KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanMengakhiri Ujian Nasional (UN) oleh : Syafbrani
20-Apr-2014, 12:39 WIB


 
 
Mengakhiri Ujian Nasional (UN)
KabarIndonesia - Secara kasat mata UN hanyalah merupakan bentuk tes tertulis bagi siswa. Tidak lebih! Tapi jika dibedah secara mikroskopis akan nampaklah jalur konvergensi (penyatuan) yang mengarah pada satu tujuan: TARGET KELULUSAN yang sepertinya sudah menjadi Tuhan!

selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Syukur Kita Kepada Guru 21 Apr 2014 11:07 WIB

Paskah Abadi 21 Apr 2014 11:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

HARIMAN DAN MALARI: Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

 
NASIONAL

HARIMAN DAN MALARI: Menjadi Penonton di Negeri Sendiri
Oleh : Berthy B Rahawarin | 17-Jan-2011, 00:37:13 WIB

KabarIndonesia - Dalam mengenang 37 tahun peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari) 1974, Hariman Siregar meluncurkan bukunya berjudul "Hariman dan Malari" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat Sabtu (15/1).

Pada peristiwa Malari, Perdana Menteri Jepang Katuei Tanaka sebagai tamu negara terpaksa harus menggunakan helikopter untuk berangkat dari dan menuju Halim Perdana Kusuma dan Istana Presiden Soeharto.

"Saya tidak begitu suka untuk dibuatkan suatu buku khusus tentang saya, tetapi karena dipaksa juga, saya harus menceriterakan sesuatu tentang peristiwa masa lalu, bukan ceritera bohong!", demikian Hariman mengawali komentarnya untuk bukunya dan situasi Indonesia terakhir.

Peristiwa Malari adalah awal Presiden Soeharto diperingatkan akan lonceng kematian industri lokal, bila modal asing dibiarkan melenggang di pasar Indonesia. Gerakan Mahasiswa yang melibatkan almarhum Dr. Sjahrir dan dr. Hariman Siregar ini, berakhir rusuh, dan situasi sosial-politik pada periode pertama kekuasaan Orde Baru dianggap sejumlah kalangan menjadi noda sejarah Pak Harto.

"Jaman sekarang lebih seram dari zaman Orba!" demikian Hariman. "Pendapatan kita 70 persen dari pajak tambang mineral. Tetapi, manfaatnya untuk rakyat apa? Kapal keruk bertolak dari pelabuhan Indonesia ke pelabuhan negara lain. Jadi, kita disuruh nonton saja."

"Pemerintah senang saja kan?" lanjut Hariman. "Yang penting duit, dia bisa membangun kantor, gedung DPR!"

"Buku ini (Hariman dan Malari) hanya sebuah kisah. Kita merasa makin jauh (dengan negeri kita sendiri). Padahal, kita harus menjadi tuan di negeri sendiri," ujar Hariman menutup.

Salah seorang tamu yang hadir ahli komunikasi sosial Sugeng Suryadi kepada Pewarta HOKI Kabar-Indonesia berkomentar, "Hariman telah menjadi pemikir! Sekarang kita masih tetap membutuhkan orang-orang dengan jiwa revolusioner untuk mengubah keadaan!"

FOTO: Dokumen peristiwa Malari (google)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mangga Gedong Gincu, Si Menor yang Menduniaoleh : Irwan Gunawan
19-Apr-2014, 22:28 WIB


 
  Mangga Gedong Gincu, Si Menor yang Mendunia Membicarakan mangga gedong gincu, yang terbayang tentu saja rasanya yang asam manis, tekstur dagingnya yang berserat, bentuknya yang bulat dan warna kulitnya yang kemerah-merahan layaknya wanita berdandan menor dan genit. Inilah kesan pertama ketika menikmati mangga yang kini makin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Pemilu 2014 di Caledonia Baru 10 Apr 2014 11:57 WIB


 
Anjlok, Suara Demokrat di Jatim 20 Apr 2014 12:37 WIB


 

 

 

 
Pasar Terapung di Kalsel 06 Apr 2014 19:18 WIB


 
Kampus Terkemuka Nasional 15 Apr 2014 03:51 WIB

 
Zat Besi & Vitamin C 11 Apr 2014 21:57 WIB

Era Kualitas Kehidupan Perempuan 25 Mar 2014 21:45 WIB

 

 

 
Penyertaan Tuhan 20 Apr 2014 00:29 WIB

Satu Langkah Lagi 16 Apr 2014 16:47 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia