KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahRandiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir oleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 17:38 WIB


 
 
Randiman Pantau Drainase Medan Tetap Banjir
KabarIndonesia - Medan,Meski beberapa waktu belakangan ini Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP sering
memantau sarana dainase, namun tampaknya bukan solusi kebanjiran.Hujan yang mengguyur wilayah Sumatera Utara beberapa hari ini membuat sejumlah air sungai di
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 
 
NASIONAL

Kantor Berita Antara Corong Pemerintah
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 13-Des-2011, 21:06:13 WIB

KabarIndonesia - Sebagai salah satu kantor berita di Indonesia, Antara hari ini merayakan peringatan ulang tahun ke-74. Dalam perjalanannya sudah pasti terjadi pasang surut dan beberapa kali terjadi suksesi kepempinannya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjamin tidak akan menjadikan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA sebagai corong pemerintah.

"Kami tidak akan minta ANTARA menjadi corong pemerintah tetapi kami minta ANTARA tetap berada di posisinya yang obyektif dan tidak memihak," kata Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkominfo, Henry Subiakto, saat memberikan sambutan dalam acara HUT ANTARA ke-74 di Wisma ANTARA di Jakarta, 13 November 2011.

Dengan berada di posisi yang obyektif dan tidak memihak sudah cukup bagi ANTARA untuk mengambil peran sebagai penyeimbang dalam pemberitaan di Tanah Air. Saat ini berkembang realitas pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan tidak berimbang sehingga terkesan semakin buruknya kondisi di Indonesia dalam berbagai segi.

ANTARA, agar tetap menjadi kantor berita yang obyektif alias faktual di sisi lain tidak memihak (balance dan netral), jika media tidak mampu bersikap obyektif dan jernah maka media tersebut tidak akan menjadi media yang down to earth.Realitas di Indonesia sangat kompleks di mana banyak kepentingan yang muncul, masyarakat harus  kritis terhadap perkembangan media massa yang kini tumbuh bagaikan jamur dimusim hujan.

Masyarakat yang literit atau paham terhadap isu-isu media, penting untuk dikembangkan, karena saat ini sangat sedikit pihak-pihak yang berani mengkritisi media sebagaimana mengkritisi tiga pilar demokrasi lainnya.Padahal media massa yang juga memiliki kekuasaan cukup besar dan juga mempunyai kecenderungan untuk melakukan penyimpangan atau korup bila tidak ada yang mengingatkan. Padahal media massa  masuk salah satu dari empat pilar demokrasi yang hampir tidak tersentuh oleh kritik.

Saat ini sangat banyak media massa yang didirikan karena adanya kepentingan politik maupun usaha pemilik media, sehingga media tersebut dengan leluasa untuk memberikan opini sesuai dengan idiologi mereka. Selain itu, tidak sedikit media yang menayangkan hal-hal yang jauh dari pemberian edukasi, wawasan dan tambahan pengetahuan bagi masyarakat pembaca maupun penonton.

Media banyak menampilkan kekerasan, seks bebas, klenik dan lainnya tanpa ada yang mengontol secara maksimal walaupun ada lembaga-lembaga yang berwenang seperti KPI. Sedangkan pemerintah, sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk mengatur atau menegur konten-konten yang ada karena bertentangan dengan undang-undang. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Rakut Siteluoleh : Jenda Bangun
08-Feb-2016, 20:31 WIB


 
  Rakut Sitelu Brevin Tarigan (tengah) bersama rekan - rekannya mementaskan pertunjukan musik tradisional Karo bertajuk "Rakut Sitelu" di Taman Budaya Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/2) malam. Pertunjukan musik tradisional tersebut dalam rangka memperkenalkan musik suku Karo dalam melestarikan warisan budaya para leluhurnya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 
Desa Wure dan Wisata Tuan Senhor 02 Feb 2016 17:57 WIB

 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia