KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Surat Terbuka JENDELA TOBA Apresiasi Kunjungan Presiden Jokowi ke Danau Toba
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 28-Jul-2019, 15:36:49 WIB

KabarIndonesia - Samosir, Beberapa hari ini menjelang kunjungan Presiden Jokowi ke Danau Toba, media sosial facebook dan grup Whatsapp diisi dengan surat terbuka yang diposting Mangalliat Simarmata, ketua Perhimpunan JENDELA TOBA, sebuah komunitas pemerhati Kawasan Danau Toba (KDT).

Menurut Mangaliat Simarmata bahwa rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Samosir pada Senin (29/7) mendatang patut diapresiasi oleh seluruh warga di kawasan Danau Toba (KDT). Presiden Jokowi sudah memberi perhatian serius untuk membangun dan mengembangkan Danau Toba dengan berulang kali berkunjung.

"Patut diapresiasi, karena beliau (red, Presiden) sudah berulang kali datang ke Danau Toba. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat menjadikan KDT sebagai objek wisata bertaraf internasional, ini sebuah kesempatan baik buat masyarakat" kata Mangaliat, yang dihubungi melalui selular.

Namun demikian Mangaliat yang juga pemerhati dan pegiat lingkungan ini menyampaikan harapan agar presiden hingga jajarannya di tingkat daerah tetap fokus pada masalah lingkungan.

Dalam berbagai kesempatan diskusi Mangaliat selalu membahas Danau Toba sebagai destinasi wisata yang sangat berkaitan erat dengan lingkungan. Menurutnya, apapun yang dilakukan untuk membangun KDT menjadi wisata kelas dunia, tidak berguna jika lingkungan hidup di sekitarnya rusak parah yakni danau tercemar, hutan dibabat.

"Omong kosong itu, bila perambahan hutan, pencemaran danau masih terus dibiarkan terjadi di kawasan danau toba ini. Tidak ada gunanya wisata itu, juga GKT Unesco tak mungkin terjadi bila KDT hancur," jelas Mangaliat.

Mendengar kabar bahwa Presiden Jokowi akan mengunjungi kawasan Danau Toba khususnya Samosir selama 3 hari (29-31/7/2019) untuk memantau perkembangan sejumlah proyek nasional di kabupaten ini, ketua perhimpunan Jendela Toba ini pun membuat surat terbuka. Isi selengkapnya berikut:

"Kepada Yth, Bapak Presiden RI yang kami cintai. Terimakasih kami haturkan atas perhatian Pemerintah/Negara yg telah menetapkan Kawasan DANAU TOBA ( KDT ) sbgi salah satu prioritas destinasi pariwisata yg bertaraf internasional di Indonesia. Dalam kerangka itu sdh bbrp kali Bapak kunjungan kerja ke KDT yg sangat bersejarah itu , tentu juga sebagai wujud kecintaan Bapak terhadap KDT sbgi keajaiban alam yg nan indah dan mendunia itu. Kami menyatakan apresiasi utk itu.

Akan tetapi sesudah kami membaca agenda Bapak selama 3 hari di KDT yg sdh bnyk dipublikasikan media massa dan medsos, kami tdk ada membaca, bahwa ada point Bapak akan meninjau langsung keadaan kekinian pencemaran Danau Tobanya dan kerusakan lingkungan hidup KDT yg sdh sangat parah itu, seperti sdh bnyk Bapak lakukan diberbagai daerah lainnya di Indonesia.

Utk itu mohon lah Bapak kiranya meluangkan sebahagian dari waktu Bapak yg 3 hari tsbt diagendakan juga utk meninjau langsung kerusakan lingkungan hidup dan ekosistem KDT yg sdh sngat parah itu, baik dari aspek pecemaran airnya terutama disebab KJA maupun perambahan hutan KDTnya yg masih berlangsung terus-menerus dan begitu massif.

Karena dgn kunjungan Bapak besok ke KDT, kami dari berbagai elemen yg peduli dgn KDT tentu sngt berharap kpd Bapak akan mengintrusikan agar segera diambil kebijakan-kebijakan utk mengatasi, menyikapi keadaan itu semua dan tentu juga kami yakin Bapak sbgi Presiden RI tdk akan membiarkan masalah tsbt tdk berkesudahan dari periode ke periode Kepresidenan di Negara NKRI yg kita cintai ini.

Mnrt hemat kami, kebijakan tsbt harus segera ditetapkan Pemerintah utk menyikapinya tentu sngt erat kaitannya berhasil tdknya juga KDT sbgi destinasi pariwisata yg bertaraf internasional dan berhasil tidak juga Geopark Nasional Kaldera Toba ( GNKT ) ditetapkan Unesco menjadi salah satu anggota UGG Unesco pd bulan September 2019 ini.

Salam seruan dan tangisan KDT kpd Bapak sbgi Presiden RI yg peduli dan cinta KDT. Semoga Bapak selalu sehat dan tegar memajukan Negara kita ini lebih maju lagi. Kami dari JENDELA TOBA - Mangaliat Simarmata."(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia