KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiMenjadi Milenial Produktif Masa Pandemi Covid-19 oleh : Setyo Sudirman
09-Sep-2020, 16:35 WIB


 
 
KabarIndonesia - Salah satu kepiawaian generasi milenial dibandingkan generasi sebelumnya adalah kemahiran dalam teknologi. Boleh dikata, generasi memang sudah terpapar teknologi sudah sejak lahir.

Kalau generasi sebelum milenial biasa menikmati teknologi dengan gegap gempita televisi, milenial sudah beda arahnya dengan
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
KESEHATAN

Waspadalah Virus Corona Masih Mengancam
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 03-Aug-2020, 10:44:38 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam mencegah penyebaran Covid-19, agar setiap orang beraktivitas senantiasa disiplin diri mematuhi protokol kesehatan pasca penyebaran virus corona (covid-19).

"Dari penelitian yang terus berlangsung dari para ahli, terlihat salah satu faktor yang paling menyumbang kasus positif adalah ketidakdisiplinan memakai masker," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2020) yang lalu.

Update data yang diakses dari situs covid19.go.id jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia secara kumulatif per Senin (3/8) pukul 15.20 WIB. mencapai 113.134 orang, sedangkan secara global dikonfirmasi WHO per 2 Agst 17.660.523 pertambahan kasus 262.929 sehari sebelumnya.

Merujuk data kemarin, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut angka kematian akibat virus corona (Covid-19) di Indonesia 0,8 persen lebih tinggi daripada angka kematian global.

"Kita tahu sampai kemarin dan angka kematian di Indonesia lebih tinggi 0,8 persen daripada kematian global," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat terbatas tentang Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disiarkan lewat saluran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (3/8).

Gugus Tugas Covid-19 menyatakan setidaknya ada 3 (tiga) jenis Masker dan yang layak digunakan. Masyarakat umum dapat menggunakan berbahan dasar kain, sedangkan tenaga kesehatan wajib mengenakan masker bedah atau masker N95.

Mengapa penting bagi seluruh masyarakat untuk menggunakan masker?
Karena ketika seseorang berada di luar rumah akan ada banyak sekali ancaman penularan virus. Kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk menularkan ke kita. Dan tidak disiplin memakai masker menjadi faktor paling sering yang menyebabkan penularan virus SARS-CoV-2 masih ada.

Otoritas-GTPP memiliki kewajiban untuk terus mengingatkan warga lokal dan para pengunjung (mudik, pesta, wisata), terutama harus menggunakan masker. Tidak ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap ketidak disiplinan memakai masker, sebab setiap orang tak terkecuali bisa terserang covid-19. Virus tidak mengenal status agama, suku atau ras, tidak peduli struktur sosial. Bisa jadi saya, anda, kita menjadi pembawa (carrier), penyimpan atau penyebar virus.

Karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk menularkan covid-19, maka pastikan melindungi diri dengan menggunakan masker terutama saat keluar rumah. Penggunaan masker secara berdisiplin

Ini tata cara penggunaan masker yang disarankan

* Pilihlah masker yang nyaman, berbahan elastis yang bisa menekan ketat hidung dan mulut. Jangan pernah menurunkan masker hanya menutup mulut ini penggunaan yang tidak tepat.
* Jika memakai masker kain, pilih yang tidak terlalu tebal sehingga tetap nyaman untuk bernapas. Masker kain atau masker bedah benar-benar untuk menutup hidung dan mulut.
* Gunakan masker dengan nyaman yang mudah didapatkan namun betul-betul melindungi saluran napas, hidung dan mulut dengan baik.
* Penggunaan masker kain tidak lebih dari empat jam. Setelahnya, masker harus dicuci menggunakan sabun dan air dan dipastikan bersih sebelum dipakai kembali.
* Ingat, masker kain hanya tangkal Virus 70 persen, sehingga kita diminta tetap jaga jarak, terutama pada saat berkomunikasi.

Selain menggunakan masker sebagai APD, membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir juga sangat baik dilakukan.Bila tidak disiplin memakai masker, serta menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun akan lebih sulit mengendalikan kasus COVID-19.

"Bila tidak disiplin memakai masker, serta menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun akan lebih sulit mengendalikan kasus COVID-19, terutama di provinsi-provinsi yang masih tinggi angka kasusnya." sebut Ketua GTPP Covid-19 pada suatu kesempatan.

Karena itu, kendati sudah masuk era new normal sebaiknya tidak keluar rumah jika tak ada kepentingan yang mendesak.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia