KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

Merakyatlah 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

BKN Gunakan HID Global Untuk Produksi Kartu Pintar Aparatur Negara

 
NASIONAL

BKN Gunakan HID Global Untuk Produksi Kartu Pintar Aparatur Negara
Oleh : Rohmah Sugiarti | 06-Jul-2017, 03:47:04 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, HID Global®, adalah brand yang terkemuka di dunia dalam solusi pembuatan kartu identitas atau tanda pengenal, hari ini mengumumkan keberhasilannya karena telah terpilih oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam menyediakan printer khusus yang mampu mencetak Smart Card (Kartu Pintar) untuk para pegawai negeri sipil di Indonesia.

Kartu Pintar ini bernama Kartu PNS Elektronik (KPE), yang dapat digunakan oleh seluruh  pegawai negeri sipil aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil untuk berbagai macam fungsi, termasuk menarik gaji serta dana pensiun melalui ATM. Dengan menggunakan HID Global FARGO® HDP5000 High Definition Printers/ Endcoders, BKN mampu dengan cepat menerbitkan kartu pintar dengan kualitas tinggi kepada pengguna serta dengan biaya yang relatif terjangkau.    

Sebagai lembaga kepegawaian di Indonesia, BKN membutuhkan solusi yang sangat efisien yang tidak hanya mampu mencetak kartu kepada pegawai negeri baik aktif maupun pensiun, namun juga mampu menggantikan sistem lama yang telah dipakai dan memindahkan semua data pengguna ke platform baru sesegera mungkin. Selain itu, kualitas juga hal yang sangat penting dimiliki BKN dalam sistem ini karena ketika pegawai negeri sipil mendapatkan kartu baru mereka, mereka harus menggunakan kartu tersebut untuk menarik uang dari bank, sehingga kartu tersebut tahan lama dan tidak mudah rusak.  

"Kami memutuskan untuk menggunakan printer dari HID Global setelah menghubungi perwakilan mereka, kami merasa bahwa mereka memiliki pemahaman yang paling menyeluruh tentang kebutuhan kami sebagai instansi pemerintah, dan tentu saja, memiliki penawaran yang sesuai dengan keinginan kami," kata Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di BKN.  

Proyek KPE di BKN telah menghasilkan banyak keuntungan bagi pemerintah Indonesia. HDP5000 menangani salah satu permasalahan yang paling umum untuk penggunaan Teknologi Informasi yaitu biaya. Biaya operasional yang rendah memungkinkan BKN membagikan kartu KPE kepada semua pegawai pemerintah dengan mempertahankan anggaran yang ramping dan efisien. Bagian pengadaan barang (procurement) juga telah disederhanakan, saat ini BKN mendapatkan kebutuhan percetakannya dari mitra lokal.  

Karena pengoperasian printer ini dilengkapi dengan teknologi termukhtahir, BKN juga mampu menghemat waktu dan biaya dalam melatih para stafnya.

"Printer ini sangat mudah digunakan - hampir tidak berbeda dengan mencetak dokumen biasa. Kita bisa mengkodekan dan mencetak kartu dengan mudah," kata Hargono. "Selain itu, cara HDP5000 mencetak kartu, membuat kartu tahan lama dan kerusakan kartu hampir tidak mungkin. Sejauh ini, kami hanya mengetahui beberapa kejadian di mana kami harus mengeluarkan kartu pengganti kepada pengguna.”    

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Indonesia dan memungkinkan instansi menerbitkan kartu pintar (smart card) dengan cepat serta hemat biaya kepada pegawai yang masih aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil. HDP5000 adalah salah satu printer yang paling terjangkau dan efisien di pasar, sangat cocok untuk instansi pemerintah seperti BKN, "Hary Permadi Kartono, Director of Sales, ASEAN, Secure Issuance, HID Global.  

Setelah beberapa bulan penggunaan, BKN telah berhasil menerbitkan kartu pintar (smart card) untuk sebagian besar pegawai negeri sipil. Menurut Hargono, kartu pintar (smart card) mendapat tanggapan yang sangat baik dari para pengguna kartu –PNS aktif dan Pensiunan PNS-. Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi sektor publik atau lembaga di indonesia dapat memanfaatkan teknologi ini untuk melayani masyarkat Indonesia dengan lebih baik dan luas lagi.(*)

Keterangan Foto:Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di Badan Kepegawaian Negara memamerkan Kartu PNS Elektronik (KPE) yang di cetak melalui mesin pencetak khusus FARGO HDP5000 persembahan dari HID Global. Printer FARGO HDP5000 â€‹sangat efisien, saati ini sudah 85% pegawai negeri sipil aktif yang telah menggunakan KPE dan 65% pensiunan pegawan negeri sipil juga telah merasakan keuntungan dengan menggunakan KPE. 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia