KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia – Serang, Guna memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja(BLK) yang sudah ada selama ini, Kementerian Ketenagakerjaan terus matangkan penerapan konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Pasalnya konsep ini diyakini mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Bubar Riyaya 22 Jul 2017 01:58 WIB

Anak Beranak Kanak 22 Jul 2017 01:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pica, Kelainan Makan pada Balita

 
KESEHATAN

Pica, Kelainan Makan pada Balita
Oleh : Avizena Elfazia Zen | 26-Aug-2009, 15:01:54 WIB

KabarIndonesia - Balita berusia hampir dua tahun, Iqbal Dwi Pratama, punya selera makan aneh. Balita hasil pernikahan pasangan Hairudin, 26, dan Eko Dwi Astuti, 22 ini tidak suka susu atau bubur tetapi malah senang makan obat nyamuk bakar.

Berita ini tentu saja mengejutkan banyak orang. Beberapa tahun yang lalu, seorang anak bernama Muawanah juga memiliki kebiasaan makan yang sama. Ia memakan rumput dengan lahap setiap hari.

Kelainan makan yang diderita oleh Iqbal dan Muawanah dalam istilah medis dikenal sebagai pica. Penderita pica lebih suka makan benda yang tidak lazim dimakan. Ada dua klasifikasi ”makanan” yang digandrungi oleh penderita pica.

Jenis pertama adalah benda yang tidak bergizi seperti obat nyamuk, tanah liat, sabun, abu, plester dinding, rumput, tanah,  dan batu bara. Sedangkan yang kedua adalah benda yang terlihat seperti makanan (bahan makanan), misalnya es batu, kentang mentah, tepung terigu, tepung kanji, garam, bahkan darah.

Pica pada umumnya dijumpai saat anak berusia satu tahun ke atas. Masa itu disebut periode oral, anak suka sekali memasukkan dan menggigit benda apa saja yang berada di dekatnya. Biasanya pica bisa sembuh dalam waktu tiga bulan. Namun pada beberapa kasus, pica dapat diderita oleh anak hingga dewasa.

Anak dapat mengidap pica karena berbagai hal. Diantaranya, kelainan pada otak, kekurangan zat besi, keadaan ekonomi keluarga yang kurang, minimnya perhatian, dan kondisi keluarga yang tidak harmonis. Tapi kebiasaan makan obat nyamuk ini tidak terpengaruh oleh budaya masyarakat tradisional Indonesia yang suka mengunyah sirih pinang atau menyusur tembakau.

Anak pengidap pica terancam akan menanggung penyakit yang berbahaya. Obat nyamuk mengandung insektisida yang jika dikonsumsi secara terus menerus akan menyebabkan kanker. Otak pemakan plester dinding akan rusak karena keracunan timah yang terkandung dalam plester. Anak pemakan sabun akan mengalami muntah dan diare karena sabun mengandung bahan yang mengiritasi lambung dan saluran pencernaan.

Cara mengatasi pica pada anak adalah dengan menegurnya pelan-pelan. Anak-anak tidak boleh terlalu sering dimarahi dan dibentak. Jika mereka terbiasa dimarahi, maka akan berpengaruh buruk pada masa depannya. Ia akan tumbuh sebagai anak bandel dan pemarah. Menghadapi anak pica harus dengan kasih sayang. 

Terapi pertama pada penderita pica adalah dengan membedakan secara jelas apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Kemudian, anak harus benar-benar dijauhkan dari benda tak lazim yang biasa dimakannya. Yang ketiga, penderita pica harus diajak untuk memaksimalkan sensor tubuhnya, seperti penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan, dan perabaan. Meditasi
juga dapat dilakukan pada penderita pica. Efek dari meditasi adalah meningkatnya fungsi dopaminergik atau pelepasan dopamin, yang menenangkan penderita pica.

Penderita pica dapat disembuhkan, asalkan kita sebagai orangtua telaten merawat anak. Awasi anak dengan cermat dan berikanlah kasih sayang yang cukup.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Rayakan HUT ke-60 di Surabaya, Astra Dorong Wirausahaoleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Jul-2017, 07:08 WIB


 
  Rayakan HUT ke-60 di Surabaya, Astra Dorong Wirausaha Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf memukul gong Perayaan HUT 60 Tahun Astra di Surabaya didampingi Direktur PT Astra International Tbk Johannes Loman (ketiga kanan), Kolonel ARM Supriyoso (kedua kanan), Chief of Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia