KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Harimau Sumatera Jambi Terancam Punah
Oleh : Daryono | 24-Des-2008, 21:49:34 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Populasi harimau Sumatera di sejumlah Taman Nasional di Jambi, diantaranya Taman Nasional Kerinci  Sebelat, Taman Nasional Berbak, Taman Nasional Bukit 30 dan TNBD saat ini teranccam punah, diperkirakan jumlahnya tinggal 20 ekor. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Jambi DR DIDI WURYANTO, M.Sc mengatakan hal ini dalam acara Diskusi Peningkatan Kapasitas Media Massa Melalui Focus Group Discussion Tentang Pengelolaan Hutan Yang Lestari di Ratu Hotel hari ini. Kegiatan ini difasilitasi EC-Indonesia FLEGT SP Propinsi Jambi bekerjasama dengan AILInst.                            

Dua tahun lalu populasi harimau Sumatera di Jambi diperkirakan 60 ekor sekarang tinggal 20 ekor, hal ini karena masih maraknya perdagangan satwa liar di Propinsi Jambi. Sumatera masih merupakan sumber utama pemasok harimau di pasar internasional. Bagian tubuh harimau yang diperdagangkan seperti Cakar, gigi taring, misai (kumis), kulit badan utuh, potongan kulit, tulang harimau dan harimau utuh. Harganya cukup menggiurkan mencapai puluhan juta rupiah.                            

Akibat semakin langkanya harimau Sumatera, populasi babi hutan meningkat. Babi hutan merusak tanaman petani sekitar hutan yang sangat merugikan. Upaya pencegahan terus dilakukan pihaknya, namun diakui banyak kendala yang dihadapi. Bahkan menurut Kepala BKSDA Propinsi Jambi, perdagangan satwa liar tersebut melibatkan oknum tertentu, dan untuk menegakkan hukum sangat sulit karena hukum sipil tidak bisa dicampuradukkan dengan hukum militer. "Jadi apabila ada oknum TNI yang ikut terlibat, kita hanya bisa melaporkan kepada atasannya,” ujar Didi Wuryanto.    

Menurut catatan BKSDA Propinsi Jambi, tahun 2002 dan 2006 paling banyak terjadi kasus perdagangan satwa liar ini. Jual beli cakar harimau berjumlah 175 kasus dan 43 kasus, gigi taring 102 kasus dan 37 kasus, misai (kumis) 80 kasus dan 2 kasus, kulit badan utuh 24 kasus dan 1 kasus, potongan kulit 20 kasus dan 37 kasus, Tulang harimau 8 kg dan 32 kg, harimau utuh 5 kasus dan 0 kasus.  
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia