelainan pada otak, kekurangan zat besi, keadaan ekonomi keluarga yang kurang, minimnya perhatian, dan kondisi keluarga yang tidak harmonis. Tapi kebiasaan makan obat nyamuk ini tidak terpengaruh oleh budaya masyarakat tradisional Indonesia yang suka mengunyah sirih pinang atau menyusur tembakau.

Anak pengidap pica terancam akan menanggung penyakit yang berbahaya. Obat nyamuk mengandung insektisida yang jika dikonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan kanker. Otak pemakan plester dinding akan rusak karena keracunan timah yang terkandung dalam plester. Anak pemakan sabun akan mengalami muntah dan diare karena sabun mengandung bahan yang mengiritasi lambung dan saluran pencernaan.

Cara mengatasi pica pada anak adalah dengan menegurnya pelan-pelan. Anak-anak tidak boleh terlalu sering dimarahi dan dibentak. Jika mereka terbiasa dimarahi, maka akan berpengaruh buruk pada masa depannya. Ia akan tumbuh sebagai anak bandel dan pemarah. Menghadapi anak pica harus dengan kasih sayang. 

Terapi pertama pada penderita pica adalah dengan membedakan secara jelas apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Kemudian, anak harus benar-benar dijauhkan dari benda tak lazim yang biasa dimakannya. Yang ketiga, penderita pica harus diajak untuk memaksimalkan sensor tubuhnya, seperti penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan, dan perabaan. Meditasi
juga dapat dilakukan pada penderita pica. Efek dari meditasi adalah meningkatnya fungsi dopaminergik atau pelepasan dopamin, yang menenangkan penderita pica.

Penderita pica dapat disembuhkan, asalkan kita sebagai orangtua telaten merawat anak. Awasi anak dengan cermat dan berikanlah kasih sayang yang cukup.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia