KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTahun Baru, Aktifitas Baru, dan Kemajuan Baru Bersama PMOH oleh : Redaksi-kabarindonesia
21-Jan-2017, 12:13 WIB


 
 
Tahun Baru, Aktifitas Baru, dan Kemajuan Baru Bersama PMOH
KabarIndonesia - Selamat Tahun Baru! Di tahun baru 2017 ini, adakah aktifitas baru yang akan Anda lakukan? Bila Anda menyukai dunia tulis-menulis atau ingin belajar menulis, bergabunglah bersama Pelatihan Menulis Online Harian
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 

Sekjen IMASEPA Jabar Serukan Jaminan Kesehatan Bagi Mahasiswa Luar Papua

 
KESEHATAN

Sekjen IMASEPA Jabar Serukan Jaminan Kesehatan Bagi Mahasiswa Luar Papua
Oleh : Barnabas Subagio | 29-Nov-2016, 16:08:39 WIB

KabarIndonesia-Bandung, Sekretaris Jenderal Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat (Sekjen IMASEPA JABAR) Leonardus O. Magai, menyerukan Jaminan Kesehatan bagi Mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Luar Tanah Papua yang merupakan salah satu kebutuhan utama bagi manusia karena manusia bisa beraktivitas secara normal apabila dirinya sehat secara fisik, psikis, dan sosial.


Leonardus O. Magai selanjutnya menyampaikan saat mengunjungi salah satu Mahasiswa Papua yang sedang rawat di Rumah Sakit Santo Boromeus Dago Bandung yang dikemas dalam program "To Visit Hospital" yang dicanangkan oleh Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa Se-Tanah Papua Jawa Barat selama masa jabatannya. (Senin, 22/11) kemarin malam di Bandung.


Selanjutnya, Ia menuturkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah Se-Tanah Papua seakan diam dan menganggap bahwa kesehatan mahasiswa di luar Papua bukan tanggungjawabnya. Padahal, setiap manusia mempunyai hak yang sama dalam mendapat layanan kesehatan layak sehingga pemerintah telah mencetuskan Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS dan Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat sudah melaksanakan pelayanan prima melalui Kartu Papua Sehat, Jaminan Kesehatan Daerah, Jaminan Kesehatan Masyarakat dalam wilayah kerjanya. Namun, sampai saat ini Pelajar dan Mahasiswa Papua yang sedang mengenyam Pendidikan di Luar Papua belum mendapat Fasilitas Kesehatan berupa KPS, JAMKESDA, JAMKESMAS, dan BPJS dari pemerintah. "Tandasnya.


Lebih lanjut, Sekjen IMASEPA Jabar mengatakan bahwa Ia telah meminta kepada Kepala Pusat P2JK Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat untuk dapat memerhatikan kesehatan Mahasiswa Se-Tanah Papua yang sedang menyelesaikan Pendidikan di luar Tanah Papua seperti; Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Hal tersebut, perlu dilakukan oleh Pemerintah karena sampai saat ini baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak melayani dengan baik sebagai bagian dari tanggungjawabnya. "Ujarnya.



Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini pemerintah pusat maupun daerah saling melempar tugas, saling melempar dari sisi kewenangan biroksi, dan saling melempar dari daerah kekuasaan. Dengan demikian, Mahasiswa Papua dan Papua Barat yang sedang melaksanakan studi di luar Papua tidak perlu dilayani oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah? Kalau memang demikian, pemerintah daerah Jangan kebakaran Jenggot saat Pelajar dan Mahasiswa Papua dan Papua Barat dalam kondisi kritis apalagi sampai meninggal karena dirinya mengamati bahwa Pemerintah Daerah sibuk ketika mendengar info dari ketua paguyuban atau anggota mahasiswa bahwa salah satu Pelajar atau Mahasiswa kami telah meninggal Dunia barulah pemerintah daerah sibuk tentang pemulangan Jenazah. "Tuturnya.



Ia mengaku kecewa bahwa pemerintah dan pemerintah provinsi telah lalai dalam hal pelayanan kesehatan secara prima yang seharusnya dinikmati oleh Mahasiswa sebagai objek atau sasaran dalam menerima pelayanan medis secara baik tanpa melihat Suku, Agama, Adat-Istiadat, dan Ras serta Jarak pelayanan dengan alasanpun sebagai pelaku pelayan kesehatan dalam masyarakat secara Nasional.



Sekjen IMASEPA JABAR Leonardus O. Magai, yang juga Mahasiswa Studi Akhir pada Universitas Pendidikan Indonesia Bandung tersebut menyarankan agar Pemerintah pusat setidaknya memberikan Jaminan Kesehatan Nasional kepada Pelajar dan Mahasiswa Se-Tanah Papua yang sedang melaksanakan studi di luar Papua sebagai bagian dari warga Negaranya dan Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat membuat kerjasama dengan Rumah Sakit dimana pelajar dan mahasiswa Papua berada di seluruh Indonesia seperti; RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSU Palang Merah Indonesia Bogor, RS Hasan Sadikin Bandung, RS Kariyadi Semarang, RS Sardjito Yogyakarta, RS Soetomo Surabaya, RS Saiful Anwar Malang, RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, RS Sudarso Pontianak, dan beberapa Rumah Sakit yang ada basis pelajar dan mahasiswa Se-Tanah Papua di luar Papua agar pelajar dan mahasiswa mendapat pelayanan kesehatan dengan baik yang dibiayai dengan dana dari Pemerintah. ***



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini. Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//
  
   
   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Natal Pemuda Kristen Bandung Raya 19 Jan 2017 11:35 WIB


 

 

 

 

 
 
 
 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia