KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniKritik Pendidikan Gaya Bank oleh : Julian Howay
24-Mar-2015, 00:37 WIB


 
 
Kritik Pendidikan Gaya Bank
KabarIndonesia - Tanah Papua,  Negeri elok di timur Indonesia ini telah lama terkoyak oleh beragam persoalan pembangunan yang membuatnya seakan identik dengan keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan (3K). Itulah paradoks yang menyebabkan alam dan budaya Papua nan eksotis masih saja tak
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kerja di Bawah Panas 24 Mar 2015 00:41 WIB

Kepada Machfud Azhari SE 23 Mar 2015 05:23 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Sepenggal Kisah Menuju Ambarawa 20 Mar 2015 14:38 WIB

 
 
NASIONAL

Kantor Berita Antara Corong Pemerintah
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 13-Des-2011, 21:06:13 WIB

KabarIndonesia - Sebagai salah satu kantor berita di Indonesia, Antara hari ini merayakan peringatan ulang tahun ke-74. Dalam perjalanannya sudah pasti terjadi pasang surut dan beberapa kali terjadi suksesi kepempinannya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjamin tidak akan menjadikan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA sebagai corong pemerintah.

"Kami tidak akan minta ANTARA menjadi corong pemerintah tetapi kami minta ANTARA tetap berada di posisinya yang obyektif dan tidak memihak," kata Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkominfo, Henry Subiakto, saat memberikan sambutan dalam acara HUT ANTARA ke-74 di Wisma ANTARA di Jakarta, 13 November 2011.

Dengan berada di posisi yang obyektif dan tidak memihak sudah cukup bagi ANTARA untuk mengambil peran sebagai penyeimbang dalam pemberitaan di Tanah Air. Saat ini berkembang realitas pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan tidak berimbang sehingga terkesan semakin buruknya kondisi di Indonesia dalam berbagai segi.

ANTARA, agar tetap menjadi kantor berita yang obyektif alias faktual di sisi lain tidak memihak (balance dan netral), jika media tidak mampu bersikap obyektif dan jernah maka media tersebut tidak akan menjadi media yang down to earth.Realitas di Indonesia sangat kompleks di mana banyak kepentingan yang muncul, masyarakat harus  kritis terhadap perkembangan media massa yang kini tumbuh bagaikan jamur dimusim hujan.

Masyarakat yang literit atau paham terhadap isu-isu media, penting untuk dikembangkan, karena saat ini sangat sedikit pihak-pihak yang berani mengkritisi media sebagaimana mengkritisi tiga pilar demokrasi lainnya.Padahal media massa yang juga memiliki kekuasaan cukup besar dan juga mempunyai kecenderungan untuk melakukan penyimpangan atau korup bila tidak ada yang mengingatkan. Padahal media massa  masuk salah satu dari empat pilar demokrasi yang hampir tidak tersentuh oleh kritik.

Saat ini sangat banyak media massa yang didirikan karena adanya kepentingan politik maupun usaha pemilik media, sehingga media tersebut dengan leluasa untuk memberikan opini sesuai dengan idiologi mereka. Selain itu, tidak sedikit media yang menayangkan hal-hal yang jauh dari pemberian edukasi, wawasan dan tambahan pengetahuan bagi masyarakat pembaca maupun penonton.

Media banyak menampilkan kekerasan, seks bebas, klenik dan lainnya tanpa ada yang mengontol secara maksimal walaupun ada lembaga-lembaga yang berwenang seperti KPI. Sedangkan pemerintah, sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk mengatur atau menegur konten-konten yang ada karena bertentangan dengan undang-undang. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ngampar Boekoeoleh : Johanes Krisnomo
22-Mar-2015, 21:44 WIB


 
  Ngampar Boekoe Sepintas, gelaran buku di Taman Pemkot Cimahi nampak seperti jualan buku bacaan, Minggu (22/03/15). Nyatanya berbeda, buku gratis dibaca, di antara lalu-lalang orang-orang yang bersantai menikmati segarnya udara pagi. Dengan jumlah buku yang sangat terbatas, beberapa anak-anak muda, mendirikan sebuah
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Game dan Masa Depan 22 Mar 2015 01:25 WIB


 

 
Danrem 044/GAPO Pimpin Tanam Padi 24 Mar 2015 00:42 WIB


 

 

 

 

 

 
Ginjal Sehat Untuk Semua 19 Mar 2015 11:52 WIB


 
Rambu Car Free Day Di Bogor 06 Mar 2015 21:06 WIB

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia