KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, Geoarea Samosir Laksanakan Sosialisasi dan Edukasi
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 08-Apr-2017, 07:41:15 WIB

KabarIndonesia – Samosir, Gagalnya pengusulan Geopark Kaldera Toba (GKT) menjadi Anggota UNESCO Geopark Global Network (UGGN) tahun 2015 yang lalu tidak menyurutkan tekad dan upaya Pemerintah khususnya Kabupaten Samosir untuk terus melengkapi persyaratan dan memenuhi rekomendasi Unesco.

“Jangan tergantung dengan kabupaten lain, kalau GKT tidak masuk UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGG) juga tidak menjadi persoalan karena GKT merupakan roh pariwisata” tegas Bupati Samosir Drs.Rapidin Simbolon, MM pada Lokakarya Geopark Kaldera Toba menuju Unesco GGN, Senin (18/2) di Sigulatti Samosir. Hal tersebut dikatakan Bupati Samosir mengingat pariwisata dan pertanian adalah visi dan misi pembangunan kabupaten Samosir 2016-2021.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa “Geopark Kaldera Toba/Geo Area Samosir merupakan basis utama konsep peningkatan pembangunan pariwisata dan juga pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), Geopark Kaldera Toba harus linier dengan pembangunan pariwisata dan harus linier dengan pembangunan berkelanjutan”.

Atas dasar itulah Bupati menegaskan agar pembangunan dan pengembangan Pariwisata di Samosir berbasis Geopark Kaldera Toba. “Saya minta kepada semua SKPD dan Badan Pengelola Geoarea Samosir agar serius melakukan kegiatan yang direkomendasi Unesco baik pembangunan infrastruktur, penanganan lingkungan dan yang terutama adalah aktivitas sosialisasi, edukasi masyarakat di geosite” pinta Bupati.

Sebagai tindaklanjut lokakarya tersebut, Badan Pengelola Geoarea Samosir yang dikomando Drs.Wilmar E,Simanjorang, Dipl.Plan, MSi, melalui personil Divisi Riset dan Edukasi telah melakukan aktivitas sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat di kawasan Geoarea Samosir (kabupaten Samosir).

Pantauan pewarta Kabarindonesia kegiatan sosialisas dan edukasi triwulan pertama (Januari-Maret) 2017 telah dilakukan dengan kunjungan langsung ke lapangan dengan sasaran Anak Sekolah (SD, SMP dan SMA), Mahasiswa, jemaat Gereja, kelompok masyarakat yang datang ke Pusat Informasi GKT di Sigulatti, juga pada acara pelatihan dan perayaan/upacara.

Saat acara sosialisasi dan edukasi, personil Badan Pengelola menyampaikan penjelasan mengenai pengertian geopark, arti dan fungsi geopark, sejarah geopark kaldera toba, manfaat pengelolaan geopark kaldera toba bagi masyarakat dan peran yang diharapkan dari masyarakat untuk mewujudkan geopark kaldera toba sebagai anggota UGGN.

Geopark Kaldera Toba di Provinsi Sumatera Utara meliputi 6 Kabupaten di kawasan Danau Toba dan tergabung dalam 4 Geoarea yakni Geoarea Porsea (wilayah Kabupaten Tobasa dan Simalungun), geoarea Haranggaol (Kabupaten Simalungun, Karo dan Dairi), geoarea Sibandang (Kabupaten Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan) dan geoarea Samosir (Kabupaten Samosir). Geopark Kaldera Toba adalah warisan geologi hasil letusan gunung api Toba (supervolcano) 350.000 hingga 75.000 tahun silam.

Proses pengusulan Geopark Toba ini, dimulai melalui kerjasama Forum Lake Toba Regional Management (LTRM) dan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif serta Kementerian Energi & Sumber Daya Mineral sejak pertengahan tahun 2011, melalui penelitian beberapa geosite, penyusunan Masterplan Geopark Toba.

Dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Nomor: 20/KEP/D.PDP/III/2012 tanggal 25 Maret 2012 telah ditetapkan Geopark Toba sebagai Geopark Nasional Indonesia. Selanjutnya pada bulan Desember 2013 ditandatangani Pernyataan Kesepakatan dan Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Pengembangan Geopark Kaldera Toba Provinsi Sumatera Utara oleh Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Samosir, Simalungun, Karo, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi. *)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia