KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalLowongan Kerja PT.Indomaret 2021 oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Feb-2021, 00:57 WIB


 
  KabarIndonesia – Jakarta, 💳 Lowongan Kerja PT.Indomaret Resmi DibukaDapatkan pekerjaan dari PT.Indomaret lewat program COVID19. Segera mendaftar pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirimkan setiap bulan
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Unjuk Rasa Menolak Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan di Tanjungbalai
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 15-Des-2017, 02:55:43 WIB

KabarIndonesia - Medan, Beberapa waktu belakangan ini sering terjadi tindak kekerasan terhadap wartawan yang bertugas yang berawal dari sikap penolakan konfirmasi dari sumber informasi. Padahal wartawan melakukannya agar beritanya akurat dan berimbang.

Pasca terjadinya penganiayaan yang dialami Maksum Nasution wartawan sebuah media, puluhan wartawan-LSM dan aktivis mahasiswa melakukan konvoi keleliling kota berunjukrasa di Tanjungbalai, Sumut, Rabu (14/12)

Tiba di Kantor PLN Tanjungbalai, pertama kali dikunjungi pengunjuk rasa, massa berorasi menyampaikan tuntutan agar kasus penganiayaan tersebut segera diusut tuntas.

"Kita menolak keras tindak kekerasan terhadap wartawan yang bertugas dilindungi UU no. 40 tahun1999 tentang Pers. Kita mendesak Kapolres mengusut tuntas kasus ini, karena kita tahu selama ini Tanjungbalai kondusif sehingga jangan sampai ada oknum tertentu yang ingin mengusik ketenteraman masyarakat dan para insan pers" ujar Hendri Manik, wartawan harian SIB selaku orator dan juru bicara aksi.

Usai menyuarakan tuntutannya di depan kantor PLN, massa bergerak menuju Polres Tanjungbalai. Di sana disampaikan tuntutan meminta Kapolres AKBP Tri Setyadi Antono segera mengusut orang tak dikenal (OTK) yang secara brutal menggunakan martil berusaha menganiaya korban.

Massa juga meminta Kapolres mengungkap aktor intelektual dibalik penyerangan itu. Selain itu mereka mendesak Kapolres untuk menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan oleh sekelompok pelajar terhadap wartawan Riki, yang proses hukumnya tidak jelas. Tuntutan terakhir, menolak segala bentuk intervensi, intimidasi, tindak kekerasan terhadap LSM, Wartawan dan Aktivis mahasiswa maupun elemen masyarakat Tanjungbalai.

Selenjutnya, massa bergerak ke gedung DPRD Tanjungbalai, menyampaikan tuntutan dan desakan, juga meminta dukungan DPRD terhadap pengusutan kasus tindak kekerasan yang dialami wartawan. Massa diterima Ketua DPRD Tanjungbalai Bambang Heryanto didampingi anggota Zulkifli Siahaan.
Heryanto kepada massa menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh Wartawan melaksanakan tugas sebagai mitra pemerintah kota untuk turut menyuarakan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Hari ini saya nyatakan DPRD mendukung tugas wartawan yang dilindungi Undang-undang. Kami (DPRD) yakin bahwa Kapolres akan mengusut tuntas perencanaan pembunuhan yang dialami Maksum Nasution. Kita tahu Tanjungbalai selama ini aman, untuk itu harus diusut tuntas pelaku perencanaan pembunuhan ini, dan kita percaya Polres serius menanganinya," ujar Bambang Haryanto kepada massa, seraya mengingatkan agar aksi solidaritas tersebut tidak sampai ditunggangi pihak yang tidak bertanggungjawab.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 
 

 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia