KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Produk Darah Bermasalah, Jepang Minta Maaf
Oleh : Denny Sitohang | 31-Des-2007, 16:18:32 WIB

KabarIndonesia - Ratusan warga Jepang yang terinfeksi hepatitis C akibat produk darah tercemar, Jumat (30/12), menyusun kesepakatan dengan dewan legislatif menyangkut permintaan maaf dari pemerintah dan uang kompensasi. Kesepakatan tersebut merupakan kemenangan besar bagi sekitar 200 penderita hepatitis C yang telah memperjuangkan kasus ini selama 5 tahun dan telah mengajukan gugatan di beberapa pengadilan. Mereka menuding pemerintah menyetujui produk darah tercemar meski telah menyadari bahayanya.

Zat penggumpal darah yang diberikan untuk menghentikan pendarahan saat operasi dan proses persalinan sejak 1970-an hingga awal 1990-an itu, diduga telah menginfeksi hingga ribuan orang dengan virus hepatitis C,virus berbahaya dalam darah yang dapat menyebabkan penyakit liver, termasuk kanker dan gagal liver.
Pemerintah dicurigai secara tak bertanggung-jawab menyetujui produk-produk tersebut di Jepang, meski AS sudah menghentikannya pada 1977 karena dianggap berbahaya. Wabah hepatitis C di Jepang akibat pemberian obat-obatan itu pertama kali dilaporkan pada pertengahan 1980-an, sementara bahayanya diyakini telah luas diketahui pihak-pihak kesehatan.

Sesuai kesepakatan baru antara para pengacara penuntut dan kelompok anggota dewan, sekitar 1.000 penderita hepatitis C akan mendapat kompensasi mulai dari US$ 106.000 hingga US$ 345.000 per orang, tergantung tingkat keparahan penyakit mereka, sebut seorang pegawai Kementerian Kesehatan.Para penggugat awalnya menolak usulan penyelesaian di luar pengadilan tersebut, karena pengakuan tanggung-jawab pemerintah yang merupakan tuntutan pokok mereka tidak disertakan di dalamnya.

Pada awal bulan ini, Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda telah meminta maaf kepada para penggugat.Meski Jepang mengaku menerapkan peraturan ketat terhadap produk makanan, farmasi dan lainnya, namun negara itu juga menyimpan skandal yang menguak kesemberonoan dan sikap tidak bertanggung jawab para petinggi mereka.

Jepang pernah diterpa skandal serupa berkenaan produk darah pada 1990-an. Saat itu, Pemerintah Jepang disebutkan menyetujui produk darah yang tercemar virus HIV untuk digunakan secara rutin bagi penderita hemofilia meski setelah muncul laporan tentang bahaya produk itu. Sekitar 1.800 orang terinfeksi, dan ratusan lainnya tewas.
Sebanyak 10.000 warga Jepang diyakini terinfeksi hepatitis C akibat produk tercemar tersebut, namun jumlahnya bisa saja mencapai 2 juta jiwa, lapor media Jepang. (glob/agencies)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia