KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Anak-anak Taman Baca Lepaskan Ratusan Belut ke Sawah

 
LINGKUNGAN HIDUP

Anak-anak Taman Baca Lepaskan Ratusan Belut ke Sawah
Oleh : Wawan Slamet Riyadi | 04-Aug-2017, 19:29:30 WIB

KabarIndonesia – Sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem, belasan anak-anak dari Taman Baca Pos Kamling Perumahan Puri Brawijaya Permai Kelurahan Kebalenan Banyuwangi, Minggu (30/7/2017) melepasliarkan sekitar 700-an belut.  Belut-belut tersebut dilepasliarkan di sawah dekat tempat tinggal mereka.

Bagus Rizki (14) siswa SMP yang belajar di Taman Baca Pos Kamling merasa senang telah melapaskan belut di sawah. Selama ini Bagus mengaku hanya melihat hewan belut sudah berupa masakan. Dia belum pernah melihat belut hidup bahkan memegang pun ia belum pernah. Dengan melepasliarkan belut, Bagus merasa senang sudah bisa melakukan konservasi ekosistem di sawah. “Selama ini belut di sawah sudah jarang ditemui, karena banyaknya orang yang memburu belut baik itu dengan jalan disetrum ataupun diberi potasium,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola Taman Baca Pos Kamling, Eris Utomo (44) mengatakan, banyak belut hasil tangkapan warga dengan cara tidak ramah lingkungan. Mereka menggunakan setrum dan potasium. Belut yang diambil hanya belut berukuran besar sedangkan yang kecil dibuang begitu saja. "Akhirnya belut-belut yang dibuang di sekitar perumahan kami pelihara. Kita tidak tau siapa yang menangkap dan ditinggal begitu saja. Usia belut mungkin sebulan sampai dua bulan lalu kita rawat di tong yang kita letakkan di halaman taman baca," jelas Eris.

Belut-belut di tong bekas itu dipelihara secara bergantian oleh anak-anak rumah baca Pos Kamling. Belut itupun dijadikan sarana pembelajaran pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mengenalkan kepada anak-anak pentingnya belut bagi pertanian.
Anak-anak Taman Bacaan memeplihara belut-belut itu maksimal 2 bulan atau jika dirasa sudah cukup sehat untuk dilepas ke alam bebas.

"Kita ajarkan jika belut bisa dijadikan indikator pencemaran lingkungan karena belut mudah beradaptasi. Jadi jika belut tidak ada di sawah maka ada kemungkinan lingkungan di sekitarnya sudah rusak," jelas Eris.

Bukan hanya untuk mengedukasi anak-anak, Eris berharap, kegiatan tersebut bisa mengubah perilaku penangkapan belut dengan menggunakan setrum dan potasium. "Jika diingatkan langsung nanti akan jadi masalah, tapi jika melihat kegiatan anak-anak seperti ini saya menyakini akan ada perubahan cara menangkap yang lebih ramah lingkungan bukan lagi menggunakan setrum dan potasium," ungkapnya. Ia mengaku sudah beberapa kali melepasliarkan belut di sawah. Belut yang dilepasliarkan berkisar di angka 200-700-an belut.(*)

Keterangan Foto:
Belasan anak-anak dari Taman Baca Pos Kamling Perumahan Puri Brawijaya Kelurahan Kebalenan Banyuwangi melepasliarkan ratusan belut ke sawah dekat rumahnya.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Negara Tanpa Tentara, Bolehkah? 23 Okt 2017 06:17 WIB

 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia