KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupWALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua oleh : Wahyu Ari Wicaksono
25-Okt-2014, 09:55 WIB


 
 
WALHI: Kabinet Jokowi, Tempatkan Lingkungan Hidup di Bidang Kelas Kedua
KabarIndonesia - Sejak pelantikan 20 Oktober 2014, rakyat Indonesia menunggu dengan bersemangat pengumuman kabinet presiden Jokowi. Pengumuman ini tentunya membawa pesan harapan akan adanya    Pemerintahan yang
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Tak Datang 23 Okt 2014 17:37 WIB

Karyawan (Tak) Setia 16 Okt 2014 17:37 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Karakter Seorang Negarawan
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 11-Apr-2012, 06:08:56 WIB

KabarIndonesia - Banyak orang yang tampil karena mereka hanya di untungkan oleh politik. Sehingga bila orang menyebutnya negarawan selalu di kaitkan dengan kepemimpinan politik.

Terkait kepemimpinan dalam pemerintahan, persoalan integritas kepemimpinan bukanlah semata-mata berhubungan dengan moralitas secara sempit. Namun dalam dimensi yang luas dimana sifat dan karakter kenegarawananlah yang sangat di perlukan.

Kaderisasi kepemimpinan yang di hasilkan dari mekanisme demokrasi ternyata belum mampu menghasilkan pemimpin yang memiliki karakter dan ciri-ciri seorang negarawan.Dimana dalam membuat suatu keputusan kita harus tegas dan yakin bahwa keputusan tersebut adalah benar (jangan mundur menentukan sebuah keputusan).

Negarawan dalam arti yang benar adalah tokoh yang sangat istimewa dan terbatas jumlahnya. Ciri-ciri khas dari seorang negarawan adalah:

Pertama, memiliki kemampuan yang sangat cemerlang dan jeli; lebih merupakan bakat yang terpadu dengan keberanian melawan arus dan bertekad melakukan perubahan dan pembaruan struktural.]

Kedua, berusaha memasuki hal-hal baru secara total, memilih menjadi pelopor atau pionir.

Ketiga, karena yang di kemukakan adalah hal yang total baru, maka konsep yang di kemukakan menjadi mengejutkan dan meragukan pihak-pihak yang masih berpikir dalam pola lama.
 
Keempat, mampu menawarkan solusi secara tuntas, serta reformasi/revolusi total yang positif dan konstruktif, hingga menawarkan konsep dan aksi menghentikan krisis besar yang melanda satu bangsa atau beberapa bangsa.

Kelima, mampu menawarkan harapan dan peluang nyata,  membangun harga diri dan bernilai tinggi.

Keenam, berani menghadapi risiko bertentangan dengan rezim dan atau kekuatan yang berkuasa.

Rumusan tentang negarawan memang tidak di rinci dengan jelas bagaimana mengenai penjelasannya. Seorang negarawan selalu memikirkan nasib bangsa dan negara sebagai suatu kesatuan yang utuh, serta tidak mementingkan secara pribadi/kelompok politiknya, namun mementingkan kepentingan bangsa di atas segalanya.

Salah satu ciri sifat negarawan sejati adalah adanya sikap rendah hati yang di milikinya. Kekuasaan tidak membuatnya sombong, angkuh dan merendahkan martabat orang lain. Sikap rendah hati ini juga akan tercermin dari sikap penerimaan mereka atas sebuah proses politik menuju tahta kekuasaan.
 
Seorang negarawan harus mempertaruhkan dirinya, pribadi dan golongannya demi kepentingan negara yang jauh lebih besar, dan lebih tinggi. Sosok negarawan bukan hanya semata-mata menjaga citra yang baik di tengah-tengah masyarakatnya. Sebab apabila kita selalu berhitung terhadap citra, maka kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Dalam membuat suatu keputusan kita harus bersikap  tegas dan mempunyai keyakinan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang benar. Dimana konsekuensi yang di ambil dari semua itu adalah sikap pantang mundur (senantiasa meyakini kebenarannya).(*)


Blog:http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/

Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mungkinkah Suami Mengasuh Anak?oleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:18 WIB


 
  Mungkinkah Suami Mengasuh Anak? Tugas istri adalah mengasuh anak, namun peluang kerja untuk pria terbatas, terkadang posisinya terbalik. Justru istri bekerja menjadi TKI di luar negeri, sementara suami mengasuh anak di rumah. Pasangan suami istri sebaiknya berbagi peran mengasuh anaknya. Misalnya ketika
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 
Papua Kalahkan Sumut 24 Okt 2014 11:23 WIB


 

 

 

 
Memimpin dengan Kepala dan Hati 20 Okt 2014 12:40 WIB


 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia