KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalLowongan Kerja PT.Indomaret 2021 oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Feb-2021, 00:57 WIB


 
  KabarIndonesia – Jakarta, 💳 Lowongan Kerja PT.Indomaret Resmi DibukaDapatkan pekerjaan dari PT.Indomaret lewat program COVID19. Segera mendaftar pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirimkan setiap bulan
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Bos KSP Pandawa Salman Nuryanto "Diganjar" Hukuman 15 Tahun Penjara
Oleh : Benny Aswadina | 16-Des-2017, 04:26:50 WIB

KabarIndonesia - Majelis Pengadilan Negeri (PN) Depok dipimpin ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara denda Rp 200 miliar dan semua aset asetnya disita Negara kepada pimpinan/pendiri Koperasi Simpan Pnjam (KSP) Pandawa Mandiri Group Salman Nuryanto. 
"Vonis itu lebih berat dari tuntutan JPU yang menuntutnya 14 tahun penjara," kata Windy Wellingtonia dan Chacha Annisa yang meliput langsung jalannya sidang putusan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (11/12) siang.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta menghimpun dana masyarakat tanpa izin usaha yang dilakukan secara berlanjut," kata ketua majelis hakim Yulinda Trimurti Asih SH dalam pembacaan amar putusannya di PN Depok. Sidang berlanjut pembacaan putusan atas 26 leader Pandawa yang dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar.

Sementara itu sekitar 5000 nasabah, korban investasi bodong KSP Pandawa Mandiri Group menolak dengan tegas putusan majelis hakim PN Depok, terkait aset Pandawa disita Negara yang menurutnya semua aset Pandawa hak nasabah. "Sebab dalam kasus ini tak ada kerugian negara. Kenapa semua aset masuk ke kas negara dan ini bukan masalah korupsi dong," kata Dani Andrian Kusdayat, kuasa hukum nasabah KSP Pandawa Mandiri pada Dina Faisal S.Kom dan Pewarta Kabarindonesia. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 
 

 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia