KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilLita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul oleh : Redaksi-kabarindonesia
09-Feb-2010, 05:53 WIB


 
 
Lita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul
KabarIndonesia - Nama Lita Tamzil semakin banyak dibicarakan setelah buku pertamanya "Belajar Gaul, Jadi Manusia Unggul" terbit. Buku setebal 218 halaman yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama ini, merupakan bukti kesuksesan Lita Tamzil, yang atas prakarsa suaminya, Paulus Tamzil,
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Best Jobs from Kawanku Magazine 07 Feb 2010 15:30 WIB


 

 
LOMBA PUISI: Jelas Sudah 09 Feb 2010 13:48 WIB

 
1500 Orang Preman Ancam Pendemo 06 Feb 2010 19:39 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

Andil KB dalam Penanggulangan Perubahan Iklim | HOKI | Harian Online KabarIndonesia
 

Andil KB dalam Penanggulangan Perubahan Iklim

 
LINGKUNGAN HIDUP

Andil KB dalam Penanggulangan Perubahan Iklim
Oleh : Redaksi Kabarindonesia | 22-Nov-2009, 01:54:27 WIB

Para pakar kependudukan PBB menilai, Keluarga Berencana dan pengendalian pertumbuhan penduduk, terutama di negara miskin, memberi sumbangan penting bagi perlindungan iklim.

KabarIndonesia - Perubahan iklim tidaklah adil. Negara-negara industri maju menghembuskan gas rumah kaca ke udara, namun negara-negara miskinlah yang terutama merasakan akibatnya. Ini sebenarnya sudah rahasia umum. Tapi ada tambahan dari Bettina Maas dari dana populasi PBB, UNFPA yang menyebutkan: "Perempuan miskin di negara miskinlah yang paling menderita, walaupun kontribusi mereka dalam perubahan iklim sedikit sekali.“

"Terutama kaum perempuan di negara miskin yang bekerja di pertanian, atau pekerjaan yang butuh air dan kayu bakar. Tugas mereka akan semakin berat, karena perubahan iklim menyebabkan kekeringan dan badai. Kaum perempuanlah yang terutama harus mengurus anak dan anggota keluarga berusia lanjut. Karena itu, situasi yang mereka hadapi seringkali tidak semudah kaum lelaki. Negara-negara miskin seringkali juga memiliki pertumbuhan penduduk paling cepat. Fatal jika dilihat dalam konteks perubahan iklim," kata Bettina Maas yang terbang dari New York ke Berlin untuk menjelaskan laporan PBB tentang populasi dunia.

Laporan menyebutkan, pertumbuhan penduduk yang lebih lambat membantu negara-negara untuk menyesuaikan diri dengan perubahan iklim, jangka pendek dan menengah. Sementara untuk jangka panjang, berkontribusi bagi pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Karena itu, tuntutan laporan tersebut sekilas mengherankan, yaitu lebih banyak dana bagi keluarga berencana dalam perang melawan perubahan iklim. Cara ini lima kali lebih murah daripada pengurangan karbondioksida dengan peralatan teknis," kata Renate Bähr dari Yayasan Penduduk Dunia Jerman.

Ratusan juta perempuan ingin mencegah kehamilan, tetapi tak didukung pengadaan alat kontrasepsi. Apa yang disampaikan dana populasi PBB UNFPA ditanggapi dengan tangan terbuka oleh Wakil Menteri Urusan Pembangunan Jerman, Gudrun Kopp.

"Saya dapat berkata kepada Anda bahwa pemerintah Jerman yang baru meletakkan tuntutan akan kesehatan dan keluarga berencana sebagai titik perhatian," lanjutnya.

Namun Kopp menegaskan, "Penyediaan pil KB dan kondom saja tidak cukup untuk memerangi perubahan iklim. Tidak adanya akses pada pendidikan menyulitkan orang untuk menentukan hidupnya sendiri.  Jika kita bicara tentang Keluarga Berencana secara sukarela, jelas orang yang melakukannya punya akses pada pendidikan dan informasi tentang itu."

Pendidikan bagi kaum perempuan di negara-negara miskin jelas sangat bermanfaat, tetapi merupakan proses jangka panjang. Laporan tentang penduduk dunia juga tidak melontarkan tuntutan untuk mencari obat universal guna melawan perubahan iklim. (*)


Oleh: Peter Stützle/Renata Permadi
Sumber:  Deutsche Welle

Keterangan Foto:
Poster program Keluarga Berencana yang terpapang di depan sebuah klinik di Beijing, Cina.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Tumpukan Sampaholeh : James P Pardede
05-Feb-2010, 09:36 WIB


 
  Tumpukan Sampah Sejumlah turis asing dan lokal tidak menghiraukan tumpukan sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta Bali beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mengatasi permasalahan sampah kiriman tersebut agar tidak merusak citra pariwisata Pulau Bali. Peran serta semua elemen
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
"Mantra" Losari 09 Feb 2010 14:09 WIB


 

 
Ledakan Bom di Athena 10 Jan 2010 04:03 WIB

 
Menulislah dan Ayo Angkat Pena! 09 Feb 2010 05:31 WIB


 

 

 
Gus Dur dan Kebebasan Beragama 21 Jan 2010 12:51 WIB

 

 

 
Air Minum yang Aman Tanpa Direbus 08 Feb 2010 20:00 WIB


 

 
Rasa Ingin Tahu 08 Feb 2010 19:16 WIB

Mesjid Dipindah, Warga Resah 06 Feb 2010 15:44 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia