KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Limbah Pabrik Cemari Sungai, Populasi Ikan Berkurang

 
LINGKUNGAN HIDUP

Limbah Pabrik Cemari Sungai, Populasi Ikan Berkurang
Oleh : Teguh Trianton | 13-Sep-2007, 21:22:09 WIB

KabarIndonesia - PURBALINGGA, Banyaknya limbah pabrik di Purbalingga yang dibuang langsung ke sungai, menyebabkan pencemaran dan penurunan kualitas air. Akibatnya perkembangan populasi ikan terhambat. Jika kondisi seperti dibiarkan, maka bukan tidak mungkin akan mengganggu keseimbangan alam. Selain karena pencemaran, penurunan kualitas air juga disebabkan semakin tingginya tingkat erosi di hulu.

Menurut Afif Hani, Kepala Bidang (Kabid) Perikanan kantor Dinas Perikanann dan Peternakan (Disnakan) Purbalingga, selain dua faktor tersebut, penangkapan ikan yang tidak sesuai prosedur, seperti disetrum, diracun, atau dengan bahan peledak juga telah menghambat perkembangan populasi ikan. Padahal penangkapan ikan dengan cara tersebut, jelas-jelas melanggar pasal 84 UU N0. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Dalam UU disebutkan bahwa penangkapan ikan dengan cara yang merusak lingkungan dikenakan denda Rp1,2 miliar dan kurungan 6 tahun penjara untuk pelaku perorangan, serta denda Rp1,6 miliar untuk pelaku teroganisir dalam bentuk lembaga atau badan."Untuk itu, dinas akan melakukan sosialisasi UU No 31 Tahun 2004, sekaligus menyadarkan perilaku masyarakat. Saat ini dinas sudah memasang papan pengumuman berisi larangan dan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang berdekatan dengan sungai," katanya.

Sementara itu, untuk meningkatkan produksi ikan sungai, pihaknya  menebarkan 300.000 ekor benih ikan dari berbagai jenis, seperti tawes, nila, karper melem dan lele, ukuran 3 hingga 7 cm. Penebaran benih mengambil lokasi di pertemuan antara Sungai Gintung dengan Sungai Tambra, Dukuh Mlayang Desa Sinduraja Kecamatan Kaligondang, beberapa waktu lalu. Ke depan pihaknya juga akan menebar benih ikan sebanyak 150 ribu ekor, pada lokasi yang berbeda. "Ini merupakan program peningkatan produksi hasil ikan sungai. Tahun sebelumnya kita ditarget sebanyak 240 ton per tahun, sedangkan tahun ini kita ditarget 360 ton per tahunnya," ujarnya.

Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia