KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPesawat Swiss Dipaksa Mendarat di Medan oleh : Jenda Bangun
15-Apr-2014, 03:53 WIB


 
 
Pesawat Swiss Dipaksa Mendarat di Medan
KabarIndonesia - Medan, Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) III Medan, Sumatera Utara, Kamis, sekitar pukul 12.45 WIB menangkap pesawat terbang asing jenis Swearingen SX-300 Nomor N54. JX ketika memasuki wilayah Indonesia karena tanpa izin.

Panglima Kosekhanudnas III Medan,
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Perjuanganmu Luar Biasa 10 Apr 2014 11:23 WIB

Gadis Itu Mulai Mengajariku 10 Apr 2014 11:13 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Nyoblos Yes, Golput No 25 Mar 2014 21:39 WIB

 

 

Perjanjian Kerjasama Indonesia-Jepang Ditandatangani

 
NASIONAL

Perjanjian Kerjasama Indonesia-Jepang Ditandatangani
Oleh : E. Widiyati | 21-Aug-2007, 04:01:22 WIB

KabarIndonesia - Setelah negosiasi selama tiga tahun, hari ini perjanjian kerja sama kemitraan ekonomi antara Indonesia Jepang atau EPA, secara resmi ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Penandatangan kesepakatan EPA merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan pertama Shinzo Abe ke Indonesia. Setelah  pembicaraan bilateral  antara kedua kepala negara dengan pelaku usaha dari Indonesia dan Jepang, Perjanjian  Kemitraan Ekonomi EPA Indonesia-Jepang,  ditandatangani  di Istana Negara.

EPA merupakan perjanjian menyeluruh di bidang ekonomi, antara lain mencakup  sektor pertanian,  perikanan, perindustrian, pembangunan infrastruktur dan  penanaman modal. Dengan perjanjian ini, skspor  barang antar kedua negara  secara bertahap akan terbebas dari pajak dan bea masuk lebih dari 90 persen. 

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebutkan penandatanganan kesepakatan ini  sebagai wujud nyata kerjasama kedua negara: "Baru saja saya bersama Presiden Yudhoyono,  menandatangi EPA dan hal itu merupakan suatu perwujudan yang nyata dari kerjasama kedua negara. Saya berharap agar EPA ini akan memberi  sumbangan yang besar untuk meningkatkan hubungan kedua negara.   Bukan hanya dibidang ekonmi tapi juga di bidang keseluruhan. Dalam pertemuan tadi Presiden Yudhoyono menyampaikan tekad yang  kuat untuk melaksanakan komitmen  dalam reformasi ekonomi termasuk pembenahan iklim investasi Jepang atau saya  menyatakan bahwa  Jepang terus ikut memberi bantuan untuk upaya tersebut."

Masalah Non Tarif Masih jadi Kendala 
Pelaksanaan EPA  diperkirakan  sudah akan  dimulai awal tahun depan setelah perjanjian itu  diratifikasi kedua pihak.  Namun  sejauh ini,  pebisnis Indonesia masih menyebut  masalah  non tarif sebagai kendala. Ini tak lepas dari tingginya standar mutu, baik dari segi tekhnis maupun medis   yang diterapkan negara itu terhadap produk  yang masuk ke pasar domestik  Jepang.   Meski demikian, menurut    Presiden Yudhoyono, semua masalah ini  telah diantisipasi jauh hari, antara lain dengan  meningkatkan kapasitas mutu dan standar produk Indonesia untuk disesuaikan dengan standar di Jepang.

"Ketika kita melakukan pembahasan, perundingan  dan negosiasi  tentang EPA,  hal hal yang berkaitan dengan itu,  sudah kita pertimbangkan dan kita carikan  bagaimana opsi ataupun konstruksi yang paling baik.  Langkah dan cara yang akan kita tempuh adalah, pertama- tama, kita kembali kepada  apa yang sudah ada dalam EPA,  terutama upaya untuk sebuah pembangunan kapasitas upaya untuk memastikan bahwa mutu atau  standar dari barang-barang kita itu,  betul-betul  memenuhi  standar pasar Jepang." 

Bantuan Pelatihan dan Peralatan dari Jepang
Sementara Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan bantuan pelatihan dan teknologi yang diberikan Jepang untuk mengupayakan agar  produk Indonesia bisa  menembus hambatan non tarif di Jepang. Marie Pangestu mengungkapkan kesepakatan bantuan itu, sudah termuat   dalam perjanjian  EPA. 

"Ini akan dihitung secara lebih detail dalam rangka implementasi EPA,  tapi  minimal sektor mana,  bahkan bentuk bentuk dari pusat-pusat yang akan kita kembangkan, misalnya ada pusat  untuk makanan minuman,  pusat manufacturing industri, ada pusat perikanan, pertanian dan ada   kerjasama  karantina. Jadi 5 itu sudah ada wujudnya, nah sekarang kita harus menerjemahkan itu ke persisnya  apa pelatihannya, dana yang dibutuhkan berapa, jadi  Indonesiapun mengeluarkan misalnya  tempatnya dari Indonesia tapi pelatihannya atau alatnya bisa dari Jepang."

Jepang adalah tujuan utama ekspor, sekaligus penamam modal terbesar bagi  Indonesia.  Tahun lalu, nilai ekspor Indonesia ke Jepang mencapai  21, 7 milyar dolar Amerika Serikat.  Sebaliknya nilai impor Indonesia dari Jepang  pada tahun yang sama mencapai 24  milyar dolar Amerika Serikat.  Produk unggulan Indonesia di pasar Jepang berasal dari  sektor pertanian, perikanan dan perkebunan. Sementara  investasi utama Jepang di Indonesia berupa  mesin listrik,  elektronik,  kendaraan dan peralatan transportasi.

Oleh: Zaki Amrulla

Sumber: Deutsche Welle

Blog:    http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com

Email:  redaksi@kabarindonesia.com
Big News Today..!!! Let
's see here www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Konser Bruno Mars di Koreaoleh : Syaid Ahmad Fahri
09-Apr-2014, 15:28 WIB


 
  Konser Bruno Mars di Korea Bruno Mars melaksanakan konser di Korea Selatan (8/4) dan mendapat apresiasi yang cukup baik. Salah satu penonton konser tersebut adalah personil boy band asal Korea, yakni Ryeo Wook dand Eun Hyuk Super Junior (SuJu). Mereka mengatakan lagu Bruno Mars yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Pemilu 2014 di Caledonia Baru 10 Apr 2014 11:57 WIB


 

 

 
Squad Merah Putih Hajar Andorra 31 Mar 2014 12:39 WIB

 

 
Pasar Terapung di Kalsel 06 Apr 2014 19:18 WIB


 
Kampus Terkemuka Nasional 15 Apr 2014 03:51 WIB

 
Zat Besi & Vitamin C 11 Apr 2014 21:57 WIB

Era Kualitas Kehidupan Perempuan 25 Mar 2014 21:45 WIB

 

 

 
Satu Langkah Lagi 16 Apr 2014 16:47 WIB

Mengenal Tuhan Lebih Dekat 16 Apr 2014 03:34 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia