KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumPemerintah Resmi Berlakukan PERPPU Terkait Hukuman Kebiri oleh : Yoes
26-Mei-2016, 11:09 WIB


 
 
Pemerintah Resmi Berlakukan PERPPU Terkait Hukuman Kebiri
KabarIndonesia - Presiden Joko Widodo akhirnya  menandatangani Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Rabu (25/05/2016).

Dalam Perppu itu, ada pemberatan pidana bagi
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cinta Indonesia 18 Mei 2016 10:49 WIB

Bawa Aku 02 Mei 2016 09:24 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Perusakan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil
Oleh : Didi Permana | 27-Nov-2012, 19:03:42 WIB

KabarIndonesia - Kerusakan hutan cagar biosfer Giam Siak kecil luar biasa saat ini. Ratusan kubik kayu hutan Giam Siak kecil ini ditebangi oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian hutan alam. Bahkan hutan tersebut telah di kavling-kavling, dijual kepada kaum durban/pendatang sebanyak 5.000 hektar. Hal ini adalah hasil survei tim kami ke lapangan beberapa bulan lalu.

Ironis, cagar Biosfer Giam Siak kecil selama ini digadang-gadangkan sebagai sumber karbon, flora dan fauna dari lapisan hayati tanah gambut beberapa tahun lagi hanya tinggal nama saja.

Modus operandinya, kata sumber yang warga tempat ini, perambahan dilakukan dari arah Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bukit Batu menuju bagian belakang Dusun Pulai Bungkuk, tetangga Dusun Bagan Benio tadi. Setelah digunduli bak lapangan sepak bola, tanah itu kemudian diperjualbelikan untuk disulap menjadi kebun kelapa sawit.

"Ada alat berat yang dimasukkan ke dalam kawasan. Uniknya, hutan dibiarkan tumbuh 500 meter dari bibir tasik. Jadi seakan-akan nampak hutan semua. padahal di bagian dalam, sudah gundul," katanya.

Tak hanya di kawasan Tasik Serai, di Desa Tasik Serai Timur- pecahan desa Tasik Serai- hal yang sama juga terjadi. Modusnya sama, hasil hutan diambil tanah diperjual belikan kepada kaum urban yang kemudian dibangun perkebunan kelapa sawit.

"Saya tak habis pikir dengan pemerintah. Di tingkat yang lebih tinggi, cagar biosfer ini diagung-agungkan. Saya tak tahu apa mereka sudah tahu atau pura-pura tak tahu cagar biosfer itu sudah hancur," omel  seorang warga yang mengaku bernama Samsudintis. .

Warga cuma berharap, pemerintah segera turun tangan untuk menyelamatkan hutan Giam Siak kecil  Kalau tidak, kawasan Biosfer Giam Siak Kecil di dua Desa terpelosok di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis tadi akan tinggal cerita. Hutan yang lebat akan jadi kenangan. Sebab ekosistim aneka hayati di dalamnya perlahan akan segera punah.

Pengamat lingkungan Kehutanan Nusantara  (PLKN) Ajisutisyoso mengatakan ,Kementrian lingkungan hidup tak ada responnya.selama ini kementrian Lingkungan hidup  kerjanya tumpah tindih dengan kementrian Kehutanan,Perkebunan. Mengapa di satu sisi kementrian lingkungan hidup ini mempunyai tugas pokoknya (Tupoksi)  memberikan nasihat, penghambat pembangunan.agar roda ekonomi berputar maka orang membabat ribuan hectare lahan  hutan untuk perkebunan.

Begitu juga Kementerian Kimpraswil/Pekerjaan Umum membuka akses jalan ke daerah terisolir juga membuka lahan hutan.saya meminta tolong kepada dunia usaha internasional memboikot produk asal Indonesia tidak ramah lingkungan seperti CPO (Crued palm Oil), pulp and paper, dll.

"Siapa yang salah enthalah tanyakan kepada rumput yang bergoyang," pungkas Ajisutisyoso. (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUBoleh : Muhammad Zakaria
25-Apr-2016, 23:45 WIB


 
  Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUB Puluhan Wartawan Aceh Tengah dan Bener Meriah di bawah Koordinasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah mengelar Aksi Damai di Bundaran Simpang 5 Takengon (25/04/2016) terkait larangan liputan yang dilakukan oleh oknum Kabid Kominfo, Dinas Perhungan Aceh Tengah terhadap
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 

 

 

 

 
The Executive Meriahkan IFW 2016 14 Apr 2016 12:20 WIB

 

 

 

 
Sekali Yesus Tetap Yesus 22 Apr 2016 15:02 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia