KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia – Serang, Guna memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja(BLK) yang sudah ada selama ini, Kementerian Ketenagakerjaan terus matangkan penerapan konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Pasalnya konsep ini diyakini mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Bubar Riyaya 22 Jul 2017 01:58 WIB

Anak Beranak Kanak 22 Jul 2017 01:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

RUU Ormas Siap Disahkan DPR

 
NASIONAL

RUU Ormas Siap Disahkan DPR
Oleh : Feri Octavianus | 26-Mei-2013, 01:12:06 WIB

KabarIndonesia – Jakarta, Ditengah penolakan sebagian besar Organisasi Masyarakat (Ormas) terhadap Rancangan Undang-Undang Ormas (RUU Ormas), DPR mengklaim telah mendapat dukungan untuk mengesahkan RUU kontroversial tersebut dan berencana akan segera menuntaskan pembahasan dalam bulan Mei ini.

"Hari ini, semoga draf paling akhir bisa disepakati dan diambil keputusan sebelum dibawa ke paripurna," ungkap Ketua Panja RUU Ormas, Abdul Malik Haramain di Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, pasal-pasal yang dianggap represif oleh banyak ormas telah diubah. Bahkan, keinginan ormas besar seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) telah diakomodasi semua. Selain itu, kedua ormas besar di Indonesia ini tidak akan diikat penuh oleh RUU Ormas.

"Apa yang menjadi tuntutan perubahan dari Muhammadiyah sudah kami akomodasi semua. Bahkan lebih dari 100 persen sudah kami akomodasi," ujarnya.

Sebagaimana pasal yang disertakan dalam RUU Ormas yang mengistimewakan ormas besar dalam pendataan, DPR menetapkan bahwa ormas besar seperti Muhammadiyah dan NU tidak perlu mendaftar lagi ke Pemerintah.

Haramain menambahkan bahwa RUU Ormas tidak akan mempersulit sumbangan pihak luar kepada Ormas, dan mengenai tuntutan peniadaan asas tunggal pun sudah diubah. Oleh karena itu politisi Senayan ini mengaku tidak paham jika masih ada penolakan.

"Kalau masih ada penolakan saya gak paham. Tunjukkan kepada kami pasal dan klausul mana yang dirasa memberatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa RUU Ormas tidak relevan, tidak urgensi dan sangat bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 28. Dia meminta, pembahasan RUU Ormas diintegrasikan dengan RUU Perkumpulan.

Ditambahkannya, jika RUU kontroversial ini tetap dipaksakan untuk disahkan, Muhammadiyah khawatir UU itu akan mengekang ormas dalam memberikan kontribusi kepada negara. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Rayakan HUT ke-60 di Surabaya, Astra Dorong Wirausahaoleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Jul-2017, 07:08 WIB


 
  Rayakan HUT ke-60 di Surabaya, Astra Dorong Wirausaha Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf memukul gong Perayaan HUT 60 Tahun Astra di Surabaya didampingi Direktur PT Astra International Tbk Johannes Loman (ketiga kanan), Kolonel ARM Supriyoso (kedua kanan), Chief of Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 
Awas Anemia! 17 Jul 2017 13:12 WIB

 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia