KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit, dan Tol Media (Sebuah Kesaksian untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
FamGofest 2019 Hadir di BSD City 21 Nov 2019 09:18 WIB

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Forum Anak Aceh Besar akan Lakukan Penghijauan Kota Jantho
Oleh : Sulaiman Zuhdi Manik | 23-Des-2008, 22:05:14 WIB

KabarIndonesia - Forum Anak Aceh Besar (FAAB), 29 Desember 2008 akan melakukan penanaman pohon berbuah di Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama FAAB dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan PKK Aceh Besar.

Suci Lestari, Wakil Ketua Forum Anak Aceh Besar, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi anak untuk melestarikan lingkungan hidup.

“Sesuai anjuran Pak Bupati, pohon yang akan ditanam adalah pohon berbuah, sehingga selain untuk menghijaukan Kota Jantho, pada jangka panjang pohon-pohon tersebut akan berkontribusi kepada masyarakat sekitar”, ujarnya.

Selain dihadiri beberapa Kepala Dinas terkait, kegiatan penananam pohon ini juga direncanakan dihadiri oleh Bupati Aceh Besar, Ketua Team Penggerak PKK Aceh Besar serta pengurus dan anggota Forum Anak Aceh Besar.

Produksi Film "Aku Membela Diriku"

Pada kesempatan yang sama, Suci Lestari, salah seorang penerima penghargaan Pemimpin Muda Indonesia tahun 2008 dari UNICEF dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI mengatakan, sepanjang tahun 2008 ini Forum Anak Aceh Besar juga melakukan berbagai kegiatan diantaranya kampanye penghapusan kekerasan terhadap anak perempuan di Aceh Besar.

“Sebagai media kampanye kami memproduksi film "Aku Membela Diriku" edisi I dan II. Film tersebut mulai dari naskah hingga pengambilan gambar dilakukan langsung oleh anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Aceh Besar.

"Film ini diputar pada kegiatan kampanye yang kami lakukan di sekolah-sekolah maupun kepada teman sebaya melalui outbond” ujarnya.

Kedua film yang mereka produksi tersebut berkisah tentang cara-cara anak membela dan melindungi diri dari kekerasan. Menurut Suci Lestari, anak-anak harus diajarkan sejak dini untuk mengenali bentuk-bentuk kekerasan, bagaimana cara menghindarinya serta kalau sudah terjadi kemana harus dilaporkan kasus tersebut. Hal ini penting sekali diketahui anak-anak, karena berdasarkan temuan-temuan kami di lapangan, masih banyak terjadi kasus kekerasan terhadap anak, dan mereka tidak mengetahui bahwa mereka telah menjadi korban kekerasan.

Disinggung mengenai hasil yang telah diperoleh Forum Anak Aceh Besar selama tahun 2008, Suci Lestari menjelaskan mereka memperoleh beberapa penghargaan, seperti pemenang pertama pada Festival Film Anak tahun 2008 di Medan untuk kategori Film Dokumenter berjudul: "Menelusuri Jejak Anak Rimba" serta FAAB terpilih sebagai forum anak terbaik se Provinsi NAD tahun 2008 yang dilakukan Dinas Sosial dan UNICEF.

Kendati demikian, Suci Lestari mengaku mereka masih sedih terutama jika menyaksikan masih banyak anak-anak yang belum memperoleh hak-haknya seperti anak-anak yang menderita gizi buruk, anak-anak yang terpaksa bekerja di tempat terburuk, anak-anak yang putus sekolah serta anak-anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga maupun di ruang publik.

Untuk itu, Suci Lestari berharap, tahun 2009 pemerintah lebih meningkatkan program perlindungan anak terutama anak-anak di pedesaan yang masih banyak belum memperoleh hak-haknya.

“Komitmen pemerintah saja tidak cukup, tapi harus ada dukungan alokasi dana yang langsung kepada anak-anak agar program perlindungan anak langsung dirasakan manfaatnya oleh anak-anak”.

Oleh sebab itu, Suci berharap agar DPRA/DPRK juga memiliki perhatian yang lebih baik untuk mendukung program perlindungan anak yang diajukan pemerintah. “Program perlindungan anak harus diperioritaskan agar anak-anak Aceh kedapan kualitasnya semakin baik” ujar Suci.

*Selama tahun 2008, FAAB lakukan kampanye penghapusan kekerasan terhadap anak.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia