KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJokowi Resmi Menjadi Presiden ke-7 Gantikan SBY yang Lengser Keprabon oleh : Bambang
20-Okt-2014, 17:51 WIB


 
 
Jokowi Resmi Menjadi Presiden ke-7 Gantikan SBY yang Lengser Keprabon
KabarIndonesia - Alhamdulillah, akhirnya sang ksatria piningit dari kota Bengawan Solo, penyuka musik keras Metallicca & Arkana yang juga pengusaha mebel, mantan Walikotra Solo & Gubernur DKI Jaya yang mencintai kedamaian, Ir Haji Joko Widodo, alias Jokowi dan juragan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Buruh Sawit Temukan Mayat 21 Okt 2014 12:52 WIB


 
Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

PerlindunganNya di Bebas Hambatan 16 Okt 2014 17:30 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Kantor Berita Antara Corong Pemerintah
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 13-Des-2011, 21:06:13 WIB

KabarIndonesia - Sebagai salah satu kantor berita di Indonesia, Antara hari ini merayakan peringatan ulang tahun ke-74. Dalam perjalanannya sudah pasti terjadi pasang surut dan beberapa kali terjadi suksesi kepempinannya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjamin tidak akan menjadikan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA sebagai corong pemerintah.

"Kami tidak akan minta ANTARA menjadi corong pemerintah tetapi kami minta ANTARA tetap berada di posisinya yang obyektif dan tidak memihak," kata Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkominfo, Henry Subiakto, saat memberikan sambutan dalam acara HUT ANTARA ke-74 di Wisma ANTARA di Jakarta, 13 November 2011.

Dengan berada di posisi yang obyektif dan tidak memihak sudah cukup bagi ANTARA untuk mengambil peran sebagai penyeimbang dalam pemberitaan di Tanah Air. Saat ini berkembang realitas pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan tidak berimbang sehingga terkesan semakin buruknya kondisi di Indonesia dalam berbagai segi.

ANTARA, agar tetap menjadi kantor berita yang obyektif alias faktual di sisi lain tidak memihak (balance dan netral), jika media tidak mampu bersikap obyektif dan jernah maka media tersebut tidak akan menjadi media yang down to earth.Realitas di Indonesia sangat kompleks di mana banyak kepentingan yang muncul, masyarakat harus  kritis terhadap perkembangan media massa yang kini tumbuh bagaikan jamur dimusim hujan.

Masyarakat yang literit atau paham terhadap isu-isu media, penting untuk dikembangkan, karena saat ini sangat sedikit pihak-pihak yang berani mengkritisi media sebagaimana mengkritisi tiga pilar demokrasi lainnya.Padahal media massa yang juga memiliki kekuasaan cukup besar dan juga mempunyai kecenderungan untuk melakukan penyimpangan atau korup bila tidak ada yang mengingatkan. Padahal media massa  masuk salah satu dari empat pilar demokrasi yang hampir tidak tersentuh oleh kritik.

Saat ini sangat banyak media massa yang didirikan karena adanya kepentingan politik maupun usaha pemilik media, sehingga media tersebut dengan leluasa untuk memberikan opini sesuai dengan idiologi mereka. Selain itu, tidak sedikit media yang menayangkan hal-hal yang jauh dari pemberian edukasi, wawasan dan tambahan pengetahuan bagi masyarakat pembaca maupun penonton.

Media banyak menampilkan kekerasan, seks bebas, klenik dan lainnya tanpa ada yang mengontol secara maksimal walaupun ada lembaga-lembaga yang berwenang seperti KPI. Sedangkan pemerintah, sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk mengatur atau menegur konten-konten yang ada karena bertentangan dengan undang-undang. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 

 
Valentino Rossi Puji Marc Marquez 18 Okt 2014 23:59 WIB

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia