KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

CORONA - SANG IBLIS YG TAK TERKALAHKAN
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 01-Mar-2020, 08:18:18 WIB

KabarIndonesia - Wabah virus Corona baru, 2019-nCoV yang disebut sebagai “IBLIS” oleh President Xi Jinping, menjadi sesuatu yang sangat menakutkan buat umat manusia di bumi. Hingga saat ini saja di Tiongkok sudah lebih dari 78 ribu orang kejangkitan virus Corona. Sehingga mereka terpaksa harus membatalkan Acara Kongres Rakyat Nasional (NPC) China. Virus Corona yang dikenal mematikan mewabah di sejumlah belahan negara di dunia. Corona telah merebak masuk ke seluruh pelosok dunia, mulai dari Afrika s/d Eropa, bahkan di Belanda sendiri hari ini sudah ada dua kasus Corona. Namun demikian, sebagaimana dilansir Tribun-Bali.com (29/2), hingga saat ini pemerintahan mengklaim bahwa belum ada pasien positif virus corona di Indonesia. Fakta ini mencatat di Indonesia sudah ada 136 orang pasien dalam pengawasan virus corona. Berdasarkan keterangan Humas Kemenkes, pasien dalam pengawasan adalah orang yang mempunyai gejala demam, batuk, sesak napas dan mempunyai riwayat perjalanan ke negara terjangkit COVID-19 dalam waktu 14 hari terakhir. Pasien ini dirawat di ruang isolasi dan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah sakitnya itu karena COVID atau bukan. Lebih lanjut dikabarkan, hingga saat ini Humas Kemenkes memastikan bahwa pasien dalam pengawasan tidak ada yang positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan Balitbangkes. Data yang dikeluarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dalam hal ini Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Laboraturium Rujukan Penyakit-penyakit Infeksi. Hasil pemeriksaan pasien dalam pengawasan novel corona virus per 27 februari 2020. Pasien dalam pengawasan tertinggi berada di Jakarta sebanyak 35 orang, sementara di Batam sebanyak 11 Orang. Sebelumnya, pasien dalam pengawasan ini tersebar di 44 rumah sakit yang ada di 22 Provinsi di Indonesia. Wilayah pasien dalam pantauan Indikasi Virus Corona. DKI Jakarta 35 orang, Bali 21 orang, Jateng 13 Orang, Kepri 11 orang, Jabar 9 orang, Jatim 10 orang, Banten 5 orang, Sulut 6 orang, Jogya 6 orang, Kaltim 3 orang, Sulsel 2 orang, Jambi 1 orang, Papua Barat 1 orang, NTB 2 orang, Bengkulu1 orang, Kalbar 1 orang, Kalteng 1 orang, Sultra 1 orang, Maluku 1 Orang, Sumbar 1 orang, Babel 1 orang dan Sumsel 2 orang Untuk diketahui, pasien dalam pengwasan ini mempunyai gejala dan riwayat tertentu, seperti demam tingi dan suhu badannya mencapai 38 derajat, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan. Juga pneumonia ringan hingga berat berdasarkan pemeriksaan. Believe It Or Not !, Percaya atau tidak IBLIS telah berhasil menghadang semua kegiatan beragama, hingga banyak kegiatan beribadah sekarang ini dilakukan secara Online. Maka tidaklah heran apabila banyak gereja menjadi kosong, Air SUCI yg biasanya mampu untuk mengusir IBLIS, sekarang telah tekonominasi virus sehingga banyak gereja Katolik yg sudah tidak menyediakan layanan Air Suci lagi. Bahkan Pemerintah Saudi telah memberhentikan VISA UMROH. Sedangkan pemerintah Iran, mengutip kantor berita Iran - IRNA, telah mengeluarkan anjuran resmi agar selama kasus Virsus Corona belum bisa teratasi sebaiknya Salat Jumat dibatalkan saja. Berdasarkan hasil penelitian paling cepat kita baru akan bisa menemukan obat Anti Corona satu tahun lagi, mengerikan bukan? Hingga Kamis (27/2), sebanyak 44 negara telah mengonfirmasi akan adanya kasus positif corona termasuk Jepang. Oleh sebab itu melansir ABC News, Rabu (26/2), anggota senior Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dick Pound mengatakan, penyelenggara lebih cenderung untuk membatalkan Olimpiade tahun ini. Pembatalan yang tidak murah biayanya, sebab hingga saat ini diperkirakan biaya Olimpiade di Tokyo ini telah menelan biaya sekitar USD 30 miliar (Rp 425 TRILIUN) Namun yg sudah bisa dipastikan akan keluar sebagai THE CHAMPION dalam kasus Coronai ini adalah Indonesia. Kenapa? Sebagai Efek Corona & Jiwasraya DUIT sebesar Rp 688 Triliun telah turut MENGUAP menghilang sebagai Iblis tak bebekas dari Bursa RI, atau satu setengah kali lipat lebih besar dari seluruh biaya Olimpiade di Tokyo.(MU-DMB)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia