KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 
 
NASIONAL

Mantan Walikota Makassar Divonis Bebas
Oleh : Rusli Rauf | 28-Des-2006, 17:21:56 WIB

Mantan Walikota Makassar Divonis Bebas

Mantan Walikota Makassar, Amiruddin Maula, akhirnya divonis bebas dalam kasus pelepasan aset Gudang Farmasi senilai Rp1,6 miliar, padahal oleh Jaksa yang diketuai Amiruddin, dituntut tiga tahun penjara, denda Rp150.000.000 subsider 4 bulan kurungan pada 20 November lalu. Selain itu menghukum terdakwa membayar uang pengganti Rp 35.051.060.

Namun oleh Majelis Hakim yang diketuai, Sudirman Hadi di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (28/12) tepat pukul 13.30 wita di ruang sidang candra PN Makassar.Maula akhirnya bebas setelah majelis hakim menyatakan dakwaan subsider dan primair yang dakwakan oleh Jaksa yang diketuai, Amiruddin sesuai pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No.31 Tahun 1999 Jo.UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tidak terbukti dilakukan oleh Maula

Ruang sidang yang dipadati pengunjung yang kesemuanya pendukung Maula, riuh saat Hakim membacakan vonis bebas pada Maula. Maula pun terlihat sangat senang dan tersenyum mendengar vonis tersebut.

Sebelumnya, kasus Maula ditangani mantan Ketua PN Makassar, Andi Haedar, namun kasusnya terhenti. Karena dalam putusan selanya, hakim menilai surat dakwaan penuntut umum cacat yuridis. Sehingga kasusnya tidak dapat dilanjutkan. Tetapi putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Sulsel justru memerintahkan kasusnya dilanjutkan.

Kasus ini bermula saat Mantan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Makassar, Abdul Gaffar membuat surat permohonan atas nama saksi Arlin Fonrest untuk membeli aset Pemkot Makassar berupa Gudang Farmasi, dan Surat tersebut dijawab oleh Walikota menjabat saat itu, Amiruddin Maula, 5 September 2003.

Setelah itu, atas permintaan Maula, Gaffar membuat SK Walikota Makassar tentang pembentukan Tim Penaksir dan Tim Penilai pelepasan hak tanah dan bangunan Gudang Farmasi milik Pemkot Makassar pada 8 September 2003. SK tersebut kemudian ditandatangani Maula.

Dalam kenyataannya, tim taksasi mengaku tidak pernah melakukan penaksiran. Bahkan tidak pernah mengadakan rapat untuk menentukan nilai aset.

Atas permintaan Maula, Gaffar membuat surat pada 9 September 2003 yang ditandatangani terdakwa untuk meminta persetujuan pelepasan aset kepada pimpinan DPRD Kota Makassar. Permintaan itu disetujui pimpinan DPRD pada 29 Oktober 2003.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia