KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniCarut-Marut Pendidikan Indonesia oleh : Ashiong Parhehean Munthe
03-Aug-2015, 18:10 WIB


 
 
Carut-Marut Pendidikan Indonesia
KabarIndonesia - Carut-marut dunia pendidikan di tanah air, menjadi gambaran yang tansparan atas buruknya pengelolaan pemerintah atas pendidikan. Misalnya masih kurangnya distribusi guru di daerah-daerah, karena masih tertumpuk di wilayah perkotaan padahal Indonesia sekarang menurut PGRI masih krisis guru.
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Pikiranku 19 Jul 2015 06:37 WIB

Hilang Arah 19 Jul 2015 06:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim

 
NASIONAL

HASIL QIUCK COUNT: Pasangan Khofifah-Mudjiono Unggul Tipis di Jatim
Oleh : Gordon Naibaho | 05-Nov-2008, 19:05:59 WIB

KabarIndonesia - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) secara mengejutkan membalikkan prediksi pengamat dan lembaga survei dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur putaran kedua.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei, perolehan suara Khofifah mengungguli pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa), meski dengan selisih sangat tipis. Berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh 50,44% suara, terpaut 0,88% dibanding perolehan Karsa 49,56%.

Hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan pasangan Kaji memperoleh 50,76%, atau 1,52% lebih banyak dibanding Karsa yang 49,24%. Lembaga Survei Nusantara pun mencatat Kaji mendapatkan 50,71% suara dan Karsa 49,29%, terpaut 1,42%. Adapun Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) mencatat perolehan suara Kaji sebanyak 50,83% dan Karsa 49,17%, atau berbeda 1,66%.

Dengan selisih persentase yang tipis, belum ada lembaga survei yang berani menyatakan salah satu pasangan sebagai pemenang Pilkada Jatim putaran kedua ini. Mereka beralasan selisih perolehan suara kedua pasangan masih berada dalam kisaran margin error 1–2%. Artinya, masih dimungkinkan ada perubahan perolehan suara saat penghitungan manual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim.

“Kita tidak bisa mengklaim siapa yang menang dalam pilgub putaran kedua ini. Perbedaan perolehan suara mereka masih dalam cakupan toleransi error (kesalahan hitung), yaitu sekitar 1–2%,” ungkap Peneliti Lembaga Survei Indonesia Adam Kamil seusai pelaksanaan quick count di Hotel Mercure, Surabaya, kemarin.

Belum adanya kepastian tentang pemenang putaran kedua ini juga diungkapkan Lingkaran Survei Indonesia yang bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP).

“Kami tidak dapat mengklaim siapa yang menang karena keduanya bersaing ketat dan bisa saja nantinya perolehan suara berubah. Dengan selisih suara kurang dari 2%, saya tidak mau mempertaruhkan reputasi lembaga ini,” ujar Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia Eka Kusmayadi seusai quick count di Hotel JW Marriot Surabaya kemarin. Dia mengatakan, melonjaknya suara Kaji tak lepas dari dukungan PDIP pada akhir Oktober lalu.

Apalagi menjelang pemungutan suara Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turun langsung. Suara perempuan, lanjut Eka, juga ikut mempengaruhi hasil akhir penghitungan itu.

”Militansi pemilih Kaji lebih tinggi daripada pasangan Karsa. Kalau dilihat, suara Partai Golkar lebih cair. Meski posisi politik mendukung Karsa, tidak sertamerta massanya mendukung pasangan ini,” paparnya.

Keunggulan versi hitung cepat sejumlah lembaga survei disambut gembira calon gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dia mengatakan, jika Kaji benar-benar menang, kemenangan itu milik masyarakat Jatim.

”Jujur saja saya gembira karena unggul dalam quick count. Tapi kemenangan tetap akan ditentukan saat nanti penghitungan manual,” ujarnya kemarin.

Khofifah mengakui bahwa tingginya suara yang diperoleh dibandingkan saat putaran pertama lalu tak lepas dari terus aktifnya mesin pemenangan Kaji dan suntikan dukungan dari PDIP.

”Itu (dukungan PDIP) sangat hebat pengaruhnya, terutama suara di Mataraman yang menjadi basis kekuatan utama PDIP di Jawa Timur. Sebelumnya suara Kaji di Mataraman sangat lemah. Saya pikir itu menjadi titik balik kebangkitan Kaji,” tuturnya.

Meski menang, mantan menteri negara pemberdayaan perempuan ini tetap menunggu hasil hitung manual oleh KPU Jawa Timur. Selama proses menunggu itu Kaji akan terus mengawal proses penghitungan suara.

Langkah ini ditempuh karena selama ini Kaji selalu menjadi sasaran black campaign. ”Saya menerima banyak laporan pelanggaran saat pemungutan suara. Bahkan Kaji juga banyak mendapat serangan black campaign sampai menjelang pemungutan suara. Tapi kami masih akan membicarakan dulu terkait laporan-laporan tersebut,” tuturnya.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanulioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
24-Jul-2015, 20:08 WIB


 
  Mengelola Bisnis Menggiurkan di Tapanuli Demam batu akik sudah berlangsung hampir setengah tahun sejak Februari 2015. Demam akik juga melanda kawasan Tapanuli di Sumatera Utara. Tapanuli Tengah misalnya sudah melakukan pameran akik. Fenomena akik juga mewarnai kawasan Tapanuli Utara. Awalnya hanya dua orang pengelola, belakangan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Polri Jangan Mau Diadu Domba 28 Jul 2015 09:27 WIB

Mewujudkan Damai Itu Indah 27 Jul 2015 23:03 WIB

 

 

 
PHE ONWJ Optimis Capai Target 31 Jul 2015 10:17 WIB


 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia