|
|
|
| |
KabarIndonesia - Adalah sesuatu yang sangat logis untuk menilai bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sedang gagap menyikapi terbukanya pintu kebebasan. Bebas untuk berpendapat, bebas untuk beribadah, dan sederet pohon prima kebebasan yang lain ternyata gagap dipahami masyarakat Indonesia secara selengkapnya....
|
|
BERITA LAINNYA
Cuaca 05 Sep 2010 23:59 WIB
|
|
KESEHATAN
Produk Darah Bermasalah, Jepang Minta Maaf
Oleh : Denny Sitohang | 31-Des-2007, 16:18:32 WIB
|
KabarIndonesia - Ratusan warga Jepang yang terinfeksi hepatitis C akibat produk darah tercemar, Jumat (30/12), menyusun kesepakatan dengan dewan legislatif menyangkut permintaan maaf dari pemerintah dan uang kompensasi. Kesepakatan tersebut merupakan kemenangan besar bagi sekitar 200 penderita hepatitis C yang telah memperjuangkan kasus ini selama 5 tahun dan telah mengajukan gugatan di beberapa pengadilan. Mereka menuding pemerintah menyetujui produk darah tercemar meski telah menyadari bahayanya.
Zat penggumpal darah yang diberikan untuk menghentikan pendarahan saat operasi dan proses persalinan sejak 1970-an hingga awal 1990-an itu, diduga telah menginfeksi hingga ribuan orang dengan virus hepatitis C,virus berbahaya dalam darah yang dapat menyebabkan penyakit liver, termasuk kanker dan gagal liver. Pemerintah dicurigai secara tak bertanggung-jawab menyetujui produk-produk tersebut di Jepang, meski AS sudah menghentikannya pada 1977 karena dianggap berbahaya. Wabah hepatitis C di Jepang akibat pemberian obat-obatan itu pertama kali dilaporkan pada pertengahan 1980-an, sementara bahayanya diyakini telah luas diketahui pihak-pihak kesehatan.
Sesuai kesepakatan baru antara para pengacara penuntut dan kelompok anggota dewan, sekitar 1.000 penderita hepatitis C akan mendapat kompensasi mulai dari US$ 106.000 hingga US$ 345.000 per orang, tergantung tingkat keparahan penyakit mereka, sebut seorang pegawai Kementerian Kesehatan.Para penggugat awalnya menolak usulan penyelesaian di luar pengadilan tersebut, karena pengakuan tanggung-jawab pemerintah yang merupakan tuntutan pokok mereka tidak disertakan di dalamnya.
Pada awal bulan ini, Perdana Menteri Jepang, Yasuo Fukuda telah meminta maaf kepada para penggugat.Meski Jepang mengaku menerapkan peraturan ketat terhadap produk makanan, farmasi dan lainnya, namun negara itu juga menyimpan skandal yang menguak kesemberonoan dan sikap tidak bertanggung jawab para petinggi mereka.
Jepang pernah diterpa skandal serupa berkenaan produk darah pada 1990-an. Saat itu, Pemerintah Jepang disebutkan menyetujui produk darah yang tercemar virus HIV untuk digunakan secara rutin bagi penderita hemofilia meski setelah muncul laporan tentang bahaya produk itu. Sekitar 1.800 orang terinfeksi, dan ratusan lainnya tewas. Sebanyak 10.000 warga Jepang diyakini terinfeksi hepatitis C akibat produk tercemar tersebut, namun jumlahnya bisa saja mencapai 2 juta jiwa, lapor media Jepang. (glob/agencies)
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
Letusan kali ini adalah letusan susulan terkuat yang terjadi kemarin pagi (3/9/2010) sekitar pukul 04.40 sampai 04.50 WIB dan merupakan letusan terkuat sejak 29 Agustus lalu.
Gunung Sinabung meletus sekitar pukul pukul 04.38 WIB hingga 04.51 WIB. Gunung tersebut menyemburkan asap selengkapnya.... |
|
|
|
|
|