KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Top ReporterTop Reporter Bulan Maret 2019 oleh : Kabarindonesia
19-Mar-2019, 15:33 WIB


 
 
KabarIndonesia - 
Nama : Dr. I Wayan Mustika, S. Ked
Lahir : Kuta, 11 September 1970 
Alamat: Jln. Bakungsari Kuta
Pekerjaan : Dokter Umum Swasta   

Kegiatan lain:

Penulis buku-buku spiritual:     
1. Dialog Spiritual I
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Doa-doa Dalam Nama 19 Mar 2019 20:16 WIB

KAYON 19 Mar 2019 09:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Rata-rata 65.700 Ton per Tahun Pelet Ikan Ditabur PT AFN Cemari Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 01-Mar-2018, 03:10:44 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, DanauToba.org mengabarkan bahwa Freek Huskens, mantan Presiden Direktur PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm), menyampaikan sebanyak 1,8 Ton pelet ikan ditabur untuk 1 Ton ikan per hari ke Danau Toba. Hal ini ia sampaikan dalam sidang lanjutan gugatan Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) melawan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Aquafarm pada Rabu (21/2/2018) di PTUN Jakarta.

Lebih lanjut Huskens mengatakan bahwa tahun 2014 Aquafarm memproduksi 37.000 Ton ikan. “Jika 1 Ton ikan butuh 1,8 Ton pelet, ini berarti tahun 2014 Aquafarm memasukkan 66.600 Ton atau per bulan 5.550 Ton atau per hari 185 Ton,” ujar Robert Paruhum Siahaan, SH, Ketua Tim Litigasi YPDT sekaligus Kuasa Hukum YPDT.

Bayangkan kalau pelet sebanyak itu diberikan kepada ribuan Ton ikan di Keramba Jaring Apung (KJA) Aquafarm? Jika dalam 1 tahun (365 hari) dikalikan 1,8 Ton pelet, maka ada sebanyak 65.700 Ton pelet. Seandainya 1% saja dari pelet itu mencemari Danau Toba, maka sekitar 657 Ton pelet berpotensi mencemari Danau Toba dalam 1 tahun.

Saksi fakta mengatakan juga bahwa Aquafarm mulai mengoperasikan KJA sejak 1998 hingga 2018 (tahun sekarang). Ini berarti potensi pencemaran Danau Toba dari pelet ikan dapat kita hitung adalah 19 tahun X 657 Ton = 12.483 Ton pelet. Angka yang fantastis. Bagaimana tidak tercemar Danau Toba itu?

Namun demikian, Presiden Direktur Aquafarm sejak 1998-2016 ini, masih mampu berkelit dengan mengatakan bahwa setiap 6 bulan sekali pihak BLH (Badan Lingkungan Hidup) Sumatera Utara dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) mengaudit air Danau Toba pada KJA Aquafarm dan hasil audit tersebut dinyatakan tidak tercemar. Yang lebih tidak masuk akal adalah ketika dikatakannya dia tidak mengetahui Pergub tentang pengelolaan air Danau Toba. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Berkah TMMDoleh : Agus Rizal
10-Mar-2019, 16:26 WIB


 
  Berkah TMMD TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang membawa berkah bagi para pemilik warung di lokasi tersebut. Anggota Satgas TMMD pada saat istirahat meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di salah satu warung milik warga sambil menikmati jajanan di kampung Saluyu,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Pemkab Tubaba Gelar Musrenbang 20 Mar 2019 15:38 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Bali Membalas Bom dan Teror 17 Mar 2019 13:03 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia