KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 
 
SERBA SERBI

Doa Ringkasku di Tahun Baru
Oleh : Rudy Handoko | 01-Jan-2009, 00:16:33 WIB

KabarIndonesia - Bau asap kembang api itu baru saja terhirup dalam bersama hentakan nafasku yang lagi keletihan di malam tahun baru ini. Begitu juga telingaku masih pekak karena bising dentuman kembang api berbaur dengan dentuman irama house music yang menghajar hingga merambat ke dinding kamar kontrakanku ini, hingga tengah malam bertemu dini hari,…bunyi raungan pawai motor dan terompet seakan tak mau diam barang sejenak.

Aaah…tahun baru lagi rupanya, sepertinya baru kemarin perayaan tahun baru, eh sekarang tahun baru lagi. Adat dan tradisinya sama saja tiap tahun baru dan kutemui perayaan yang selalu serupa ini ketika aku menginjakkan kaki dan berdomisili di kota hantu ini.  Dulu di kampungku, malam tahun baru dan malam lainnya,…biasa saja, meski sekarang tradisi merayakan tahun baru juga sudah mulai merambat mengusik ketenangan kampungku, yaaah…resiko daerah transit, sehingga segala bentuk perubahan cepat sekali terjadi.

Terkadang senang juga lihat kemeriahan malam pergantian tahun, hitung-hitung banyak hiburan gratis. Jika sedikit puyeng kepala dan rada stress bolehlah menikmatinya meski hanya duduk di teras rumah atau memantau dari loteng. Tapi jika sudah ‘lieur’ begini maka merisau hati mendengar raungan-raungan rimba kota yang menjelma melalui dentuman kembang api, dentuman full house music di tiap sudut dan pinggiran jalan, pekik suara mesin motor yang knalpotnya telah dimodifikasi oleh para ingenieur-ingenieur local, belum lagi ditambah bunyi terompet yang beraneka ragam tat-tit-tut-nya.

Aduuuh…sampai jam berapa ini berakhir?! Kulihat angka penunjuk waktu di HP-ku sudah berubah pada angka tiga, berarti ini sudah shubuh, tapi kok masih pada rame yaaa…?! Dasar manusia,…aneh semua kelakuannnya jika sudah berpesta begini, seperti sudah tak ingat ada hari esok, kayaknya jika bisa dilahap, maka malam tahun baru ini pinginnya ditelan bulat-bulat oleh mereka yang terbius dengan hebohnya malam tahun baru.

Aku mau protes, tapi pada siapa?! Toh ini juga cuma setahun sekali, yaah biarinlah mereka menikmatinya, karena aku yakin sebagian di antara mereka pasti menjadikan kesempatan perayaan pergantian tahun ini sebagai pelampiasan dari dendam psikis mereka pada hidup dan kehidupan. Apalagi bagi mereka yang tengah dirundung masalah, diterpa kegalauan, stress, depresi dan seterusnya, mungkin malam ini mereka ingin melepaskan segala aneka beban itu, meskipun itu hanya sesaat.

Tepatnya biarlah malam ini jadi milik mereka yang serius ingin mengharap keberuntungan di tahun depan yang menjelang, biarlah malam ini menjadi pesta mereka yang terbebani jiwanya, meski sebetulnya pelampiasan dengan goyang-goyang, angguk-angguk dan geleng-geleng kepala bukanlah menghilangkan masalah, namun hanya mengendapkan masalah di benak mereka untuk sekian detik dan menit.

Uuuuggghh…tahun baru again! Aku bakal ngapain aja yaaa tahun ini?!…Apakah akan seperti ini saja, apakah akan ada perubahan, atau ada hal yang tak terduga?! Semua belum dapat kutebak dan segala planning juga belum pernah kupikirkan apalagi kubuat tertulis (karena emang makhluk prasejarah yang belum mengenal tulisan tapi terdampar di era sekarang).

Yaaah…biar mengalir aja dech! Doa ringkasku dalam hati…”Tuhan,…Engkau Maha Tahu, yang jelas aku inginnya tahun ini baik-baik saja, segala urusan jadi lancar, kondisi fisik sehat, psikis stabil, mudah-mudahan usaha dan rezeki mengalir, kaum kerabatku terberkahi, kawan-kawanku masih setia tersenyum dan berbagi, gadis-gadis yang ku-incar memberi lampu hijau untuk didekati, serta yang terpenting semua umat manusia di dunia hidup dalam peace and love aja! Amiiin!”




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia