KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTerbuka Kesempatan Magang di Harian Online KabarIndonesia oleh : Redaksi-kabarindonesia
24-Apr-2019, 03:27 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda seorang mahasiswa/mahasiswi dari berbagai fakultas di wilayah Indonesia dan memiliki minat di dunia media online termasuk penulisan artikel dan pengeditan, redaksi Harian Online KabarIndonesia (HOKI) memberikan kesempatan magang di HOKI selama satu tahun sebagai Tim Redaktur.
selengkapnya....


 


 
BERITA LINGKUNGAN HIDUP LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
LINGKUNGAN HIDUP

Tanggul Jebol, Warga Kebanjiran Lumpur
Oleh : Mei Linda Rosyanti | 17-Des-2008, 12:35:16 WIB

KabarIndonesia - Walhi Sumatera Utara melalui staf bidang pesisir dan pantainya, Dana Prima Tarigan, menyesalkan kejadian runtuhnya tanggul penahan pasir di Pantai Baru, Pantai Labu, Deli Serdang beberapa waktu lalu.

"Walau lumpurnya sudah dibersihkan oleh warga, namun masih tersisa didalam rumah warga yang menjadi korban," kata Dana, Rabu (17/12). Menurutnya, runtuhnya tanggul penampung pasir (stokphil) hasil pasir tersebut, mengakibatkan 10 rumah warga yang berada yang berada disekitar area tersebut kebanjiran limbah pasir. Banjir lumpur setinggi 40 cm, menggenangi bagian dalam rumah dan halaman depan.

Pekerja dan pengusaha pengeruk pasir, awalnya tidak perduli. Tak senang dengan ketidak perdulian itu, masyarakat korban banjir akhirnya ramai–ramai mendatangi lokasi penampungan pasir tersebut.

Sempat terjadi keributan di lokasi. Karena masyarakat meminta pengerukan dihentikan sejenak karena lumpur tersebut semakin banyak membanjiri pemukiman masyarakat namun pihak kepolisian dan Kepala Desa Pantai Labu Pekan yang hadir tidak mau perduli padahal masyarakat sudah berteriak minta tolong agar pengerukan tersebut dihentikan. Akhirnya terjadi aksi dorong mendorong antara masyarakat dan Kepala Desa.

Melihat situasi sudah mulai memanas, pihak pengusaha akhirnya menghentikan pengerukan pasir tersebut. Diduga takut terekspose media, pihak pengeruk pasir langsung menutup tumpahan lumpur tersebut dengan pasir.

Namun, hingga hari ini, korban banjir tidak mendapatkan perhatian yang serius dan bertanggung jawab oleh pihak pengusaha. Runtuhnya tanggul penampung pasir tersebut tidak diketahui sebabnya, tapi diduga karena lubang penampung pasir dibuat asal–asalan dan tidak memiliki penahan. Jadi saat pasir penuh, tanggul penahan akan runtuh. Saat ini yang runtuh hanya satu saja, namun dampaknya sudah cukup parah.

Jika kelima stockphill tersebut runtuh maka pemukiman penduduk akan menjadi kolam lumpur. Hipotesis tersebut dapat dibenarkan karena Projek eksploitasi pasir tersebut sama sekali tidak dikelola dengan baik atau asal–asalan.

"Proyek pengerukan ini, sama sekali tidak layak, asal jadi dan sangat membahayakan warga. Sama dengan ketidaklayakan Amdal-nya. Tolong ditinjau ulang proyek ini atau hentikan sebelum menimbulkan kejadian yang memakan korban warga," tegas Dana. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum"oleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum" berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Batu Bertuah (1) 25 Apr 2019 16:15 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia