KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilMelani Butarbutar: Tekad Putra Samosir, Melayani Aspirasi Rakyat Sepenuh Hati oleh : Wahyu Ari Wicaksono
05-Nov-2018, 09:11 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mengawali karir sebagai CPNS tahun 1976 di kantor Camat Simanindo Ambarita (Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara) dengan pangkat/golongan Juru Muda Tingkat I (I/b), pada Februari tahun 2017 lalu, Danny Melani Michler Hotpantolo Butarbutar atau biasa disebut Melani Butarbutar
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Menjadi Wartawan Pilihan Hidupku 09 Nov 2018 15:39 WIB


 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Indonesian Earthfest 2008
Oleh : Wuri Wigunaningsih | 16-Des-2008, 13:28:15 WIB

KabarIndonesia - Memasuki musim hujan tiba, hampir semua media massa memberitakan tentang banjir dan tanah lonsor yang terjadi hampir diseluruh wilayah Indonesia. Salah satu penyebab bencana itu adalah mulai menipisnya jumlah hutan yang ada di tanah air tercinta kita ini. Bahkan menurut Guiness Book of Wold Records, Indonesia tercatat sebagai negara dengan laju kerusakan hutan tercepat di dunia.

Beraneka macam cara dilakukan untuk mengembalikan kelestarian hutan dan lingkungan kita. Mulai yang sifatnya pribadi hingga komunitas luas. Seperti pencanangan program green document and green credit yang dilakukan BNI 46. Leonard Tiopan Panjaitan menuangkan ide tersebut dalam sebuah karya tulis yang berjudul "Electronic and Green Document and Green Credit : Dua Solusi Perbankan dalam Meningkatkan Kepedulian Terhadap Pelestarian Hutan dan Lingkungan". Karya tersebut, berhasil menjadi juara lomba karya tulis yang diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL) dan HOKI (Harian Online Kabar Indonesia) 2008. Pengumuman dan penganugrahan The Excellence Award of Achmad Kalla itu, dilakukan bertepatan dengan acara Indonesia Eartfest 2008 yang diselenggarakan di Basket Hall Area Senayan, Minggu (14/12) lalu.

“Ide awal menulis karya ini adalah keprihatinan saya pada lingkungan yang sudah rusak. Setiap hari di koran, teve maupun radio, yang diberitakan tentang kerusakan lingkungan. Terlebih berita yang mengatakan hutan Indonesia paling cepat habisnya. Kalau sudah begini, bagaimana dengan anak cucu saya nanti? Akhirnya saya tergerak untuk berbuat sesuatu untuk lingkungan ini,” katanya saat ditemui usai pengumuman penerimaan hadiah.

Hal paling sederhana bentuk kecintaan lingkungan itu, menurut salah satu manager di BNI 46 ini adalah bersahabat dengan lingkungan. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik dan anorganik yang ada di rumahnya. Menurut bapak satu anak ini, di rumahnya ada lubang biopori.

Yaitu untuk menyimpan sampah organik yang bisa digunakan untuk pupuk organik. Tidak hanya itu, masih banyak manfaat lain dari pupuk organik tersebut. Untuk lingkungan kerjanya, ia membuat program green document and green credit. Karena sehari-hari ia menangani hal-hal yang berhubungan dengan kartu kredit.

Leonard memanfaatkan kemajuan tehnologi untuk melestarikan lingkungan. Ia yakin, masyarakat sekarang sudah umum menggunakan email untuk kelancaran aktivitasnya. Karena itu, tidak ada salahnya melakukan penagihan kartu kredit tidak dengan surat, tapi dikirim melalui email. Dengan mengirim melalui email, tentu saja akan mengurangi biaya pengeluaran untuk kertas.

Hasil penelitian menunjukkan, penurunan bisa mencapai 10-20 persen. Bila penggunaan kertas berkurang, otomatis pelestarian hutan akan terjaga. Karena bahan dasar pembuatan kertas adalah kayu yang ada di hutan. Bila hampir semua instansi melakukan program ini, tidak menutup kemungkinan, negara kita sebagai negara pengrusak hutan akan hilang.

Dan berganti menjadi negara yang paling peduli dengan lingkungan dan pelestarian hutan. Sedangkan untuk green credit yang dimaksud di sini adalah bank memberikan peninjauan kembali pada perusahaan yang mengajukan kredit yang berhubungan dengan lingkungan.

“Kalau selama ini lingkungan kurang mendapat perhatian bank untuk memberikan kredit pada perusahaan yang mengajukan kredit. Tapi dengan program ini beda. Penanganan limbah industri, dan bentuk tanggung jawab dari perusahaan setelah mengeksplorasi juga harus menjadi pertimbangan.

Ya, kita lihat contohnya sekarang adalah di Bangka Belitung. Lingkungan rusak setelah diekplorasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara itu, selain Leonard Tiopan Panjaitan, dalam kesempatan itu juga diumumkan tiga pemenang lomba karya tulis lainnya. Yaitu Didik Ismawanto sebagi juara dua dengan karya berjudul "Hutan Mikro, Hutan di Era Modern" dan Wahyuana juara tiga dengan karyanya berjudul "Gaia, Kosmologi Konservasi Hutan dan Lingkungan". Dalam kesempatan sama, tokoh besar Achmad "AK" Kalla juga menyerahkan hadiah pada juara foto. Mereka adalah Herry Wiyanto, Andi Lubis dan Younsel Evand Roos sebagai juara satu, dua dan tiga. Tujuan lomba fotografi ini adalah foto-foto hasil karya mereka dapat menggugah kesadaran masyarakat akan arti pentingnya menyelamatkan bumi.

Aksi Jempol Hijau
Berbagai kegiatan menyertai kegiatan yang diharapkan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya ini. Pihak panitia, dalam hal ini Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL) didukung Harian Online Kabar Indonesia (HOKI) menyelenggarakan beberapa acara. Mulai pameran hasil karya daur ulang, musik, pameran foto hingga yang belum pernah dilakukan selama ini adalah cap jempol hijau.

Rencananya, aksi ini akan dicatat dalam Guiness Book of the World Records maupun MURI (Museum Rekor Indonesia). Setiap mereka yang datang ke arena ini, dengan kerelaan hati akan melakukan cap jempol, sebagai bentuk kepedulian dengan lingkungan. Panitia mengharapkan sebanyak-banyaknya mendapatkan cap jempol hijau tersebut. Mereka yang melakukan cap jempol boleh menuliskan apa saja tentang lingkungan.

Tulisannya pun bermacam-macam. Mulai kecaman pada mereka yang telah merusak hutan besar-besaran dengan tulisan ‘stop ilegal logging’ hingga ajakan membuang sampah di tempatnya. Mereka yang peduli dengan lingungan berasal dari seluruh lapisan masyarakat. Mulai anak-anak hingga orang tua, perempuan dan laki-laki, masyarakat dari kalangan biasa, pejabat sampai musisi.

Hal ini terlihat banyaknya musisi yang terlibat dalam pagelaran musik dalama acara ini. Para musisi yang tergabung dalam Green Music Foundation itu di antaranya adalah Glenn Fredly yang juga menjadi duta muda kehormatan dan ligkungan hidup YPHL.

Lebih dari 35 artis papan atas memeriahkan acara yang didukung dua sponsor yang peduli terhadap pelestarian alam. Yaitu Yayasan Peduli Hutan Lestari (YPHL) dan Bakrie Untuk Negeri. Beberapa artis yang ikut memeriahkan acara ini diantaraya Koes Plus, Naif, Rif,The Upstairs, Nugie, Drive, Sister Duk, Boomerang dan Iwa K.

Dari sekian banyak nama yang peduli dengan lingkungan, yang sudah cukup lama mendedikasikan hidupnya untuk lingkungan adalah Nugie. Adik kandung Katon Bagaskara ini selalu menyuarakan pelestarian lingkungan dengan karya-karyanya. Setelah membuat album bertemakan lingkungan, saat ini ia juga sedang memproduksi film dokumenter tentang lingkungan. “Kegiatan saya ini memang tidak menghasilkan materi yang berarti. Bisa dikatakan ini hanya proyek idialisme saja. Ya, karena saya sangat cinta lingkungan dan sangat prihatin dengan kondisi lingkungan kita yang sudah rusak seperti sekarang.

Coba bayangkan, bagaimana anak cucu kita nanti kalau semakin hari lingkungan semakin rusak. Karena saya seniman, yang bisa saya lakukan adalah melestarikan lingkungan dengan seni. Salah satunya dengan membuat album,” katanya dilain kesempatan.

Menurutnya, bentuk kepedulian pada lingkungan itu sesungguhnya tidak berat. Dimulai dari diri sendiri. Yaitu tidak membuang samaph sembarangan. Kemudian memisahkan sapah rumah tangga, antara sampah organik dan an organik.

Selanjutnya tidak salahnya, tiga hari dalam satu minggu tidak menggunakan kendaraan pribadi dalam melakukan aktivitas. Lalu tidak menghasilkan sampah dalam satu hari dan mematikan lampu satu jam dalam satu minggu. Cara-cara itu sudah menjadi bentuk kepedulian kita pada lingkungan. Semua dana yang dihasilkan dalam acara ini akan disumbangkan ke daerah terpencil di NTT. (*)

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawaoleh : Rohmah S
12-Nov-2018, 10:18 WIB


 
  Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno (kedua kiri) didampingi Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kedua kanan) saat flag off Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa di Surabaya (12/11).
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Rocky Gerung dan Jokowi 05 Nov 2018 15:56 WIB

Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia