KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

Kekuatan Sedekah di Bulan Ramadhan

 
SERBA SERBI

Kekuatan Sedekah di Bulan Ramadhan
Oleh : Supriatna | 12-Okt-2007, 15:08:44 WIB

-LOMBA  MENULIS-
    Hari-hari di awal bulan ramadhan pun dilewati dengan senyum dan harapan yang semakin berbunga seraya berkata,"mudah-mudahan omset jualan tahun ini makin besar". Maklum kami adalah keluarga yang bermata pencaharian sebagai pedagang baju di sebuah pasar tradisional di kota Bandung. dalam berdagang, kami bertindak sebagai distributor  barang yang dalam teknisnya mengambil barang dari suplier terlebih dahulu lalu membayar kemudian.
    Tibalah pada satu hari yang tanpa disangka dan tersirat pada benak kami,bahwa  disaat harapan kami begitu besarnya pada ramadhan kali ini akan keberkahan rizki-Nya. akan tetapi, seketika  harapan ini pupus dan pudar  karena pada hari itu, tiba-tiba  kami di datangi  oleh suplier barang tapi anehnya dari kejauhan  sudah terlihat gelagat yang berbeda dan janggal. ternyata, setiba di toko kami sang suplier itu dengan ketus dan dengan kata serta nada suara yang menginimidasi menyaakan bahwa kami harus menegembalikan seluruh barang yang kami bawa dari suplier tersebut karena ia mendengar dan melihat kami memajang barang yang berasal bukan dari perusahaan suplier tersebut.  serentak kami tertegun kaget dan membisu karena barang dari suplier itu  adalah barang pokok yang hidup keseharian kami  tergantung padanya.
     demi menyambung hidup dan harapan agar di hari raya ini dapat merayakan sebagaimana biasanya , akhirnya kami pun berusaha mencari pinjaman dari mulai kerabat, teman hingga lembaga keuangan. namun, tak satupun yang dapat memabantu kami dengan berbagai dalih tentunya. akhirnya kami menggadaikan kendaraan bermotor kami satu-satunya. tapi walau demikian  uang yang didapt masih belum cukup. oleh karena itu, kami pun berpasrah diri tentang hidup kami di hari esok.
    Di tengah kegalauan ini, yang seolah keluarga kami sebagai keluarga yang paling susah dan mendadak miskin tiba-tiba kami melihat tetangga di sekitar rumah yang kami perhaikan sedang kesulitan ekonomi karena sekelurga tak punya pekerjaan dan suaminya sudah lama sakit. akhirnya  kami memutuskan  untuk memberi makanan seadanya kepada keluarga tersebut.
    Pada siangnya terbersit di benak Bapak kami untuk pergi ke Bekasi mengingat di sana ada saudara yang lumayan berkecukupan. Hasilnya, dari pembicaraan panjang lebar kami di sana ternyata saudara kami tersebut tidak akan memberikan pinjaman sehingga membuat kami putus asa kembali. namun, ketika kami pamit untuk kembali pulang ke Bandung, beliau menyodorkan amplop yang ternyata berisi sejumlah uang yang walaupun tidak mencukupi apa yang kami butuhkan tapi setidaknya jumlahnya cukup berarti bagi kami.
    Entahlah apakah ini barakah dari sedekah kami? tapi ini belum menunjukkan kebenaran hubungan antara sedekah kami tadi dengan uang yang kami terima ini. akan tetapi, hal ini terulang kembali pada minggu akhir ramadhan ini yaitu keika kami dirundung lagi kebingungan untuk membayar kredit yang jatuh tempo dua hari setelah hari raya.ketika berada  di tengah kebimbangan dan keterbatasan ini, untuk membayar zakat fitrah pun kami pikir-pikir dulu. namun, sungguh aneh lagi, ketika kami pun  kembali buntu dan pasrah tanpa mendapat satu pinjaman pun tapi kini kami berusaha sisihkan untuk zakat fitrah.
    Sungguh aneh,ketika di pagi hari kami selesai ijab kabul zakat, dan pada siangnya Bapak di hubungi oleh temannya untuk mengerjakan proyek yang kalau diuangan dapat menutupi kebutuhan kami saat ini.
    Perjalanan ramadhan kali ini adalah pengalaman kami sekeluarga yang belum penah dialamai bahkan belum pernah terbayangkan sebelumnya.Namun, boleh dikatakan ramadhan kali ini adalah ramadhan yang penuh hikmah dan kaya akan pengalaman spiritual. terlepas dari teori kekeliruan pos Hoc, dapat saya simpulkan dengan bersedekah dan berinfak di bulan ramadhan dapat mengangkat kesulitan bagi para pemberinya. wallahu 'alam


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Rakut Siteluoleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 20:31 WIB


 
  Rakut Sitelu Brevin Tarigan (tengah) bersama rekan - rekannya mementaskan pertunjukan musik tradisional Karo bertajuk "Rakut Sitelu" di Taman Budaya Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/2) malam. Pertunjukan musik tradisional tersebut dalam rangka memperkenalkan musik suku Karo dalam melestarikan warisan budaya para leluhurnya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
Desa Wure dan Wisata Tuan Senhor 02 Feb 2016 17:57 WIB

 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia