KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPolri dan Bawaslu Siap Optimalkan Kelancaran Pelaksanaan Pemilu 2019 oleh : Rohmah S
13-Sep-2018, 16:59 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 mendatang, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjamin  semua akan berjalan aman dan lancar.  Guna memaksimalkan melaksanakaan pengamanan pemilu, Polri sudah bersiap diri lebih dini dengan mematangkan strategi pengamanan. Adapun dalam pelaksanaan pengamanan
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Penyair Sang Waktu 31 Aug 2018 11:12 WIB

Hidup adalah Belajar 29 Aug 2018 06:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Ribuan Warga Masyarakat Sumatera Utara Gelar Malam Keprihatinan dan Doa atas Tenggelamnya Kapal di Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 25-Jun-2018, 13:11:34 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Dengan mengenakan pakaian hitam, lebih dari 3000 orang perantau Batak di Jabodetabek tumpah ruah memenuhi halaman Universitas Kristen Indonesia, Cawang, Jakarta, Sabtu malam, (23/6) mengikuti malam doa dan keprihatinan atas tenggelamnya kapal penumpang di Danau Toba dengan bertajuk "Martangiang tu Tao Toba" (berdoa untuk danau toba).

Ketua panitia acara Darman Siahaan menuturkan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan turut duka bersama masyarakat Indonesia khususnya masyarakat suku Batak yang berdomisili di Jakarta sekitarnya.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk solidaritas kita masyarakat Indonesia, terkhusus etnis Batak di Jabodetabek. Ini adalah duka kita bersama, kita tetap berharap keluarga dan penumpang kapal bisa kembali selamat dutemukan," ujar Darman di lokasi acara.

Malam doa dan keprihatinan tersebut diisi dengan acara berupa kebaktian, andung-andung bonapasogit oleh Martahan Sitohang CS, ende sian Topi Tao, penampilan artis Batak peduli Danau Toba, penyalaan seribu lilin, kesaksian keluarga korban dan pernyataan sikap keprihatinan. Acara spontanitas tersebut digagas oleh Forum Peduli Tragedi Danau Toba yang merupakan wadah komunikasi kebersamaan dari berbagai organisasi masyarakat peduli Danau Toba.

Dikabarkan, ada tujuh ormas yang terlibat yakni Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba (YP2KDT), Perkumpulan Komunitas Ekonomi Rakyat Danau Toba (PK-ERDT), Persatuan Artis Batak Indonesia (Parbi), Naposo Batak Jabodetabek (Nabaja), dan Garda Pemuda Gerakan Batak Bersatu (GPGBB).

Ketua Umum GPGBB, Salmon Siagian SE, SH, sebagai salah satu pemrakarsa, menyatakan sikap untuk mendesak kepala daerah dan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur terkait dermaga-dermaga yang ada di kawasan Danau Toba.

"Semua angkutan berupa kapal agar cepat diperbaharui tapi tidak melupakan atau mengindahkan kondisi para pengusaha kapal yang sudah lama ada. Juga, para nahkoda diberikan pendidikan dan dipilih dengan kemampuan dan spesifikasi sesuai UU No. 17 tahun 2008 tentang pelayaran," ujar Salmon, yang berharap tragedi ini hendaknya menjadi peristiwa terakhir.

Lebih lanjut Salmon menyatakan dengan tegas dan berharap kepada pemerintah pusat, kementerian perhubungan dan pemerintah daerah segera membangun dan melengkapi sistem pelabuhan dan angkutan di Danau Toba secara menyeluruh dengan sistem profesional dan penegakan aturan secara ketat demi keselamatan bersama.

Sementara Sekretaris Umum FBBI, Djalan Sihombing SH, terkait tragedi tersebut menekankan pentingnya safety (keselamatan dan keamanan) sebagai salah satu dari Sapta Pesona Pariwisata. "Safety ini sangat perlu diutamakan. Termasuk keselamatan sekitar Danau Toba baik di darat dan danau. Kapal-kapal yang ada di Danau Toba harus laik jalan dan terstandarisasi serta selalu diawasi pihak yang berwenang," urainya.

Menurut Djalan, sudah waktunya ada penjaga pantai yang kompeten atau semacam polisi pariwisata yang selalu memantau keselamatan, keamanan dan ketertiban semua orang yang berkunjung di Danau Toba selama 24 jam.
"Tak kalah penting adalah jangan lagi ada raja-raja kecil seperti preman yang menguasai sekitar Danau Toba. Lebih baik raja-raja kecil tersebut diberdayakan dengan baik sesuai kemampuan masing-masing," tandasnya.

Pantauan awak media, selain di Jakarta, berbagai elemen dan komunitas di Sumatera Utara khususnya di kawasan Danau Toba, juga keluarga korban menggelar acara doa bersama dan ibadah sebagai wujud keprihatinan atas peristiwa tenggelamnya kapal Sinar Bangun, Senin (18/6) yang menelan korban lebih dari 180 orang dinyatakan hilang.

Acara doa dan ibadah serta penyalaan 1000 lilin yang sudah dilakukan antara lain: Ibadah dan doa di pelabuhan Simanindo dan Tigaras pada 20/6 oleh Komunitas masyarakat Gereja, pemkab Samosir dan warga setempat dipimpin Praeses HKBP Distrik VII Samosir Pdt.M.T Pandiangan. Penyalaan lilin oleh warga masyarakat Ajibata-Parapat (23/6). Penyalaan lilin oleh masyarakat Simanindo dan pemkab Samosir serta keluarga korban pada 23/6 malam di dermaga Simanindo.

Sementara itu, di media sosial, berbagai kelompok masyarakat dan ribuan netizen menyampaikan ucapan belasungkawa atas korban jiwa musibah karamnya kapal Sinar Bangun. Menurut informasi kapal berangkat dari Simanindo menuju Tigaras, yang ditengarai overload dan dihantam badai (angin kencang dan ombak), tanpa manifest dan ijin berlayar.

Pantauan media, puluhan papan bunga ucapan turut berduka cita/belasungkawa, sejak hari keempat pasca musibah telah dipajang di sepanjang jalan menuju pelabuhan kapal/ferry Simanindo. Papan bunga tersebut umumnya dipajang atas permintaan komunitas PJR, "Pariban Jadi Rongkap" dari Papua, Kalimantan, Bali, Jakarta, Medan, Pekanbaru, Batam dan daerah lain.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 
Manfaat Membaca 22 Sep 2018 15:12 WIB


 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia