KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKorem 044/GAPO Gagalkan Pencurian 15 Ton Minyak Pertamina oleh : Dedi Sugiri
30-Jul-2015, 17:21 WIB


 
 
Korem 044/GAPO Gagalkan Pencurian 15 Ton Minyak Pertamina
KabarIndonesia - Palembang, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Suko Basuki selaku Dansatgas penguatan Binter berhasil menggagalkan pencurian BBM Illegal hasil dari Illegal Tapping yang terjadi di daerah Gelombang Kota Prabumulih tepatnya di desa talang taling Rm. Empat Saudara Ambo Jln. Jend. Sudirman
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Pikiranku 19 Jul 2015 06:37 WIB

Hilang Arah 19 Jul 2015 06:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Tulisan Indah Mengubah Ijazah

 
SERBA SERBI

Tulisan Indah Mengubah Ijazah
Oleh : Zaldy Munir | 03-Sep-2007, 01:56:20 WIB

KabarIndonesia - Sambil duduk di emperan toko dan ditemani kepulan asap rokok yang keluar dari mulutnya, sementara tangannya dengan trampil menggoreskan pena di atas kertas piagam untuk membuat tulisan indah, itulah pekerjaan sehari-hari yang dilakukan Herman, 38 tahun.

Laki-laki keturunan Jawa tersebut sudah sepuluh tahun menjalani profesinya sebagai penulis indah di Pasar Baru Jakarta, pekerjaan itu ia jalani setelah sebelumnya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan Advertising di Jakarta, namun karena tidak mau terikat dengan peraturan-peraturan perusahaan maka ia memutuskan untuk bekerja sendiri sebagai penulis indah.

"Dulu saya bekerja di perusahaan Advertising, tapi karena ogah terikat maka saya keluar," tutur Herman seraya menghisap sebatang rokok yang terselip jelas di jari tangannya.

Ayah dari Bagus Eka Pradana, 13 tahun yang duduk di kelas 2 SMP dan Indah Nur Kholilah, 6 tahun TK awalnya mangkal di pinggir jalan raya Pasar Baru, namun karena digusur oleh trantib akhirnya memilih emperan toko di Pasar Baru sebagai tempat mangkalnya dengan alasan aman dari gusuran trantib. Katanya lagi: "Dulu saya mangkal di pinggir jalan, tapi karena digusur trantib makanya saya pindah di sini."

Selain menjual jasa menulis indah, suami Suprihatin ini juga berjualan bingkai, kartu ucapan serta menerima melukis wajah, tapi sekarang tinggal menjual jasa nulis indah dan melukis wajah saja yang ia jalani, semua itu karena adanya krisis moneter serta masuknya hand phone yang membuat orang tidak memerlukan lagi kartu ucapan. "Untuk mengucapkan sesuatu tinggal SMS pakai HP saja lebih cepat," ucap selanjutnya.

Selain menerima order menulis indah Herman juga menerima order lainnya, seperti memperbaiki kesalahan tulisan atau mengganti isi yang tertulis di dokumen. Saat laki-laki yang mempunyai hobi memancing itu sedang santai sambil menikmati segelas air jeruk, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang memintanya untuk mengganti nama yang ada di dokumen kesehatan untuk mengurus keimigrasian, setelah melihat akhirnya Herman meminta imbalan Rp 100 ribu, tapi laki-laki itu menawar Rp 50 ribu. Karena tidak terjadi kesepakatan akhirnya kerjaan tersebut diberikan pada temannya se-profesi.

Ketika ditanya apakah bisa membuatkan ijazah palsu? Dengan santai ia menjawab tidak bisa karena tidak mempunyai bahan kertas yang biasa digunakan untuk membuat ijazah, namun ia bersedia mengubah ijazah yang sudah jadi, seperti mengganti nilai, mengganti nama sesuai dengan keinginan si pemilik. "Kalau bikin ijazah nggak bisa, karena di sini nggak ada kertasnya," kata Herman sembari manggaruk kepalanya yang sudah dipenuhi uban.

Untuk merubah nilai ijazah sebanyak 2 mata pelajaran Herman meminta ongkos sebesar Rp 150 ribu dengan imbalan hasil pekerjaan yang cukup memuaskan. Sehari-hari laki-laki kelahiran Jakarta itu mengawali aktifitasnya dengan menumpang kereta api dari Depok dan tiba di Pasar Baru pukul 09.00 wib dan pulang pada pukul 5 sore, dengan penghasilan berkisar antara Rp.75 ribu - Rp.100 ribu perhari.

Dengan keahlian yang dimilikinya laki-laki lulusan SMA Boedi Oetomo tahun 1987 itu sering mendapat order pekerjaan dari instansi pemerintah, seperti Pemda, Departemen Keuangan dan lainnya. Biasanya mereka meminta Herman untuk menuliskan sertifikat atau piagam bila sedang ada seminar atau workshop. "Dulu saya sering diminta oleh Pemda dan Departemen Keuangan untuk nulis sertifikat. Bahkan Antara kalau ada pendidikan juga sering minta saya yang nulisin," ujar Herman sambil tersenyum malu.

Tapi, mengapa keahlian yang dimiliki oleh Herman dan kawan-kawannya sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang mempunyai moralitas rendah, yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan bahwa tindakannya itu akan merugikan orang lain.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Email: redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let's see here www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanulioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
24-Jul-2015, 20:08 WIB


 
  Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanuli Demam batu akik sudah berlangsung hampir setengah tahun sejak Februari 2015. Demam akik juga melanda kawasan Tapanuli di Sumatera Utara. Tapanuli Tengah misalnya sudah melakukan pameran akik. Fenomena akik juga mewarnai kawasan Tapanuli Utara. Awalnya hanya dua orang pengelola, belakangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Polri Jangan Mau Diadu Domba 28 Jul 2015 09:27 WIB

Mewujudkan Damai Itu Indah 27 Jul 2015 23:03 WIB

 
Indonesia Sambut Ferrari 488 GTB 31 Jul 2015 10:18 WIB


 

 

 
PHE ONWJ Optimis Capai Target 31 Jul 2015 10:17 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia