KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniIslamophobia di Amerika, “Christianophobia” di Indonesia oleh : Kabarindonesia
21-Mar-2019, 16:44 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jika sebagian penduduk di AS dan barat mengidap Islamophobia, maka sebagian penduduk Indonesia dan kawasan mayoritas Muslim di berbagai belahan dunia mengalami gangguan penyakit "Christianophobia". Opini Sumanto al Qurtuby.

Islamophobia atau Islamfobia mengacu pada pengertian ketakutan atau
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

Kucinta Danau Toba 23 Mar 2019 08:01 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

20 Tahun Nenek Jalan Kaki Berjualan Keripik

 
SERBA SERBI

20 Tahun Nenek Jalan Kaki Berjualan Keripik
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 14-Des-2017, 08:28:22 WIB

KabarIndonesia - Tarutung, Hidup ini perjuangan yang terus menerus. Begitu prinsip hidup Ompu Mardiana Br Hutagalung (71) warga Desa Pintubosi Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumut ini. Nenek ini setiap hari berangkat dari kampungnya berjarak cukup jauh menuju kota Tarutung untuk menjajakan tape dan keripik ubi buatannya sendiri. 

Dulu ketika angkot (angkutan kota) masih jarang, ia harus berjalan kaki ke ibukota kab.Tapanuli Utara Tarutung. Kini setelah angkot sudah lancar, nenek ini merasa lumayan bisa naik angkot sampai ke jalan Simanare (Sipoholon) Selanjutnya dari sana berjalan kaki lagi sejauh 7 (tujuh) kilometer menuju kota Tarutung. Saat berjalan kaki itulah Ompu Mardiana menjajakan tape dan keripiknya menahan panas terik matahari. Terkadang jualannya  tak habis terjual saat hujan turun. Tak jarang ia berjualan ke kantor-kantor sampai ke kantor bupati dan polres.
Berapa untung yang didapat setiap hari? Ternyata untungnya tak banyak. Paling lima puluh ribuan, katanya terkekeh. " Berapa pun itu harus saya syukuri yang penting ada usaha", katanya kepada reporter KabarIndonesia yang hari itu membeli tapenya, Rabu (13/12). Dia mengaku berjalan kaki itu sudah dilakukannya hampir 20 tahun. Dulunya dari kota juga harus jalan kaki pulang ke rumah karena tak ada angkot. Sekarang ia bersyukur sudah ada angkot sehingga kalau agak kemalaman jualannya habis sudah lumayan bisa pulang naik angkot. "Syukurlah sampai setua ini aku masih sehat bisa berjalan kaki ke sana kemari," tambahnya tertawa kecil sambil menjunjung  keranjang berisi tape ke kepala.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Berkah TMMDoleh : Agus Rizal
10-Mar-2019, 16:26 WIB


 
  Berkah TMMD TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang membawa berkah bagi para pemilik warung di lokasi tersebut. Anggota Satgas TMMD pada saat istirahat meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di salah satu warung milik warga sambil menikmati jajanan di kampung Saluyu,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
AGAMA Vs ATHEIS 22 Mar 2019 16:46 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia