KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilMelani Butarbutar: Tekad Putra Samosir, Melayani Aspirasi Rakyat Sepenuh Hati oleh : Wahyu Ari Wicaksono
05-Nov-2018, 09:11 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mengawali karir sebagai CPNS tahun 1976 di kantor Camat Simanindo Ambarita (Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara) dengan pangkat/golongan Juru Muda Tingkat I (I/b), pada Februari tahun 2017 lalu, Danny Melani Michler Hotpantolo Butarbutar atau biasa disebut Melani Butarbutar
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Menjadi Wartawan Pilihan Hidupku 09 Nov 2018 15:39 WIB


 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Harimau Sumatera Jambi Terancam Punah
Oleh : Daryono | 24-Des-2008, 21:49:34 WIB

KabarIndonesia - Jambi, Populasi harimau Sumatera di sejumlah Taman Nasional di Jambi, diantaranya Taman Nasional Kerinci  Sebelat, Taman Nasional Berbak, Taman Nasional Bukit 30 dan TNBD saat ini teranccam punah, diperkirakan jumlahnya tinggal 20 ekor. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Jambi DR DIDI WURYANTO, M.Sc mengatakan hal ini dalam acara Diskusi Peningkatan Kapasitas Media Massa Melalui Focus Group Discussion Tentang Pengelolaan Hutan Yang Lestari di Ratu Hotel hari ini. Kegiatan ini difasilitasi EC-Indonesia FLEGT SP Propinsi Jambi bekerjasama dengan AILInst.                            

Dua tahun lalu populasi harimau Sumatera di Jambi diperkirakan 60 ekor sekarang tinggal 20 ekor, hal ini karena masih maraknya perdagangan satwa liar di Propinsi Jambi. Sumatera masih merupakan sumber utama pemasok harimau di pasar internasional. Bagian tubuh harimau yang diperdagangkan seperti Cakar, gigi taring, misai (kumis), kulit badan utuh, potongan kulit, tulang harimau dan harimau utuh. Harganya cukup menggiurkan mencapai puluhan juta rupiah.                            

Akibat semakin langkanya harimau Sumatera, populasi babi hutan meningkat. Babi hutan merusak tanaman petani sekitar hutan yang sangat merugikan. Upaya pencegahan terus dilakukan pihaknya, namun diakui banyak kendala yang dihadapi. Bahkan menurut Kepala BKSDA Propinsi Jambi, perdagangan satwa liar tersebut melibatkan oknum tertentu, dan untuk menegakkan hukum sangat sulit karena hukum sipil tidak bisa dicampuradukkan dengan hukum militer. "Jadi apabila ada oknum TNI yang ikut terlibat, kita hanya bisa melaporkan kepada atasannya,” ujar Didi Wuryanto.    

Menurut catatan BKSDA Propinsi Jambi, tahun 2002 dan 2006 paling banyak terjadi kasus perdagangan satwa liar ini. Jual beli cakar harimau berjumlah 175 kasus dan 43 kasus, gigi taring 102 kasus dan 37 kasus, misai (kumis) 80 kasus dan 2 kasus, kulit badan utuh 24 kasus dan 1 kasus, potongan kulit 20 kasus dan 37 kasus, Tulang harimau 8 kg dan 32 kg, harimau utuh 5 kasus dan 0 kasus.  
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawaoleh : Rohmah S
12-Nov-2018, 10:18 WIB


 
  Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno (kedua kiri) didampingi Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kedua kanan) saat flag off Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa di Surabaya (12/11).
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Rocky Gerung dan Jokowi 05 Nov 2018 15:56 WIB

Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia