KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
BNN "Panen" 1 Ton Ganja di Aceh 13 Aug 2020 02:57 WIB


 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
SERBA SERBI

Unjuk Rasa Menolak Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan di Tanjungbalai
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 15-Des-2017, 02:55:43 WIB

KabarIndonesia - Medan, Beberapa waktu belakangan ini sering terjadi tindak kekerasan terhadap wartawan yang bertugas yang berawal dari sikap penolakan konfirmasi dari sumber informasi. Padahal wartawan melakukannya agar beritanya akurat dan berimbang.

Pasca terjadinya penganiayaan yang dialami Maksum Nasution wartawan sebuah media, puluhan wartawan-LSM dan aktivis mahasiswa melakukan konvoi keleliling kota berunjukrasa di Tanjungbalai, Sumut, Rabu (14/12)

Tiba di Kantor PLN Tanjungbalai, pertama kali dikunjungi pengunjuk rasa, massa berorasi menyampaikan tuntutan agar kasus penganiayaan tersebut segera diusut tuntas.

"Kita menolak keras tindak kekerasan terhadap wartawan yang bertugas dilindungi UU no. 40 tahun1999 tentang Pers. Kita mendesak Kapolres mengusut tuntas kasus ini, karena kita tahu selama ini Tanjungbalai kondusif sehingga jangan sampai ada oknum tertentu yang ingin mengusik ketenteraman masyarakat dan para insan pers" ujar Hendri Manik, wartawan harian SIB selaku orator dan juru bicara aksi.

Usai menyuarakan tuntutannya di depan kantor PLN, massa bergerak menuju Polres Tanjungbalai. Di sana disampaikan tuntutan meminta Kapolres AKBP Tri Setyadi Antono segera mengusut orang tak dikenal (OTK) yang secara brutal menggunakan martil berusaha menganiaya korban.

Massa juga meminta Kapolres mengungkap aktor intelektual dibalik penyerangan itu. Selain itu mereka mendesak Kapolres untuk menyelesaikan kasus dugaan penganiayaan oleh sekelompok pelajar terhadap wartawan Riki, yang proses hukumnya tidak jelas. Tuntutan terakhir, menolak segala bentuk intervensi, intimidasi, tindak kekerasan terhadap LSM, Wartawan dan Aktivis mahasiswa maupun elemen masyarakat Tanjungbalai.

Selenjutnya, massa bergerak ke gedung DPRD Tanjungbalai, menyampaikan tuntutan dan desakan, juga meminta dukungan DPRD terhadap pengusutan kasus tindak kekerasan yang dialami wartawan. Massa diterima Ketua DPRD Tanjungbalai Bambang Heryanto didampingi anggota Zulkifli Siahaan.
Heryanto kepada massa menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh Wartawan melaksanakan tugas sebagai mitra pemerintah kota untuk turut menyuarakan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Hari ini saya nyatakan DPRD mendukung tugas wartawan yang dilindungi Undang-undang. Kami (DPRD) yakin bahwa Kapolres akan mengusut tuntas perencanaan pembunuhan yang dialami Maksum Nasution. Kita tahu Tanjungbalai selama ini aman, untuk itu harus diusut tuntas pelaku perencanaan pembunuhan ini, dan kita percaya Polres serius menanganinya," ujar Bambang Haryanto kepada massa, seraya mengingatkan agar aksi solidaritas tersebut tidak sampai ditunggangi pihak yang tidak bertanggungjawab.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
"BURN OUT" = 4G (Gosong) 13 Aug 2020 04:53 WIB


 

 

 

 
Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup 13 Aug 2020 02:57 WIB


 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia