KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
Universitas Negeri Papua Batalkan Ujian Tertulis Calon Tenaga Pendamping Profesional Kemendesa
KabarIndonesia - Universitas Negeri  Papua  membatalkan pelaksanaan ujian tertulis bagi calon tenaga pendamping profesional  Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi (Kemendesa) di Propinsi Papua Barat, Melalui suratnya yang ditandatangani oleh Rektor UNIPA, DR.Ir.Jacob Manusawai, MH, Jumat (27/05/2016).

Dalam
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Cinta Indonesia 18 Mei 2016 10:49 WIB

Bawa Aku 02 Mei 2016 09:24 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 

RUU Ormas Siap Disahkan DPR

 
NASIONAL

RUU Ormas Siap Disahkan DPR
Oleh : Feri Octavianus | 26-Mei-2013, 01:12:06 WIB

KabarIndonesia – Jakarta, Ditengah penolakan sebagian besar Organisasi Masyarakat (Ormas) terhadap Rancangan Undang-Undang Ormas (RUU Ormas), DPR mengklaim telah mendapat dukungan untuk mengesahkan RUU kontroversial tersebut dan berencana akan segera menuntaskan pembahasan dalam bulan Mei ini.

"Hari ini, semoga draf paling akhir bisa disepakati dan diambil keputusan sebelum dibawa ke paripurna," ungkap Ketua Panja RUU Ormas, Abdul Malik Haramain di Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, pasal-pasal yang dianggap represif oleh banyak ormas telah diubah. Bahkan, keinginan ormas besar seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) telah diakomodasi semua. Selain itu, kedua ormas besar di Indonesia ini tidak akan diikat penuh oleh RUU Ormas.

"Apa yang menjadi tuntutan perubahan dari Muhammadiyah sudah kami akomodasi semua. Bahkan lebih dari 100 persen sudah kami akomodasi," ujarnya.

Sebagaimana pasal yang disertakan dalam RUU Ormas yang mengistimewakan ormas besar dalam pendataan, DPR menetapkan bahwa ormas besar seperti Muhammadiyah dan NU tidak perlu mendaftar lagi ke Pemerintah.

Haramain menambahkan bahwa RUU Ormas tidak akan mempersulit sumbangan pihak luar kepada Ormas, dan mengenai tuntutan peniadaan asas tunggal pun sudah diubah. Oleh karena itu politisi Senayan ini mengaku tidak paham jika masih ada penolakan.

"Kalau masih ada penolakan saya gak paham. Tunjukkan kepada kami pasal dan klausul mana yang dirasa memberatkan," ungkapnya.

Sementara itu, Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa RUU Ormas tidak relevan, tidak urgensi dan sangat bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 28. Dia meminta, pembahasan RUU Ormas diintegrasikan dengan RUU Perkumpulan.

Ditambahkannya, jika RUU kontroversial ini tetap dipaksakan untuk disahkan, Muhammadiyah khawatir UU itu akan mengekang ormas dalam memberikan kontribusi kepada negara. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUBoleh : Muhammad Zakaria
25-Apr-2016, 23:45 WIB


 
  Aksi Damai Terkait Pelarangan Liputan Oknum DISHUB Puluhan Wartawan Aceh Tengah dan Bener Meriah di bawah Koordinasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah mengelar Aksi Damai di Bundaran Simpang 5 Takengon (25/04/2016) terkait larangan liputan yang dilakukan oleh oknum Kabid Kominfo, Dinas Perhungan Aceh Tengah terhadap
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 

 

 

 
The Executive Meriahkan IFW 2016 14 Apr 2016 12:20 WIB

 

 

 
Pasar Tanpa Musolah 18 Mei 2016 10:47 WIB


 

 
Sekali Yesus Tetap Yesus 22 Apr 2016 15:02 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia