KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniSwasembada Pangan Era Pembangunan, Sebuah Kenangan akan Harapan oleh : Iin Suwandi
04-Mar-2015, 11:53 WIB


 
  KabarIndonesia - Pangan merupakan salah satu kebutuhan primer yang paling mendasar bagi manusia. Kebutuhan pangan sangat penting bagi kehidupan umat manusia yang akan mempengaruhi sendi kehidupan lainnya. Kehidupan sosial politik suatu negara akan terganggu manakala rakyat lapar karena seluruh rakyat
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Di Rantau Kurindu Ibu Pertiwi 06 Mar 2015 21:00 WIB

Derita Hilang, Keluhan Hilang 04 Mar 2015 11:45 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Banjir Bikin Stres Deera Idol! 18 Feb 2015 20:35 WIB


 

 

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim

 
NASIONAL

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim
Oleh : Gordon Naibaho | 05-Nov-2008, 19:05:59 WIB

KabarIndonesia - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) secara mengejutkan membalikkan prediksi pengamat dan lembaga survei dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur putaran kedua.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei, perolehan suara Khofifah mengungguli pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), meski dengan selisih sangat tipis. Berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 50,44% suara, terpaut 0,88% dibanding perolehan Karsa 49,56%.

Hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan pasangan Kaji memperoleh 50,76%, atau 1,52% lebih banyak dibanding Karsa yang 49,24%. Lembaga Survei Nusantara pun mencatat Kaji mendapatkan 50,71% suara dan Karsa 49,29%, terpaut 1,42%. Adapun Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) mencatat perolehan suara Kaji sebanyak 50,83% dan Karsa 49,17%, atau berbeda 1,66%.

Dengan selisih persentase yang tipis, belum ada lembaga survei yang berani menyatakan salah satu pasangan sebagai pemenang Pilkada Jatim putaran kedua ini. Mereka beralasan selisih perolehan suara kedua pasangan masih berada dalam kisaran margin error 1–2%. Artinya, masih dimungkinkan ada perubahan perolehan suara saat penghitungan manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

“Kita tidak bisa mengklaim siapa yang menang dalam pilgub putaran kedua ini. Perbedaan perolehan suara mereka masih dalam cakupan toleransi error (kesalahan hitung), yaitu sekitar 1–2%,” ungkap Peneliti Lembaga Survei Indonesia Adam Kamil seusai pelaksanaan quick count di Hotel Mercure, Surabaya, kemarin.

Belum adanya kepastian tentang pemenang putaran kedua ini juga diungkapkan Lingkaran Survei Indonesia yang bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP).

“Kami tidak dapat mengklaim siapa yang menang karena keduanya bersaing ketat dan bisa saja nantinya perolehan suara berubah. Dengan selisih suara kurang dari 2%, saya tidak mau mempertaruhkan reputasi lembaga ini,” ujar Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia Eka Kusmayadi seusai quick count di Hotel JW Marriot Surabaya kemarin. Dia mengatakan, melonjaknya suara Kaji tak lepas dari dukungan PDIP pada akhir Oktober lalu.

Apalagi menjelang pemungutan suara Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turun langsung. Suara perempuan, lanjut Eka, juga ikut mempengaruhi hasil akhir penghitungan itu.

”Militansi pemilih Kaji lebih tinggi daripada pasangan Karsa. Kalau dilihat, suara Partai Golkar lebih cair. Meski posisi politik mendukung Karsa, tidak sertamerta massanya mendukung pasangan ini,” paparnya.

Keunggulan versi hitung cepat sejumlah lembaga survei disambut gembira calon gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dia mengatakan, jika Kaji benar-benar menang, kemenangan itu milik masyarakat Jatim.

”Jujur saja saya gembira karena unggul dalam quick count. Tapi kemenangan tetap akan ditentukan saat nanti penghitungan manual,” ujarnya kemarin.

Khofifah mengakui bahwa tingginya suara yang diperoleh dibandingkan saat putaran pertama lalu tak lepas dari terus aktifnya mesin pemenangan Kaji dan suntikan dukungan dari PDIP.

”Itu (dukungan PDIP) sangat hebat pengaruhnya, terutama suara di Mataraman yang menjadi basis kekuatan utama PDIP di Jawa Timur. Sebelumnya suara Kaji di Mataraman sangat lemah. Saya pikir itu menjadi titik balik kebangkitan Kaji,” tuturnya.

Meski menang, mantan menteri negara pemberdayaan perempuan ini tetap menunggu hasil hitung manual oleh KPU Jawa Timur. Selama proses menunggu itu Kaji akan terus mengawal proses penghitungan suara.

Langkah ini ditempuh karena selama ini Kaji selalu menjadi sasaran black campaign. ”Saya menerima banyak laporan pelanggaran saat pemungutan suara. Bahkan Kaji juga banyak mendapat serangan black campaign sampai menjelang pemungutan suara. Tapi kami masih akan membicarakan dulu terkait laporan-laporan tersebut,” tuturnya.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kecamatan Tanjung Raja Menjadi Juara MTQ ke-42 Lampung Utaraoleh : Jumari Haryadi
01-Mar-2015, 10:19 WIB


 
  Kecamatan Tanjung Raja Menjadi Juara MTQ ke-42 Lampung Utara Lomba MTQ ke-42 Lampung Utara yang berlangsung sejak 23 Februari 2015 di desa Subik Kecamatan Abung Tengah berakhir pada 27 Februari 2015. Kegiatan yang diikuti 230 peserta dari 23 kecamatan tersebut dimenangkan oleh Kecamatan Tanjung Raja dan menempatkannya sebagai
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Dukung Program Swasembada Pangan 05 Mar 2015 05:55 WIB

Jangan Takut Ancaman Pihak Asing 05 Mar 2015 05:54 WIB

 

 

 

 

 

 
NamaKU = JiwaKU 25 Feb 2015 08:26 WIB

 

 
PKK Harus Mengefektifkan Posyandu 06 Mar 2015 21:09 WIB


 
Rambu Car Free Day Di Bogor 06 Mar 2015 21:06 WIB


 

 
Belajar dari Kehidupan Lebah 18 Feb 2015 20:28 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia