KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahAmerika - Sumut Kerjasama Atasi Bencana oleh : Jenda Bangun
03-Sep-2014, 13:02 WIB


 
 
Amerika - Sumut Kerjasama Atasi Bencana
KabarIndonesia - Medan, Amerika Serikat melalui International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP) dibawah Departemen Kehakiman US, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi dalam penerapan Standar Sistem Manajemen Keadaan Darurat dalam Penanggulangan Bencana. Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Gubsu, Gatot
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Kucingku dan Gadisku 13 Aug 2014 15:52 WIB

PINTU 12 Aug 2014 14:35 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB

 
 
SERBA SERBI

Kedai Tiga Nyonya
Oleh : Riska Andriana | 06-Jun-2008, 20:55:32 WIB

KabarIndonesia - Nyonya Yang Mengabadikan Konsep Resto Jadul Dengan Masakan Peranakan Mempertahankan tradisi… Ya, itulah alasan utama Paul B. Nio ketika ia mulai menceburkan dirinya kedunia kuliner lima tahun yang lalu. Hanya bermodalkan bumbu nenek moyangnya, restonya kini telah menjadi salah satu tempat makan favorit. Bukan hanya warga Jakarta, tapi juga warga Yogyakarta sangat menikmatinya.

Umm, tak salah memang bila Kedai Tiga Nyonya menjadi resto number wahid saat ini. Balutan restonya itu loh, persis sekali dengan rumah betawi jaman dulu. Resto yang mengusung konsep retro ini, memang bisa dibilang pemain kuliner pertama di Jakarta yang merangkul makanan cina peranakan. Dan demi mempertahankan keauntentikan rasa itu, Paul pun mengemas dengan baik nuansa tempo dulu baik di eksterior maupun interior ruangan dengan konsep resto rumahan. “Karena kita mau para pelanggan kita benar-benar puas mata dan puas perut,” seloroh pria berkulit putih itu sambil menyunggingkan senyum simpulnya itu.

Waktu seakan mundur memang saat memasuki bangunan kedai yang berselimut warna hijau telur asin ini. Setelah dimanjakan dengan alunan tembang jaman opa oma, Anda pun akan tersihir oleh atmosfer kedai ini. Segala pernak-pernik tempo dulu ini memang terlihat sangat sukses mengantarkan Anda bernostalgia. Tengok saja lantainya yang dibungkus ciamik oleh ubin-ubin ‘jadul’, belum lagi meja makan yang pasangkan oleh lampu gantung tua. Wah, enggak bohong bila kita merasa feel like home disini.

Selain beberapa pajangan baju Shanghai Dress yang diabadikan dalam pigura, dan beberapa kaligrafi cina, ada satu barang yang menarik di resto ini, adalah sebuah foto kuno yang memuat tiga orang perempuan berkebaya encim era 70an. Sepertinya ini yang menjadi ikon Tiga Nyonya itu. Dan benar saja, dengan cepat Paul segera mengamininya dan memperkenalkan sosok gambar tiga wanita itu dengan ramah. “Ketiga wanita ini lah yang menginspirasi saya untuk mencetuskan nama Kedai Tiga Nyonya,” ujar Paul. Tapi, wanita ketiganya kenapa sosok gadis kecil lugu?.

“Yah, anak kecil itu bisa dibilang calon nyonyalah,” timpal Paul cepat sambil tertawa gelak. Kendati tidak ada hubungan darah dengan ketiga wanita itu, Paul merasa ada magis antara restonya ini dengan ketiga wanita peranakan cina itu. Tak pelak, di tiap cabang kedai tiga nyonya yang berada di TIS Square dan di kota Yogya memuat foto tua ini. Ikan Bakar Yang Menggondol Award Restoran yang baru meletek pada awal 2003 ini memang tak hanya menjual suasana rumahan yang cukup Spooky.

Terbukti menu yang tiga nyonya tawarkan ini benar-benar mampu menggelitik lidah. Ketika disinggung menu andalan, Paul pun langsung mengeluarkan piring besar yang menggendong ikan bakar. “Disini best sellernya adalah ikan bakar pecah kulit ini,” lugas mantan direktur properti di Summercon. Tak salah memang bila ikan bakar ini menjadi best seller diresto yang beratapkan kayu kelapa. Pasalnya, dari kemasan, rasa dan harumnya itu sangat sempurna. Paul mengaku, karena siripnya yang tidak mengganggu, ketika ikan pecah kulit ini dibakar, bumbu pun dengan mudah dibalur sehingga dapat meresap sampai ke daging dan matang dengan manis.

Sekedar ingin menambah nilai plus, ikan yang ditangkap langsung dari kepulauan seribu ini ternyata mempunyai daging yang sangat tebal. Dan yang jauh lebih menyenangkan, disini Anda bisa langsung melumat daging ikan itu tanpa perlu kuatir akan duri yang akan mengganggu Anda. Bagaimana, menyenangkan bukan?. Tak ayal bila menu ikan bakar pecah kulit ini sampai mendapatkan award, karena Ikan bakar yang ditemani oleh sambal Dabu-dabu ini memang sangat lezat.

Bila berbicara harga, Paul mengaku memasang bandrol Rp.20.000/ons. “Dan kami menyediakan stok lima ons sampai satu kilo beratnya,” ujar Paul mantap. Berbicara menu, Paul memang benar-benar mengawinkan berbagai macam menu yang ada. Batavia Emerald salah satunya, nasi hijau yang ditemani beberapa iris daging dan secopol telur ceplok ini tampil sangat cantik. Kendati nasi direndam oleh cabai rawit hijau, nasi ini tidak terasa pedas. Bahkan rasanya tak ubahnya seperti nasi goreng pada umumnya. Dengan ditemani beberapa potong kismis didalam nasi, rasanya pun menjadi sedikit istimewa. Selesai dengan menu yang memakan porsi besar diperut, sampailah pada makanan kecil.

Yup, rujak! Jujur, rujak Penanten ini benar-benar luar biasa. Meski hanya memuat nanas, bangkoang, tahu dan beberapa serutan wortel, rasa dari bumbu rujak ini tak bisa di ejawantahkan. Unbelieveable!! Bahkan tak sedikit pengunjung yang mencocol bumbu rujak itu dengan nasi. Bumbu yang berwarna orange lembut ini memang tiada tara. “Dan itulah kehebatan bumbu Kedai Tiga Nyonya,” lugas Paul. Tak sia-sia memang cita-cita Paul yang ingin mengabadikan tradisi racikan bumbu cina peranakan.

Terbukti banyak dari keluarga pejabat sampai ekspatriat mampir ke resto yang terbilang di Jakarta Pusat ini. “Rasa rindulah yang mengantarkan mereka sampai kesini,” tutur Paul sedikir berdilematis. Yup, segala yang ada di kedai ini memang benar-benar menghanyutkan. Dan over all, dari desaign bangunan, interior resto, sampai menu, cuma satu kata yang bisa merangkumnya, Perfecktooo!!.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Upacara Bendera HUT RI-69oleh : Gholib
22-Aug-2014, 08:56 WIB


 
  Upacara Bendera HUT RI-69 Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-69, 17 Agustus 2014, puluhan anggota pecinta kereta api dan pegawai PT. KAI melakukan upacara bendera di pelataran gedung Lawang Sewu Semarang, Jateng, dengan memakai baju dan atribut pejuang tempo dulu.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB

 
KSPI Tolak Kenaikan BBM 29 Aug 2014 10:55 WIB

 

 

 

 
Perang Bintang di MILO Camp 29 Aug 2014 10:57 WIB


 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB

 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Ajang Kreatif dan Inovatif 20 Aug 2014 18:54 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia