KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA








 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 

Peluncuran

 
LINGKUNGAN HIDUP

Peluncuran "Panduan Pengadaan Berkelanjutan" Warnai Peringatan Hari Bumi ke-50
Oleh : Wahyu Ari Wicaksono | 25-Apr-2020, 23:29:21 WIB

KabarIndonesia – Bertepatan dengan perayaan Hari Bumi di tengah pandemi Covid-19, WWF-Indonesia bersama Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) dengan dukungan lembaga riset Accenture Indonesia meluncurkan “Panduan Pengadaan Berkelanjutan” yang ditujukan bagi perusahaan yang bergerak di industri ritel, perhotelan, dan restoran.Inisiatif bersama ini merupakan bagian dari program ‘Green Lifestyle’ yang diinisiasi IBCSD sejak 2017 untuk mendorong perubahan nilai-nilai masyarakat, institusi dan cara hidup yang mendukung konsumsi dan produksi berkelanjutan, dan upaya WWF-Indonesia mengadvokasi implementasi praktik bisnis yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan. 

Panduan Pengadaan Berkelanjutan mencakup lima fokus pengadaan komoditas, yaitu kelapa sawit, kayu dan kertas, seafood, plastik dan energi serta terdiri dari tiga bagian yaitu mengenai konsep keberlanjutan dan keuntungannya; langkah-langkah yang perlu dilalui perusahaan untuk mewujudkan pengadaan berkelanjutan; dan penilaian mandiri untuk mengukur kesiapan perusahaan menerapkan pengadaan berkelanjutan. 

Sebagai awal, PT Hero Supermarket Tbk, PT Wahana Citra Nabati, PT L'Oreal Indonesia, PT Tetra Pak Indonesia, PT Graha Bumi Hijau (Tessa), PT Narendra Lentera Adisakti (Alila Hotel Solo), PT Faber-Castell International Indonesia, PT Foods and Beverages Indonesia (Chatime), dan PT Lion Super Indo, telah menyatakan komitmen untuk mendukung implementasi panduan ini.

 Direktur Kebijakan dan Advokasi WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda mengungkapkan, “Sektor swasta memiliki peranan sangat penting dalam mendukung upaya Indonesia menyelamatkan lingkungannya. Salah satu cara terpenting adalah dengan memastikan rantai pasoknya telah memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan. Panduan ini dirumuskan bersama-sama untuk membantu upaya tersebut dengan informasi langkah-langkah praktikal menuju bisnis yang berkelanjutan.”

Panduan ini diluncurkan di tengah pandemi Covid-19 yang diduga, salah satunya, berawal dari zoonosis, yaitu penularan virus dari satwa liar ke manusia. Zoonosis bisa terjadi secara langsung akibat aktivitas penjualan dan konsumsi daging satwa liar, dan secara tidak langsung dari aktivitas produksi dan konsumsi komoditas yang mengabaikan dampak lingkungan sehingga menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif untuk mutasi dan penyebaran virus.
“Pandemi Covid-19 menghantam perekonomian global. Hal ini menjadi pelajaran yang teramat mahal dan perlu menjadi momen perubahan bagi bisnis untuk mengubah praktik usahanya yang tidak hanya memberikan keuntungan finansial, melainkan juga bisa menjaga lingkungan dan menguatkan kehidupan sosial masyarakat. Jika hal ini bisa dilakukan, bisnis pun akan memiliki ketangguhan untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana pandemi”, ujar Shinta W. Kamdani, President of IBCSD.

 
Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability PT Lion Super Indo menjelaskan, “PT. Lion Super Indo memiliki komitmen dalam pengadaan produk-produk di semua gerai secara berkelanjutan. Panduan Pengadaan Berkelanjutan ini bisa memperkuat inisiatif perusahaan untuk bergerak menjadi bisnis yang berkelanjutan, karena panduan tersebut memberikan arahan yang jelas atas langkah-langkah yang harus ditempuh untuk bisa memenuhi prinsip-prinsip keberlanjutan.”

Adapun bagi perusahaan maupun perorangan yang berminat, "Panduan Pengadaan Berkelanjutan" ini dapat diunduh di: https://wwf.id/publikasi/panduan-pengadaan-berkelanjutan. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia