KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HiburanAmazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia oleh : Stanley Teguh
09-Jan-2017, 05:38 WIB


 
 
Amazing Art World Hadir Ramaikan Wisata Gambar Tipuan Mata di Indonesia
KabarIndonesia - Bandung, Saat ini tidak hanya K-Pop yang menjadi trend hiburan di dunia dan di Indonesia, namun para seniman Korea di era digital ini mulai memunculkan seni lukis modern yang cenderung akan membuat demam baru di
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Yang Maha Mendengar 17 Jan 2017 15:26 WIB

Senyuman Sedu Dibalik Hujan 16 Jan 2017 19:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Resep Bakso Ikan Tenggiri 27 Des 2016 13:53 WIB

 
 
NASIONAL

Al-Munir, Majalah Islam Pertama?
Oleh : Hendra Sugiantoro | 13-Mar-2011, 21:24:13 WIB

KabarIndonesia - Pada tahun 1911 terbit sebuah media massa di Sumatera Barat bernama Al-Munir yang dipelopori oleh Hadji Abdullah Ahmad. Media massa ini kerap disebut sebagai media massa Islam pertama. Benarkah?

Dalam buku “Booming” Surat Kabar Di Sumatra’s Westkust (2008), Hendra Naldi memaparkan bahwa media massa Al-Munir berbentuk majalah yang terbit sepekan sekali setiap hari Sabtu. Tulisan dalam Al-Munir menggunakan tulisan Arab-Melayu. Diutarakan Hendra Naldi, pada awal abad 20 sebagian masyarakat Minang masih banyak yang hanya pandai menulis dan membaca tulisan Arab-Melayu. Sesuai dengan fungsinya sebagai media dakwah, Al-Munir memilih tulisan Arab-Melayu sebagai media komunikasi tertulisnya dengan masyarakat. Perkumpulan ulama pendiri Al-Munir, papar Hendra Naldi, tergabung dalam sebuah organisasi bernama Sjarikat Ilmu. Sjarikat Ilmu adalah perkumpulan ulama-ulama Minangkabau yang sering disebut sebagai kelompok pembaharu.

Hendra Naldi dalam buku yang diterbitkan penerbit Ombak, Yogyakarta, pada tahun 2008 itu menuturkan, majalah Al-Munir menyatakan maksud berdirinya saat terbit edisi perdana tertanggal 11 April 1911. Disebutkan bahwa majalah Al-Munir merupakan media untuk memajukan bangsa Melayu dan Islam di Sumatera Barat. Hadji Abdullah Ahmad sebagai pelopor terbitnya majalah Al-Munir tidak menjadi pengurus harian dalam majalah tersebut. Posisi Hadji Abdullah Ahmad hanya sebagai seorang pimpinan umum. Pimpinan harian majalah Al-Munir diserahkan kepada Hadji Marah Moehammad bin Abdul Hamid. Adapun ketua redaksinya Hadji Sutan Djamaluddin Abubakar. Sementara yang berada dalam daftar dewan redaksi, antara lain Hadji Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka), Muhammad Dahlan Soetan Lembak Toeah, Hadji Muhammad Thaib Umar, dan Sutan Moehammad Salim (ayah Hadji Agus Salim).

Majalah Al-Munir tak bertahan lama. Edisi 31 Januari 1915 adalah terbitan terakhir. Dalam catatan sejarah, majalah Al-Munir memang kerap dikatakan sebagai media massa Islam pertama di Indonesia. Namun, mungkin ada data dan fakta anyar dari Anda terkait media massa Islam pertama di negeri ini? Wallahu a’lam.(*)

Hendra Sugiantoto
Pegiat Pena Profetik Yogyakarta



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016oleh : Eliyah Acantha Manapa
08-Jan-2017, 13:46 WIB


 
  Buffalo Painting Toraja National Art Festival 2016 Seekor Kerbau yang badannya dilukis pada Toraja National Art Festival 2016. Kegiatan Toraja National Art Festival ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2016 hingga 3 Januari 2017.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia