KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupJOKOWI BLUSUKAN ASAP: Tahun Depan Indonesia Harus Tanpa Asap oleh : Wahyu Ari Wicaksono
27-Nov-2014, 15:09 WIB


 
 
JOKOWI BLUSUKAN ASAP: Tahun Depan Indonesia Harus Tanpa Asap
KabarIndonesia - Pekanbaru, 27 November 2014 – Kesediaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Blusukan Asap ke Riau melihat lokasi kebakaran lahan gambut dan hutan menumbuhkan harapan Indonesia bisa bebas tanpa asap pada tahun depan. Ini menunjukkan komitmen Presiden Jokowi menjadikan penyelesaian
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Pelaku Judi Dadu Gurak Diamankan 17 Nov 2014 14:58 WIB

 
Kepiawaian Jemari Pencari Nafkah 21 Nov 2014 11:04 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Pasar Seroja Nan Jaya 29 Nov 2014 12:58 WIB

Maaf dan Terimakasih untuk Ibu 28 Nov 2014 13:58 WIB

 

HARIMAN DAN MALARI: Menjadi Penonton di Negeri Sendiri

 
NASIONAL

HARIMAN DAN MALARI: Menjadi Penonton di Negeri Sendiri
Oleh : Berthy B Rahawarin | 17-Jan-2011, 00:37:13 WIB

KabarIndonesia - Dalam mengenang 37 tahun peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari) 1974, Hariman Siregar meluncurkan bukunya berjudul "Hariman dan Malari" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat Sabtu (15/1).

Pada peristiwa Malari, Perdana Menteri Jepang Katuei Tanaka sebagai tamu negara terpaksa harus menggunakan helikopter untuk berangkat dari dan menuju Halim Perdana Kusuma dan Istana Presiden Soeharto.

"Saya tidak begitu suka untuk dibuatkan suatu buku khusus tentang saya, tetapi karena dipaksa juga, saya harus menceriterakan sesuatu tentang peristiwa masa lalu, bukan ceritera bohong!", demikian Hariman mengawali komentarnya untuk bukunya dan situasi Indonesia terakhir.

Peristiwa Malari adalah awal Presiden Soeharto diperingatkan akan lonceng kematian industri lokal, bila modal asing dibiarkan melenggang di pasar Indonesia. Gerakan Mahasiswa yang melibatkan almarhum Dr. Sjahrir dan dr. Hariman Siregar ini, berakhir rusuh, dan situasi sosial-politik pada periode pertama kekuasaan Orde Baru dianggap sejumlah kalangan menjadi noda sejarah Pak Harto.

"Jaman sekarang lebih seram dari zaman Orba!" demikian Hariman. "Pendapatan kita 70 persen dari pajak tambang mineral. Tetapi, manfaatnya untuk rakyat apa? Kapal keruk bertolak dari pelabuhan Indonesia ke pelabuhan negara lain. Jadi, kita disuruh nonton saja."

"Pemerintah senang saja kan?" lanjut Hariman. "Yang penting duit, dia bisa membangun kantor, gedung DPR!"

"Buku ini (Hariman dan Malari) hanya sebuah kisah. Kita merasa makin jauh (dengan negeri kita sendiri). Padahal, kita harus menjadi tuan di negeri sendiri," ujar Hariman menutup.

Salah seorang tamu yang hadir ahli komunikasi sosial Sugeng Suryadi kepada Pewarta HOKI Kabar-Indonesia berkomentar, "Hariman telah menjadi pemikir! Sekarang kita masih tetap membutuhkan orang-orang dengan jiwa revolusioner untuk mengubah keadaan!"

FOTO: Dokumen peristiwa Malari (google)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Festival Payung Indonesia 2014oleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
29-Nov-2014, 00:35 WIB


 
  Festival Payung Indonesia 2014 Bertempat di Taman Balekambang-Solo, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat, 28 November 2014, membuka Festival Payung yang baru pertama kali diselenggarakan. Festival akan berlangsung sampai dengan tanggal 30 November 2014. Payung dipilih karena menjadi simbul perlindungan dan secara faktual telah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ketika Nyerobot Menjadi Budaya 28 Nov 2014 13:53 WIB

Jangan Sepelekan Sampah 25 Nov 2014 19:19 WIB

 

 
Pemkab Bakal Poles Kota Kasongan 27 Nov 2014 13:07 WIB

 
1795 RTS Pulpis Terima Dana PSKS 26 Nov 2014 15:05 WIB


 
Thailand Permalukan Singapura 2-1 24 Nov 2014 11:17 WIB

 
Dian Ediono, Pemimpin Masa Depan 07 Nov 2014 01:42 WIB

 
Dekat Tapi Jauh 29 Nov 2014 12:52 WIB


 

 
Biasakan Tidur Siang Secukupnya 27 Nov 2014 12:46 WIB

Tawas Ampuh Hilangkan Bau Badan 26 Nov 2014 17:31 WIB

 
Rela Antri Demi Satu Tujuan 29 Nov 2014 00:20 WIB

Endemik Pulau Sumatra 26 Nov 2014 17:34 WIB

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia