KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilDian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia oleh : Robert - Hoki
15-Sep-2014, 11:02 WIB


 
 
Dian Ediono, GM Garuda Indonesia dan Gaya Kepemimpinan Indonesia
KabarIndonesia - Belanda, Kompetisi bisnis antar maskapai penerbangan di Indonesia tergolong tinggi. Pasalnya banyak perusahaan swasta, asing dan milik negara yang memperebutkan pelanggan.
Kesuksesan Garuda Indonesia, sebagai salah satu perusahaan berpelat merah (milik negara) yang bergerak dalam dunia penerbangan dalam negeri
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Polisi Gadungan Ditembak Polisi 11 Sep 2014 04:52 WIB


 
Mengaduk Rasa 15 Sep 2014 10:45 WIB

Pergi 12 Sep 2014 12:44 WIB

 
Sumut Gelar Festival Budaya 03 Sep 2014 12:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim

 
NASIONAL

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim
Oleh : Gordon Naibaho | 05-Nov-2008, 19:05:59 WIB

KabarIndonesia - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) secara mengejutkan membalikkan prediksi pengamat dan lembaga survei dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur putaran kedua.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei, perolehan suara Khofifah mengungguli pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), meski dengan selisih sangat tipis. Berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 50,44% suara, terpaut 0,88% dibanding perolehan Karsa 49,56%.

Hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan pasangan Kaji memperoleh 50,76%, atau 1,52% lebih banyak dibanding Karsa yang 49,24%. Lembaga Survei Nusantara pun mencatat Kaji mendapatkan 50,71% suara dan Karsa 49,29%, terpaut 1,42%. Adapun Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) mencatat perolehan suara Kaji sebanyak 50,83% dan Karsa 49,17%, atau berbeda 1,66%.

Dengan selisih persentase yang tipis, belum ada lembaga survei yang berani menyatakan salah satu pasangan sebagai pemenang Pilkada Jatim putaran kedua ini. Mereka beralasan selisih perolehan suara kedua pasangan masih berada dalam kisaran margin error 1–2%. Artinya, masih dimungkinkan ada perubahan perolehan suara saat penghitungan manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

“Kita tidak bisa mengklaim siapa yang menang dalam pilgub putaran kedua ini. Perbedaan perolehan suara mereka masih dalam cakupan toleransi error (kesalahan hitung), yaitu sekitar 1–2%,” ungkap Peneliti Lembaga Survei Indonesia Adam Kamil seusai pelaksanaan quick count di Hotel Mercure, Surabaya, kemarin.

Belum adanya kepastian tentang pemenang putaran kedua ini juga diungkapkan Lingkaran Survei Indonesia yang bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP).

“Kami tidak dapat mengklaim siapa yang menang karena keduanya bersaing ketat dan bisa saja nantinya perolehan suara berubah. Dengan selisih suara kurang dari 2%, saya tidak mau mempertaruhkan reputasi lembaga ini,” ujar Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia Eka Kusmayadi seusai quick count di Hotel JW Marriot Surabaya kemarin. Dia mengatakan, melonjaknya suara Kaji tak lepas dari dukungan PDIP pada akhir Oktober lalu.

Apalagi menjelang pemungutan suara Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turun langsung. Suara perempuan, lanjut Eka, juga ikut mempengaruhi hasil akhir penghitungan itu.

”Militansi pemilih Kaji lebih tinggi daripada pasangan Karsa. Kalau dilihat, suara Partai Golkar lebih cair. Meski posisi politik mendukung Karsa, tidak sertamerta massanya mendukung pasangan ini,” paparnya.

Keunggulan versi hitung cepat sejumlah lembaga survei disambut gembira calon gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dia mengatakan, jika Kaji benar-benar menang, kemenangan itu milik masyarakat Jatim.

”Jujur saja saya gembira karena unggul dalam quick count. Tapi kemenangan tetap akan ditentukan saat nanti penghitungan manual,” ujarnya kemarin.

Khofifah mengakui bahwa tingginya suara yang diperoleh dibandingkan saat putaran pertama lalu tak lepas dari terus aktifnya mesin pemenangan Kaji dan suntikan dukungan dari PDIP.

”Itu (dukungan PDIP) sangat hebat pengaruhnya, terutama suara di Mataraman yang menjadi basis kekuatan utama PDIP di Jawa Timur. Sebelumnya suara Kaji di Mataraman sangat lemah. Saya pikir itu menjadi titik balik kebangkitan Kaji,” tuturnya.

Meski menang, mantan menteri negara pemberdayaan perempuan ini tetap menunggu hasil hitung manual oleh KPU Jawa Timur. Selama proses menunggu itu Kaji akan terus mengawal proses penghitungan suara.

Langkah ini ditempuh karena selama ini Kaji selalu menjadi sasaran black campaign. ”Saya menerima banyak laporan pelanggaran saat pemungutan suara. Bahkan Kaji juga banyak mendapat serangan black campaign sampai menjelang pemungutan suara. Tapi kami masih akan membicarakan dulu terkait laporan-laporan tersebut,” tuturnya.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Bisnis Fotocopy Semakin Kreatifoleh : Jumari Haryadi
11-Sep-2014, 11:53 WIB


 
  Bisnis Fotocopy Semakin Kreatif Jika ingin sukses berbisnis, diperlukan ide-ide kreatif dan inovatif agar bisa memenangkan persaingan pasar yang semakin kompetitif. Tampak sebuah usaha jasa fotocopy di Jalan Cihanjuang, Cimahi (10/09) yang memiliki cara kreatif dalam menarik calon konsumennya yaitu dengan berjualan Alat Tulis
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Desakralisasi Merah 11 Sep 2014 14:51 WIB

 

 
Patkor Indindo Sandar di Belawan 15 Sep 2014 10:35 WIB

Buku 100 Tokoh Karo Diluncurkan 15 Sep 2014 10:29 WIB

 

 

 

 

 

 
Desa di Sumut Butuh Dokter 15 Sep 2014 10:43 WIB


 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia