KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiKapal dan Ratusan Penumpang Tenggelam di Perairan Simanindo-Tigaras, Danau Toba oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Jun-2018, 04:08 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Pemerintah Kabupaten Samosir mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas tenggelamnya kapal penumpang bernama KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba tepatnya 500 meter menuju dermaga Tiga Ras, Simalungun, Senin (18/6) sore sekitar pukul 17.30 wib.
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

Surat Untuk Wakil Rakyat 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Forum Promoter 2018 POLRI: Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 (2)

 
NASIONAL

Forum Promoter 2018 POLRI: Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 (2)
Oleh : Rohmah S | 23-Mei-2018, 12:15:46 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Faktor-faktor kinerja produksi pangan sudah banyak dicukupi oleh pemerintah sesuai dengan kebutuhan petani. Bahkan bantuan pada Petani Pangan, Pemerintah membantu petani lewat program rehabilitasi jaringan irigasi seluas 3,05 juta ha (52 %) sejak awal dibangun dengan pinjaman Bank Dunia, tegas Winarno.

Diimbuhkan Winarno lagi bantuan itu dipergunakan juga untuk  pembuatan embung/long storage/dam parit 3.771 unit; Bantuan alat mesin pertanian untuk mempercepat kenaikan IP 180.000 unit (2000 %).

“Pemerintah menjamin Asuransi Pertanian seluas 674.650 ha dari yang disediakan 1 juta ha, pengering gabah (padi, jagung, kedele sebanyak 1.000 unit). Ini merupakan implementasi UU Nomor 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani,” tegas Winarno lagi.

Potensi lahan pertanian di Indonesia digambarkan oleh Winarno adalah Sawah irigasi seluas 4,1 juta HA, dengan IP 200 atau dua kali tanam setahun. Sawah non irigasi 4,0 juta ha dengan IP 100 yang memerlukan embung. Huma/ladang seluas 5,02 juta ha dengan IP 100 juga memerlukan embung. Lahan tidur seluas 11, 68 juta ha belum bisa ditanami, karena tidak ada pengairan, sehingga sangat memerlukan embung.
“Embung diperlukan sebagai faktor penentu produksi pangan harus dibuat lebih banyak untuk menambah luas panen, dari 1 kali menjadi 3 kali tanam, yang dikerjakan bersama sama oleh Kementan, Kemendes dengan dana desa, Kementrian LHK dan BUMN. Pelaksanaan di lapangan untuk pengisian dan pemanfaatannya dilakukan oleh kelompok tani/Gapoktan. Embung berfungsi menabung air di musim hujan, kemudian difungsikan pada musim kering atau kemarau,” katanya.

Kemudian soal potensi lahan sawah non irigasi seluas 4 juta ha yang baru bisa ditanam 1 kali atau IP 100. Apabila sudah dibuat­kan embung, long strotage,dam parit, pemanfaatan air sungai dan sumur dangkal bisa panen 2-3 kali atau IP 200- 300. Lokasinya ada di Kalimantan (1.342.702 ha), Sumatera (1.206.476 ha), Jawa (724.334 ha), Bali dan Nusra (117.876 ha), Papua (28. 681 ha), Sulawesi (608.872 ha), dan Maluku (24.216 ha).

“Produksi pangan akan terus meningkat seiring dengan adanya faktor-faktor hubungan tersebut di atas sehingga kita tidak memerlukan lagi impor khususnya beras. Apabila potensi lahan yang ada dimaksimalkan serta dicukupi sarana poduksinya maka Indonesia akan menjadi Lumbung Pangan Dunia menjadi kenyataan,” katanya. Lumbung padi bukan sebatas  menyimpan  melainkan  harus  memiliki value added.  

Tercatat 5,6 juta  padi  (sucofindo, 2017) berhasil diserap lumbung padi rumah tangga petani, stock di masyarakat per tanggal 30 Juni 2017 sebanyak 8,126 juta ton. Target produksi 54,4juta ton pada tahun 2025 akan tercapai karena birokrasi yang mampu menghasilkan kebijakan yang memihak dan memberdayakan petani, sebagai bentuk insentif yang akan berkontribusi pada peningkatan produksi dan produtivitas pangan.

“Para perumus dan para pembuat kebijakan di tingkat pusat, provinsi, dan daerah juga akan mampu mewujudkan program pencetakan sawah-sawah baru terutama di luar Jawa, serta memberikan perlindungan bagi sawah-sawah subur beririgasi teknis terutama di Jawa dan Bali. Pemerintah juga akan lebih fokus pada langkah nyata dalam peningkatan akses permodalan, informasi pasar bagi petani di tingkat bawah. Perkreditan bagi petani dicukupi dengan KUR yang berbunga rendah,”  harapnya.

Sementara itu persoalan Ketahanan Pangan juga tidak bisa dilepaskan dengan harga pangan khususnya barang kebutuhan pokok. Menurut Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Srie Agustina yang juga menjadi pembicara dalam Forum Promoter 2018 Polri menyebutkan, “Tahun 2017, Pemerintah berhasil menekan kenaikan harga pangan khususnya barang kebutuhan pokok.  Inflasi menjelang puasa dan lebaran tahun 2017 merupakan yang terendah selama 5 tahun terakhir.”

Harga barang kebutuhan pokok Minggu III Mei 2018 berdasarkan data BPS menurut Srie Agustina, secara umum harga bapok dibanding bulan sebelumnya relatif stabil bahkan cenderung turun, seperti beras, minyak goreng kemasan, cabe, dan bawang putih. Komoditi yang harganya mulai naik adalah daging ayam, telur ayam, dan daging sapi.

Kebijakan Pemerintah dalam rangka ketersediaan, aksesibilitas, dan stabilisasi pangan barang kebutuhan pokok berdasarkan pasal 25-29 UU No.7/2014 tentang Perdagangan menetapkan kebijakan harga. 

Penetapan harga khusus saat dan setelah HBKN dan atau terjadi gejolak harga, penetapan harga eceran tertinggi dalam rangka operasi pasar sebagian atau seluruh barang kebutuhan pokok. Mengelola stok dan logistik yakni dengan mengoptimalkan perdagangan antar pulau, melakukan pemantauan dan/atau pengawasan ketersediaan stok di gudang dan/atau di pelabuhan, penyediaan dan/atau optimalisasi sarana distribusi, melakukan koordinasi fasilitasi moda transportasi, melakukan koordinasi ketersediaan stok dan/atau cadangan Barang kebutuhan pokok tertentu yang dikuasai Pemerintah.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Indonesia Idol Guncang Tarutungoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
02-Jun-2018, 13:11 WIB


 
  Indonesia Idol Guncang Tarutung Maria Simorangkir juara Indonesia Idol 2018 mengguncang ribuan massa yang menghadiri kampanye akbar pasangan cabup/cawabup Tapanuli Utara JTP Hutabarat/Frengky Simanjuntak Kamis (31/5). Dua pasangan lainnya Nikson Nababan/Sarlandy Hutabarat dan Chrismanto Tobing/Hotman Hutasoit sudah melaksanakan kampanye akbar sesuai urutan yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB

 

 

 

 
Jadwal Piala Dunia 2018 13 Jun 2018 04:50 WIB

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia