KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniMengingat dan Menyebut Nama Allah oleh : Syaiful Karim
16-Jan-2019, 16:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejak kecil saya mengalami konflik kognitif yang sangat luar biasa dalam menjalankan kehidupan beragama. Hal ini disebabkan banyaknya istilah-istilah yang banyak dipakai dalam kehidupan beragama sehari-hari yang sangat berbeda dengan dengan penalaran yang jujur. 

Padahal sejak kecil
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rumah 18 Jan 2019 09:43 WIB

Kitab Hidup 16 Jan 2019 09:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
 

 

Aktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia

 
NASIONAL

Aktifnya Aliran Massa Udara Basah, Picu Cuaca Ekstrim Sejumlah Wilayah Indonesia
Oleh : Rohmah S | 26-Apr-2018, 10:54:35 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah seperti hujan disertai puting beliung di Jogjakarta dan Minahasa, banjir di Cilegon dan Bumi Ayu pada saat musim peralihan dari penghujan menuju kemarau menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat, berikut penjelasan Drs. Herizal, M.Si, Deputi Bidang Klimatologi BMKG :

1. Berkembangnya aktifitas cuaca signifikan beberapa hari ini di sejumlah wilayah, selain pengaruh dinamika cuaca lokal, giatnya aktivitas cuaca juga didukung oleh aktifnya aliran massa udara basah yang lebih dikenal dengan fenomena skala regional Madden Julian Oscilation (MJO) atau fenomena gelombang atmosfer tropis yang merambat ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik. MJO memiliki siklus perambatan 30-90 hari, dan dapat bertahan pada suatu fase (lokasi perambatan yang digambarkan dalam kuadran) sekitar 3 - 10 hari.

Saat ini fase basah (konvektif) MJO terpantau sudah berada di kuadran 4, di wilayah Benua Maritim Indonesia. MJO fase ini memberikan pengaruh dalam meningkatkan suplay uap air yang berkontribusi pada pembentukan awan
hujan di wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah.

MJO kali ini juga berkaitan dengan berkembangnya banyak pusaran di sekitar wilayah Indonesia yang memicu pemusatan massa udara dan jalur pertemuan angin (konvergensi) yang dapat memicu pertumbuhan awan yang signifikan.

2. Dari sisi iklim, kehadiran MJO ini dapat meredam suhu panas dan hari hari kering di beberapa daerah yang sudah memasuki musim kemarau.Tetapi hal itu tidak berarti musim kemarau menjadi gagal atau tertunda.

MJO diperkirakan aktif hingga awal Mei nanti. Setelah itu kondisi atmosfer akan kembali cenderung kering, musim kemarau diperkirakan dominan di semua tempat di Pulau Jawa," kata Herizal

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini terkait perubahan iklim, BMKG senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui: Call center 021-6546318; http://www.bmkg.go.id; Follow twitter @infobmkg; Aplikasi iOS dan android "Info BMKG"; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.(*)


Sumber: Biro Hukum dan Organisasi, Bagian Humas BMKG

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Muallaf Zaman "Now"! 07 Jan 2019 18:38 WIB

 
 
 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Haruskah Beragama? 18 Jan 2019 16:17 WIB

Adakah Sorga Dan Neraka 17 Jan 2019 17:30 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia