KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilDian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia oleh : Robert - Hoki
15-Sep-2014, 11:02 WIB


 
 
Dian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia
KabarIndonesia - Belanda, Kompetisi bisnis antar maskapai penerbangan di Indonesia tergolong tinggi. Pasalnya banyak perusahaan swasta, asing dan milik negara yang memperebutkan pelanggan.
Kesuksesan Garuda Indonesia, sebagai salah satu perusahaan berpelat merah (milik negara) yang bergerak dalam dunia penerbangan dalam negeri
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

Pergi 12 Sep 2014 12:44 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

Serba-serbi Puasa di Maroko dan Kematian Noordin M. Top

 
SERBA SERBI

Serba-serbi Puasa di Maroko dan Kematian Noordin M. Top
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 20-Sep-2009, 17:40:21 WIB

Oleh Feba Sukmana

KabarIndonesia -
Di Maroko banyak yang rajin puasa Syawal, tapi ada juga yang berunjuk rasa. Sedangkan Indonesia berbahagia atas tewasnya Noordin M. Top.

Harian Belanda de Volkskrant mengangkat serba-serbi puasa di Maroko. Beberapa hari sebelum Idul Fitri sejumlah warga Maroko sudah berencana untuk lanjut berpuasa di bulan Syawal. Setelah sehari berpesta, Rachid berniat langsung puasa.

"Saya ingin lebih dekat dengan Tuhan," katanya.

Di sejumlah stasiun TV Arab yang disiarkan di Maroko, imbauan puasa Syawal juga digaungkan. "Ini sunah Nabi Muhammad," kata Rachid lagi.

"Selain puasa Syawal, beliau juga rajin puasa Senin-Kamis," tambahnya.


Unjuk Rasa

Ibadah yang dilakukan Rachid dilihat sebagai simbol peningkatan fanatisme dalam Islam, demikian de Volkskrant. Toh minggu lalu terjadi unjuk rasa di Maroko. Puluhan orang di wilayah Casablanca berencana menggelar piknik untuk memprotes bulan puasa yang mematikan kehidupan publik di Maroko. Di negara ini, makan dan minum di tempat umum dilarang selama Ramadhan. Siapa pun yang terlihat makan, minum, atau merokok di ruang publik terancam hukuman penjara. Pemimpin unjuk rasa Zineb menyatakan, hal ini tidak bisa diterima. Belum sempat mereka menjalankan aksi, polisi sudah menunggu.

"Kalau mereka mau makan atau minum, lakukanlah di rumah. Jangan di tempat umum. Wisatawan asing yang datang ke sini saja bisa menghormati Maroko yang sedang berpuasa," demikian tegas juru bicara kepolisian. Demikian de Volkskrant.


Noordin M. Top

Beralih ke Indonesia. Berita kematian gembong teroris Noordin M. Top menghiasi semua harian Belanda Jumat ini. Kapolri Bambang Hendarso Danuri terlihat lega ketika memperlihatkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa orang yang tewas memang benar-benar Noordin M. Top. Demikian Trouw.

"Sidik jari di database kami cocok dengan jenazah," kata Kapolri. Kepolisian Indonesia memang lebih hati-hati kali ini, mengingat pada serangan sebelumnya mereka terlalu dini mengumumkan kematian Noordin M. Top. Demikian de Volkskrant.


Gembong Teroris

Noordin M. Top adalah salah satu gembong teroris di Asia Tenggara. Obsesinya adalah mendirikan negara Islam. Di bawah bendera Jemaah Islamiyah ia mulai melancarkan aksi teror. Kecintaannya pada serangan teror besar dan terorganisir membuat Top bersilang pendapat dengan para pemimpin JI lain. Karena itulah, pada 2003 ia membentuk kelompok teror sendiri. Demikian NRC Handelsblad. Rekan kerjanya, Dr. Azahari, ditembak mati dalam aksi polisi pada 2005. Dengan Azahari, Noordin M. Top berhasil mengadakan sejumlah pengeboman. Pasangan ini bekerja sama dengan baik: Azahari merakit bom dan Noordin M. Top merencanakan rincian serangan. Untunglah, keduanya kini berhasil diringkus. Toh, kepolisian Indonesia tidak berhenti. Mengutip kata-kata Bambang Danuari: "Noordin M. Top sudah mati, tapi kerja kita belum selesai." Demikian Algemeen Dagblad.(*)

Sumber: Radio Nederland Wereldomroephttp://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia/article/serba-serbi-puasa-di-maroko-dan-kematian



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!!
Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Jalan Bukan Tempat Jualanoleh : Jumari Haryadi
15-Sep-2014, 17:12 WIB


 
  Jalan Bukan Tempat Jualan Jalan raya diciptakan manusia untuk lalu lintas kendaraan. Namun sayangnya, masih banyak masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat berjualan. Kondisi ini bisa menyebabkan jalan menjadi kotor dan terkesan kumuh, juga bisa menyebabkan kemacetan. Dalam foto di atas terlihat pemandangan di daerah Andir, Jalan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Desakralisasi Merah 11 Sep 2014 14:51 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia