KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKapolri Terbitkan Maklumat Cegah Klaster Baru Covid-19 Terutama di Pilkada 2020 oleh : Danny Melani Butarbutar
21-Sep-2020, 15:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020.

"Jadi
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Bahaya Merokok dan Tidur Dekat Tabung Gas dalam Kapal

 
SERBA SERBI

Bahaya Merokok dan Tidur Dekat Tabung Gas dalam Kapal
Oleh : Bang Rachmad | 24-Jan-2020, 15:36:55 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh, Dalam mendukung mobilitas kehidupan sehari-hari, pastilah kita mengunakan sarana transportasi umum, baik di darat, laut dan udara. Demikian juga untuk wilayah Aceh,  yang menghubungkan daratan Aceh dengan Pulau Weh Sabang biasa dilayani oleh transportasi laut. Alat transportasi laut yang biasa adalah kapal fery KMP BRR dan KMP Tanjung Burang serta kapal cepat Express Bahari.

Keselamatan berlayar adalah hal yang paling diutamakan oleh para penumpang, karenanya jika masuk kapal fery, di dinding ramp door terdapat stiker tentang beragam rambu keselamatan di kapal.
Amatan penulis saat berlayar, diruang terbuka deck atas kapal fery BRR sering ditemukan beberapa orang yang merokok. Ini tentu berpotensi mengundang bahaya. Seharusnya untuk keselamatan pelayaran di kapal fery, semua ABK dan penumpang harus dilarang merokok tanpa terkecuali. Sudah ada tulisan unik diruang nahkoda kapal fery KMP BRR, "Silakan Merokok, tapi asapnya harap ditelan."

Pemandangan menarik terdapat dalam pelayaran terakhir trip III, dengan kapal fery KMP Tanjung Burang, Sabtu sore, 18 Januari 2020, jam 14:30 WIB, rute Ulee Lheue Banda Aceh dengan pelabuhan Balohan Sabang. Ini adalah sehari menjelang peringatan 24 tahun kapal fery KMP Gurita Tenggelam di Sabang (19 Januari 1996).

Saat itu terlihat di kapal fery KMP Tanjung Burang diruangan terbuka ada tulisan kurang lebih, "Area Merokok diruang Terbuka." Intinya boleh merokok diruang terbuka diatas deck.
Disamping kantin ada kursi panjang, ramai orang yang duduk-duduk dan merokok, padahal di dinding samping dapur dan diluarnya ada dua buah tabung gas. Ada  pula seorang penumpang tidur dekat sekali dengan tabung gas.  
Kondisi ini cukup mengkhawatirkan dan mengundang bahaya mengancam. Bagaimana bila selang tabung gas bocor dan ada orang tidur disitu sekalian banyak orang yang merokok, pasti jadi kembang api yang hebat.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pernah mengeluarkan larangan merokok di dalam sarana angkutan umum. Larangan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor: SE 29 Tahun 2014 tentang Larangan Merokok di Dalam Sarana Angkutan Umum tersebut ditujukan kepada seluruh operator angkutan penumpang kendaraan bermotor umum, operator angkutan penumpang KA, operator angkutan penumpang angkutan laut, operator angkutan penumpang angkutan penyeberangan, dan operator angkutan penumpang angkutan udara.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Menteri Perhubungan tanggal 3 Desember 2014 tersebut, Menteri Perhubungan memerintahkan semua operator moda transportasi untuk memasang stiker dengan tulisan: "DILARANG MEROKOK.'

Beberapa hari kemudian sempat juga penulis memberitahukan melalui WhatsApp, kepada kapten KMP Tanjung Burang (Rubai), kapten KMP BRR (M Noer), kapten KN SAR (Supriadi), kepala cabang ASDP Sabang (Husaini) tentang bahaya merokok di kapal.
Ada sambutan positip dari KKM kapal fery KMP Tanjung Burang (Edy Syawal) bahwa segera dikeluarkan larangan merokok di kapal serta menyampaikaikan terima kasih atas pemberitahuan itu.

Ini adalah sebuah keharusan, para ABK semua kapal fery diharapkan senantiasa memberitahu supir-supir kendaraan harus matikan mesin dan jangan merokok.
Awasi selalu area berbahaya dekat tabung gas agar jangan ada yang merokok apa lagi tidur disamping tabung gas. Utamakan keselamatan dalam pelayaran, jangan gara-gara satu orang terjadi kecelakaan diatas kapal. Kita himbau, STOP Jangan Merokok di dalam Kapal berbahaya.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia