KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
NASIONAL

Peranan TNI Dalam Penanggulangan Bencana Alam
Oleh : Arief Akhir Wijaya | 17-Feb-2007, 11:15:00 WIB

Sebagian masyarakat Indonesia mungkin ada yang belum tahu bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempunyai tugas pokok yang dinamakan Operasi Militer Selain Perang. Peraturan ini berdasarkan tupok TNI, pasal 7 ayat 2.b. Dan undang-undang No.34/th 2004 tentang TNI. Salah satunya yaitu penanganan bencana alam. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia berada di daerah rawan bencana; seperti gempa bumi dan tsunami, tanah longsor, banjir dan sebagainya.

Penanganan bencana di Indonesia memang dikelola oleh Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Bakornas PB), namun tanpa peran serta seluruh elemen masyarakat, mustahil penanganan yang baik akan tercapai.

Salah satu elemen yang cukup memadai dalam penanggulangan bencana terutama di lapangan adalah TNI. Sebab TNI mempunyai peralatan dan operasi kerja yang terstruktur dengan baik; meliputi Sumber Daya Manusia, Pelayanan Kesehatan, Transportasi dan lainnya. Hanya saja masyarakat mungkin menilai TNI lamban dalam bergerak. Sebenarnya yang terjadi adalah TNI sebagai alat negara dalam setiap melaksanakan tugasnya harus melalui prosedur yang berlaku. Hal ini tentu saja berbeda dengan elemen masyarakat umum yang spontanitas dapat langsung turun ke lapangan sesaat setelah bencana terjadi. TNI adalah salah satu contoh penanganan secara formal, sedangkan Ormas, LSM, Parpol dan masyarakat umum adalah contoh penanganan bencana secara spontan.

Penanganan bencana secara formal ataupun secara spontan sama-sama memiliki kelemahan. Secara formal akan terkesan terlambat, karena harus melalui prosedur atau peraturan yang berlaku, serta kurang sinerginya TNI dengan aparatur Pemda setempat. Hal ini terjadi dikarenakan salah satunya adalah faktor politis. Sedangkan secara spontan,  kelemahannya yaitu dalam penanganannya tidak termanajemen dengan baik. Contoh misal : sebaran sukarelawan di lokasi bencana atau penggunaan peralatan yang dibutuhkan kurang tepat sasaran.

Untuk menanggulangi permasalahan di lapangan ketika terjadi bencana, Mabes TNI mengadakan acara Pencerahan tentang Penanganan Bencana di Lingkungan TNI, yang diselenggarakan 12 - 15 Pebruari 2007 di Cilangkap Jakarta Timur. Acara Pencerahan di lingkungan TNI ini bertujuan untuk meningkatkan peranan TNI, baik sebelum terjadinya bencana/mitigasi hingga penanganan bencana kedepannya.

Peranan TNI dalam penanganan bencana sangat penting, mengingat sistem organisasi yang dimiliki TNI di pusat maupun di daerah terstruktur dengan baik. Dalam hal ini Pemda yang mengalami bencana hendaknya bekerjasama dengan TNI agar penanganan dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran. Kerjasama yang baik antara Departemen / Lembaga seperti BMG, BASARNAS, BAKOSURTANAL dan instansi terkait lainnya dengan TNI mutlak dilakukan demi menyelamatkan masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Semoga niat baik TNI ini semakin mendekatkan diri dan menciptakan citra yang positif terhadap setiap masyarakat Indonesia.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia