KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniIslamophobia di Amerika, “Christianophobia” di Indonesia oleh : Kabarindonesia
21-Mar-2019, 16:44 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jika sebagian penduduk di AS dan barat mengidap Islamophobia, maka sebagian penduduk Indonesia dan kawasan mayoritas Muslim di berbagai belahan dunia mengalami gangguan penyakit "Christianophobia". Opini Sumanto al Qurtuby.

Islamophobia atau Islamfobia mengacu pada pengertian ketakutan atau
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepenggal Kisah Dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

Kucinta Danau Toba 23 Mar 2019 08:01 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Dialog Nasional Ketiga: Sinergi Kelompok Aksi untuk Koordinasi Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia
Oleh : Syekh Ndoy | 27-Aug-2018, 23:59:33 WIB

KabarIndonesia - Jakarta. Jakarta Rajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) melalui proyek kerja sama USAlD-Mitra Kunci Strengthening Coordination for lnclusive Workforce Development in Indonesia (SINERGI) menggelar Dialog Nasional tentang Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia pada Selasa, 14 Agustus 2018 di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta. 

Direktur Rajawali Foundation sekaligus Project DirectorSlNERGl, Agung Binantoro, Senin (14/8), menjelaskan, acara dialog ini adalah bagian ketiga dari rangkaian dialog nasional tentang Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia yang merupakan salah satu dari kegiatan utama Proyek SINERGI.

Untuk kesempatan kali ini, dialog nasional yang didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi-(Kemenristekdikti), tersebut akan membahas tema "Kelompok Aksi (PCKSI) SINERGI dan Kunci Koordinasi Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia".

"Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan penyadaran pada pemerintah daerah, dunia usaha, dan kaum muda tentang ketenagakerjaan inklusif, serta upaya pengurangan kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Dialog dibuka oleh Ibu Mimy Santika mewakili Education Office USAID/indonesia, yang akan dilanjutkan dengan SINERGl Project Updates oleh Project DirectorSlNERGl, Agung Bin_antoro.

Sebagai pembicara kunci dalam dialog tersebut adalah Direktur Genderal PembinaanPelatihan dan Produktivitas pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik lndonesia,. Drs Bambang Satrio Lelono MA. Sementara, untuk pembicara utama adalahDeputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Drs Pungky Sumadi, MCP, PhD.

Selaku narasumber diskusi antara lain: Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian PPN/Bappenas,, Mahatml P Saronto ST, MSIE; Project Leader SINERGI Bambang Wicaksono; Kabag Humas Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sekaligus Bidang Monitoring & Evaluasi POKSI, Teguh Hadi; perwakilan PT Nuanza Porcelaianoonali, sekaligus Bidang Program POKSI, Roy Wibisono; serta perwakilan Kaum Muda Semarang, Zaenab.

Lebih lanjut. Agung mengatakan. melalui kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengenalkan Proyek SINERGI kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. pernenntah kota/kabupaten dampingan. dunia usaha. kaum muda. dan para pemangku kepentingan lainnya. Hal ini karena selama 15 bulan, sejak Oktober 2017 hingga Desember 2018. Rajawali Foundation dan Transformasi melaksanakan proyek SINERGI. dengan tokus di Provinsi Jateng. khususnya di empat daerah dampingan. yaitu: Kota Semarang, Kabupaten Semarang. Kabupaten Boyolali. dan Kabupaten Demak dengan sasaran awal 400 kaum muda kurang mampu dan rentan (termasuk kaum difabel).

"Namun, proyek tersebut tidak menutup kesempatan untuk daerah lain di indonesia. Target akhir USAID-Mitra Kunci untuk program ini adalah menyasar 200.000 kaum muda kurang mampu dan rentan di enam provinsi di Indonesia." sambung Agung.

Program SINERGI, lanjut dia, mengarusutamakan kaum muda (usia 18-34 tahun) yang kurang mampu secara ekonomi dan rentan-dengan mempertimbangkan perempuan, kesetaraan gender, dan penyandang disabilitas-ke dalam pasar tenaga kerja di Indonesia.

"Salah satu wujud dari program tersebut di antaranya membekali kaum muda kurang mampu secara ekonomi dan rentan yang disesuaikan dengan minat, bakat, serta kebutuhan pasar kerja," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bambang Satrio Lelono, mengatakan, dari dialog nasional ini juga diharapkan dapat turut membantu mengembangkan jejaring kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota guna menyusun rencana aksi inovatif bersama (co-design innovative solution) bagi upaya meningkatkan akses informasi dan pelatihan kerja yang berkualitas. 
"Hal ini penting guna memberikan kesempatan pada kaum muda kurang mampu secara ekonomi secara ekonomi dan rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, guna memasuki dunia kerja," pungkas Bambang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Berkah TMMDoleh : Agus Rizal
10-Mar-2019, 16:26 WIB


 
  Berkah TMMD TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang membawa berkah bagi para pemilik warung di lokasi tersebut. Anggota Satgas TMMD pada saat istirahat meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di salah satu warung milik warga sambil menikmati jajanan di kampung Saluyu,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
AGAMA Vs ATHEIS 22 Mar 2019 16:46 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia