KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Terima Kasihku Untukmu 20 Des 2014 11:39 WIB

Jiwaku Gatal 20 Des 2014 11:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
NASIONAL

Penguatan Pancasila sebagai Dasar Ideologi Negara
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 27-Mei-2011, 21:51:16 WIB

KabarIndonesia - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri pertemuan antarlembaga negara yang diselenggarakan di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa, 24 Mei 2011.

Pertemuan tersebut selain dihadiri oleh Presiden serta Wakil Presiden Boediono, juga dihadiri oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua BPK Hadi Poernomo, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD , Ketua Mahkamah Agung Harifin Tumpa dan Ketua Komisi Yudisial Erman Suparman.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan visi pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan bernegara. Hal itu sesuai dengan tema pertemuan yaitu "Memantapkan Posisi dan Peran Masing-Masing Lembaga Negara dalam Upaya Penguatan Pancasila sebagai Dasar Ideologi Negara".

Selama ini Pancasila tidak pernah lagi dihayati secara sungguh-sungguh dalam kehidupan bernegara sehingga negara morat-marit dan korupsi terjadi di mana-mana.Negara harus diselamatkan, dan salah satu caranya adalah menyelamatkan ideologi negara yang merupakan tugas bersama.

"Kalau membela pemerintahan bisa ramai dan tidak kompak karena beda politik, tetapi kalau membela ideologi negara itu milik kita bersama. Nah itu itu yang kami bicarakan," ujar ketua mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Pertemuan para pimpinan lembaga negara yang berlangsung selama tiga jam di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menghasilkan berbagai hal penting. Diantaranya melakukan reformasi di segala bidang, terutama di bidang hukum dan politik. Selain itu, memantapkan Pancasila sebagai ideologi, pandangan hidup dan filosofi bangsa Indonesia.

"Konsekuensi pilihan terhadap Pancasila itu adalah keharusan, kesediaan dan kemauan segenap elemen bangsa tanpa kecuali, untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam aktivitas hidup berbangsa dan bernegara," ujar Ketua MK Mahfud MD

kondisi faktual menunjukkan nilai-nilai Pancasila mengalami keterpinggiran dari kehidupan masyarakat Indonesia itu sendiri. Akibatnya, di tengah berbagai capaian kemajuan dan keberhasilan bangsa, muncul bermacam persoalan kebangsaan yang membawa ancaman terhadap pilar-pilar kebangsaan. Konflik dan keresahan sosial mudah terjadi, dipicu oleh perbedaan latar belakang etnisitas, agama dan sebagainya. Kesantunan, toleransi dan tepa selira yang menjadi karakter orisinil bangsa kita meluntur karena penetrasi pemikiran dan tindakan individualistik.

Keadaan ini tidak boleh dibiarkan. Melihat kenyataan bahwa Pancasila semakin terpinggirkan, maka diperlukan kesadaran kolektif segenap elemen bangsa untuk merevitalisasi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Kesadaran kolektif merupakan prasyarat dan modal utama untuk dapat melihat secara utuh Pancasila sebagai nilai-nilai yang menjadi landasan fundamental bangsa Indonesia dalam membangun kerukunan, keserasian, keharmonisan, keadilan, dan kesejahteraan diantara sesama warga Indonesia.

Pancasila merupakan cita-cita luhur bangsa Indonesia tentang masyarakat yang baik. Pancasila memuat keharusan-keharusan yang bukan saja dialihkan kepada warga masyarakat, tetapi yang utama justru ditujukan kepada penyelenggara negara, baik pada tingkat pusat maupun daerah. Agar segala aturan dan kebijakan yang ditempuh dalam menyelenggarakan negara dilandasi dan berorientasi pada nilai-nilai Pancasila.

Pertemuan pimpinan para lembaga negara ini menyepakati beberapa hal. Hal pertama, semua lembaga negara secara aktif mengambil tanggung jawab dalam upaya menguatkan Pancasila sebagai dasar ideologi negara, sesuai dengan peran, posisi dan kewenangan masing-masing lembaga negara.

Hal kedua, Pancasila merupakan ideologi dan inspirasi untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis dan jauh dari perilaku mendahulukan kepentingan kelompok atau golongan.

Hal ketiga, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal adalah empat pilar yang harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sedangkan hal keempat, diperlukan rencana aksi nasional oleh suatu lembaga untuk melakukan sosialisasi dan penguatan nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan Pancasila dan Konstitusi.




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:

www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 
Shalat Dhuha vs Rezeki Lancar 20 Des 2014 11:38 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia