KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Komunitas Saroha Ambarita Samosir Beri Bingkisan Natal Kepada Anak-anak
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 25-Des-2017, 14:04:06 WIB

Kabar Indonesia - Samosir, Banyak cara warga Kristiani menyemarakkan perayaan Natal, ada membuat acara Christmas Season (biasanya oleh birokrat) dengan berbagai kegiatan didalamnya, ada pula yang membuat acara perayaan bernuansa adat budaya, acara perayaan bersama anak yatim, panti asuhan, paguyuban marga dan sesama rekan se-kantor. Umumnya acara perayaan diisi dengan ibadah, liturgi (pengucapan ayat Alkitab), drama singkat dan makan bersama.

Lain halnya dengan komunitas "Punguan Saroha" Ambarita Samosir. Komunitas ini menyemarakkan perayaan Natal ala Santa Claus membagi-bagi "bingkisan Natal" berupa roti/kue jajanan khusus buat anak-anak di sekitar Ambarita.

Dengan pakaian Santa Klaus, anggota Punguan Saroha menggunakan mobil dan pick-up diiringi musik bras (drum dan terompet) lagu-lagu Natal. +Berkeliling dusun mengunjungi anak-anak yang sudah berkumpul di beberapa lokasi (kawasan pasar, kantor pos, dusun Sitobu, desa Siallagan, lumban tapian, labuan, desa unjur, kampung kristen, kawasan BRI, tanah lapang).

Walaupun diguyur hujan sejak pagi Senin (25/12), sekitar pukul 15.00 rombongan penasehat dan anggota 'punguan Saroha' selaku penyelenggara tetap dengan semangat bergerak menuju sasaran. Antusiasme anak-anak cukup besar, mereka dengan gembira menerima bingkisan yang dibagikan. Menurut ibu Rusmida Sidabutar, warga desa Ambarita yang menjadi inisiator kegiatan ini, bahwa mereka bersama komunitas Saroha mempersiapkan lebih dari 600 bungkusan (berisi 6-8 jenis roti, wafer, bonbon).

"Tahun ini Saroha tidak melaksanakan acara Natal, tetapi kita alihkan dengan memberi perhatian, berbagi keceriaan buat anak-anak dan sekolah minggu, tidak melihat denominasi gereja, kita lakukan secara swadaya," sebutnya.

Saat melintas di jalan umum, para pengunjung ke Samosir juga mendapat bingkisan. "Ya memang, ada juga pengunjung yang kebetulan membawa anak-anak, kami berikan juga, yang pasti kita berbagi pada siapapun" lanjut ibu pensiunan guru ini.

Sementara itu seorang warga setempat, pak Adi Bakkara, menyatakan bahwa masyarakat yang dilintasi rombongan turut gembira dan menyambut baik kegiatan komunitas Saroha. "Bagus sekali, ini kegiatan yang pantas ditiru. Ternyata Saroha tidak hanya menggelar kegiatan sepakbola, acara keagamaan, membangun salib, juga ada kegiatan bakti sosial. Seperti ini pantas didukung" sebutnya menirukan warga desa Siallagan.

Usai membagi-bagi bingkisan Natal, rombongan berkeliling menuju kawasan wisata Tuktuksiadong. Di sana mereka juga memberikan bingkisan kepada anak-anak yang kebetulan berada di depan rumahnya, sebab hujan masih turun. Tepat pukul 18.00 rombongan kembali ke posko untuk istirahat, seterusnya kembali ke rumah masing-masing. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia