KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Jagalah Kebersihan Lingkungan

 
LINGKUNGAN HIDUP

Jagalah Kebersihan Lingkungan
Oleh : Garnis Herlina | 25-Mei-2008, 01:30:21 WIB

KabarIndonesia - Indonesia bisa dikatakan menjadi salah satu negara yang kurang bisa menjaga kebersihan lingkungan. Semenjak dahulu hingga kini, salah satu persoalan negeri ini masih berkutat seputar kebersihan lingkungan yang semakin hari semakin semrawut. Sampah menjadi momok yang belum terselesaikan dan tragisnya menjadi salah satu penyebab bencana nasional berupa banjir.

Bahkan, ibukota negara Jakarta tak luput dari banjir yang mengakibatkan lumpuhnya beberapa aktivitas. Bencana yang melanda setiap tahun tersebut nampaknya kurang mendapat penanganan serius dari pemerintah. Idealnya, bencana yang sudah menjadi “langganan” setiap tahun lebih mendapat penanganan serius dengan belajar dari bencana-bencana sebelumnya.

Jika berbicara siapa yang bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan, kita semua pasti sepakat jika lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, baik masyarakat maupun pemerintah. Untuk menjaga agar lingkungan bebas dari sampah tidak hanya diserahkan pada pemerintah saja. Tempat-tempat pembuangan sampah yang telah disediakan, walaupun jumlahnya terbatas, sering tidak dimanfaatkan secara optimal.

Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah. Masyarakat masih sering membuang sampah di sungai, pinggir jalan, dan di tempat-tempat yang sebenarnya tidak difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah. Bahkan, membuang bungkus makanan ringan, kertas atau barang-barang kecil pun masih sesuka hati, tinggal melempar kemanapun tangan ingin melempar. Coba kita bayangkan, jika satu orang membuang satu bungkus permen di sembarang tempat, dapat dihitung berapa ratus juta bungkus permen jika seluruh orang indonesia melakukan hal yang sama. Hal-hal kecil seperti itulah yang mesih diremehkan oleh masyarakat.

Jadi, untuk mewujudkan agar lingkungan tetap bersih, kita tidak perlu menggantungkan pada salah satu pihak. Ibarat timbangan, jika timbangan itu berat sebelah. maka tidak akan terjadi keseimbangan. Timbangan akan njomplang. Kesadaran masing-masing individu untuk senantiasa menjaga kebersihan menjadi sesuatu yang sangat penting. Meskipun menumbuhkan kesadaran tidaklah mudah, tapi bukan berarti sesuatu yang mustahil.
Selain itu, pemberian keteladanan menjadi sesuatu yang amat berharga dan pantas dikembangkan.

Keteladanan ini dapat diberikan oleh siapapun. Salah satu kekurangan pendidikan terhadap generasi muda adalah kurangnya keteladanan dari generasi tua. Proses pendidikan lebih berpusat pada transfer ilmu secara lisan, namun penerapan melalui perilaku masih kurang. Dalam hal ini, generasi tua juga perlu memberikan keteladanan bagi generasi yang lebih muda untuk menjaga kebersihan lingkungan.

* GARNIS HERLINA, mahasiswa FIP Universitas Negeri Yogyakarta


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
Papua Kalahkan Sumut 24 Okt 2014 11:23 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia