KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniMengingat dan Menyebut Nama Allah oleh : Syaiful Karim
16-Jan-2019, 16:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejak kecil saya mengalami konflik kognitif yang sangat luar biasa dalam menjalankan kehidupan beragama. Hal ini disebabkan banyaknya istilah-istilah yang banyak dipakai dalam kehidupan beragama sehari-hari yang sangat berbeda dengan dengan penalaran yang jujur. 

Padahal sejak kecil
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Kitab Hidup 16 Jan 2019 09:44 WIB

Nyanyian Malam Sang Perawan 15 Jan 2019 11:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

20 Tahun Nenek Jalan Kaki Berjualan Keripik

 
SERBA SERBI

20 Tahun Nenek Jalan Kaki Berjualan Keripik
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 14-Des-2017, 08:28:22 WIB

KabarIndonesia - Tarutung, Hidup ini perjuangan yang terus menerus. Begitu prinsip hidup Ompu Mardiana Br Hutagalung (71) warga Desa Pintubosi Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumut ini. Nenek ini setiap hari berangkat dari kampungnya berjarak cukup jauh menuju kota Tarutung untuk menjajakan tape dan keripik ubi buatannya sendiri. 

Dulu ketika angkot (angkutan kota) masih jarang, ia harus berjalan kaki ke ibukota kab.Tapanuli Utara Tarutung. Kini setelah angkot sudah lancar, nenek ini merasa lumayan bisa naik angkot sampai ke jalan Simanare (Sipoholon) Selanjutnya dari sana berjalan kaki lagi sejauh 7 (tujuh) kilometer menuju kota Tarutung. Saat berjalan kaki itulah Ompu Mardiana menjajakan tape dan keripiknya menahan panas terik matahari. Terkadang jualannya  tak habis terjual saat hujan turun. Tak jarang ia berjualan ke kantor-kantor sampai ke kantor bupati dan polres.
Berapa untung yang didapat setiap hari? Ternyata untungnya tak banyak. Paling lima puluh ribuan, katanya terkekeh. " Berapa pun itu harus saya syukuri yang penting ada usaha", katanya kepada reporter KabarIndonesia yang hari itu membeli tapenya, Rabu (13/12). Dia mengaku berjalan kaki itu sudah dilakukannya hampir 20 tahun. Dulunya dari kota juga harus jalan kaki pulang ke rumah karena tak ada angkot. Sekarang ia bersyukur sudah ada angkot sehingga kalau agak kemalaman jualannya habis sudah lumayan bisa pulang naik angkot. "Syukurlah sampai setua ini aku masih sehat bisa berjalan kaki ke sana kemari," tambahnya tertawa kecil sambil menjunjung  keranjang berisi tape ke kepala.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Adakah Sorga Dan Neraka 17 Jan 2019 17:30 WIB

Fisika Ruh 15 Jan 2019 16:20 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia