KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman ,Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Gus Dur Tak Akan Marah Ke Gus Pur

 
NASIONAL

Gus Dur Tak Akan Marah Ke Gus Pur
Oleh : | 13-Aug-2007, 16:04:59 WIB

KabarIndonesia - Berperan mirip Gus Dur rupanya sempat bikin waswas Dokter Handoyo alias Gus Pur, 53 tahun. Ia yakin, Gus Dur tak akan marah karena Handoyo sudah lama mengenalnya sebagai figur terbuka. Tapi siapa bakal jamin pengikut fanatik Gus Dur akan menerima aksi rutin Gus Pur di "Republik Mimpi" itu. Jangan-jangan ada yang menganggapnya sebagai pelecehan.

Namun, setelah diundang tampil dalam Resepsi Puncak Hari Kelahiran ke-9 PKB, partainya Gus Dur, Jumat siang pekan lalu di Hotel Borobudur, Jakarta, perasaan cemas tadi terasa lepas. "Berarti akting saya diakui bagus, tidak menghina dan melecehkan," kata Gus Pur kepada Asrori S. Karni dari Gatra.

Alih-alih dianggap melecehkan, aksi Gus Pur dan para aktor "Republik Mimpi" lainnya justru mampu mengocok perut para petinggi PKB. Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekjen Yenny Wahid, yang duduk semeja, dan belakangan disinyalir berseteru, pun larut dalam gelak tawa. Seolah gesekan keduanya menguap sirna. Sayang, Gus Dur tidak bisa datang karena sedang sakit. Acara bertajuk "Republik Mimpi dan Republik Nyata" ini merupakan tampilan pertama Gus Pur di depan pengurus dan konstituen partai asuhan Gus Dur itu.

Handoyo sehari-hari adalah pegawai Departemen Kesehatan. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1980) ini berpraktek di Rumah Sakit Harum, Kalimalang, Jakarta Timur, tiap Jumat dan Sabtu. Gelar master of public health ia peroleh dari Mahidol University, Thailand (1992), dan kini bersiap menempuh program S-3 di Hawaii.

Ia sudah lama mengagumi Gus Dur, baik kapasitas intelektual, visi besar, maupun kiprah sosialnya. "Kekaguman saya ini apa adanya, karena saya bukan warga NU," katanya. "Bandingkan, kita disuruh jadi ketua RT saja sering nolak, tapi Gus Dur, dengan keterbatasan fisiknya, mau diminta memimpin ormas dan parpol," kata Handoyo. Ia mengaku punya kesamaan minat dengan Gus Dur: suka baca apa saja. (Aldy)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Email: redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let's see here www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertanyakanlah Tuhanmu (2) 18 Apr 2019 13:54 WIB

Pertanyakanlah Tuhanmu (1) 18 Apr 2019 13:52 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia