KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Bos KSP Pandawa Salman Nuryanto "Diganjar" Hukuman 15 Tahun Penjara
Oleh : Benny Aswadina | 16-Des-2017, 04:26:50 WIB

KabarIndonesia - Majelis Pengadilan Negeri (PN) Depok dipimpin ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara denda Rp 200 miliar dan semua aset asetnya disita Negara kepada pimpinan/pendiri Koperasi Simpan Pnjam (KSP) Pandawa Mandiri Group Salman Nuryanto. 
"Vonis itu lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntutnya 14 tahun penjara," kata Windy Wellingtonia dan Chacha Annisa yang meliput langsung jalannya sidang putusan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (11/12) siang.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta menghimpun dana masyarakat tanpa izin usaha yang dilakukan secara berlanjut," kata ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH dalam pembacaan amar putusannya di PN Depok. Sidang berlanjut pembacaan putusan atas 26 leader Pandawa yang dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar.

Sementara itu sekitar 5000 nasabah, korban investasi bodong KSP Pandawa Mandiri Group menolak dengan tegas putusan majelis hakim PN Depok, terkait aset Pandawa disita Negara yang menurutnya semua aset Pandawa hak nasabah. "Sebab dalam kasus ini tak ada kerugian negara. Kenapa semua aset masuk ke kas negara dan ini bukan masalah korupsi dong," kata Dani Andrian Kusdayat, kuasa hukum nasabah KSP Pandawa Mandiri pada Dina Faisal S.Kom dan Pewarta Kabarindonesia. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia