KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Mendagri Melantik Drs Eko Subowo Menjadi Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 23-Jun-2018, 08:20:02 WIB

KabarIndonesia - Medan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Eko Subowo sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi yang telah habis masa jabatannya. Pelantikan ini dilakukan di Aula Raja Inal, kantor Gubernur Sumatera Utara, pada Jumat (22/6/2018).

Pusat Penerangan (Puspen) Kemendagri menginformasikan bahwa pelantikan Penjabat Gubernur Sumatera Utara sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Sumatera Utara. Keppres Nomor 107/P ini ditetapkan pada 8 Juni 2018. Sedangkan dasar penunjukan Penjabat Gubernur ini adalah Pasal 201 Ayat 10 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Sebelumnya, Kemendagri mengajukan nama Inspektur Jenderal Martuani Sormin sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara untuk menggantikan Tengku Erry Nuradi. Setelah menuai polemik, akhirnya Kemendagri memenuhi janjinya dan memastikan Pj Gubernur Sumut berasal dari internal pihaknya. Terbukti dengan dilantiknya Drs. Eko Subowo, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, yang akan menjabat selaku Gubsu hingga pelantikan pejabat definitif hasil Pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Dalam pelantikan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo memberi penegasan kepada Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik untuk melaksanakan pemerintahan dengan membangun komunikasi intensif dengan DPRD, Forkopimda, pimpinan OPD.

"Penjabat Gubernur Sumatera Utara memiliki dua tugas, yakni mengefektifkan pemerintahan daerah dan menyukseskan Pilkada Gub/wagub Sumut, karena itu Eko Subowo diminta membangun koordinasi yang baik dalam melaksanakan bantuan dan fasilitasi pelaksanaan dengan unsur Forkopinda, KPU, dan Bawaslu untuk menyukseskan Pilkada," jelas Tjahjo dalam arahannya.

Selain itu Tjahjo juga meminta agar Penjabat Gubernur Sumut yang baru dilantik menyukseskan Pilkada di wilayahnya, yakni pemilihan Bupati (Pilbup) Padang Lawas Utara, Batu Bara, Padang Lawas, Langkat, Deli Serdang, Tapanuli Utara dan Dairi, serta pemilihan Walikota (Pilwalkot) Padang Sidempuan. "Penjabat Gubernur Sumatera Utara segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu," jelas Tjahjo.

Lebih lanjut, Menteri Tjahjo yang berasal dari Partai PDI-P itu juga meminta penjabat Gubernur Sumatera Utara melaksanakan tugas pemerintahan daerah berpedoman pada Nawa Cita (sembilan agenda strategis) Pemerintahan Jokowi.

Secara khusus dalam rangka Pilkada Sumut, Tjahjo Kumolo meminta Eko Subowo segera berkoordinasi dengan Kapolda dan Pangdam di Sumatera Utara untuk memberikan bantuan dan dukungan terutama dalam menjamin stabilitas keamanan di Sumut saat Pilkada. Tjahjo juga mengingatkan agar Eko bisa menjamin netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). "Tindak tegas jika dan SKPD atau ASN yang tak netral dalam Pilkada," ucapnya.

Tjahjo Kumolo juga mengingatkan tugas seorang Pj Gubernur adalah bekerja melayani masyarakat. Tidak terseret oleh kepentingan politik praktis. Apalagi sampai ikut poros-porosan.
"Penjabat Gubernur mengawal netralitas ASN dan TNI/Polri. Di Sumatera Utara, jangan ada poros-porosan, poros aparatur negara hanya satu yakni poros bekerja. Kalau ada SKPD yang tak netral maka usulkan ke Mendagri untuk diganti. Pers juga harus ikut memonitor, Pak Eko sudah pengalaman." tegas Tjahjo.

Usai pelantikan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menitipkan tugas pertama kepada Eko Subowo, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, untuk mendatangi kawasan lokasi tenggelamnya kapal Sinar Bangun yang mengambil korban ratusan orang (18/6)

"Besok pagi, tugas utama Penjabat Gubernur untuk datang ke Samosir dan Tigaras (Danau Toba), silahkan meninjau wilayah pencarian dan memberi dukungan kepada aparat dan petugas yang sedang mencari korban. Bantu pencarian korban. Semoga masih ada yang selamat," pungkas Tjahjo.

Sementara itu, Biro Humas Setdaprov Sumut menginformasikan selepas pelantikan penjabat Gubsu, jajaran Pemprov menggelar acara singkat melepas mantan Gubsu/Wagubsu Tengku Erry Nuradi dan Nurhajizah Marpaung di lobi utama kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro, Medan, Jumat (22/6/2018) siang.

Isak tangis mengiringi langkah mantan Bupati Sergai itu meninggalkan kantor yang sudah ditempatinya sejak 2013 sebagai Wagubsu mendampingi Gubernur Gatot Pujo Nugroho yang tersandung kasus korupsi.

Iliyas Sitorus, Kabiro Humas Setdaprovsu, melaporkan bahwa Sekda Sabrina saat memberikan kata sambutan pelepasan Tengku Erry, berharap mantan pimpinannya itu beserta keluarga tetap diberikan kesehatan dan berbuat untuk Sumut. "Bapak selama ini tidak pernah marah. Kami tahu itu bukan berarti kerja kami baik. Kami doakan Bapak agar tetap sehat. Terima kasih atas arahannya selama ini," tutur Sabrina.

Tengku Erry beserta istri, Evi Diana Sitorus langsung meneteskan air mata begitu mendengar ucapan Sabrina. Sembari memegang tisu, tangan kanan Tengku Erry terlihat menyeka air mata yang hendak jatuh.

Penjabat Gubsu, Eko Subowo berharap Tengku Erry tetap mau berkontribusi untuk kemajuan Sumut meski sudah tidak menjabat lagi. "Bantu kami, pintu saya selalu terbuka lebar untuk kehadiran Bapak. Saya pikir semua juga demikian," tutur Eko.

Pada kata akhir pelepasannya selaku Gubsu, Tengku Erry berharap penggantinya dapat membawa Sumut ke arah yang lebih baik. Pejabat eselon II di Pemprovsu terlihat ikut melepas kepergian Tengku Erry dari Kantor Gubernur Sumut. Demikian disampaikan Iliyas Sitorus kepada pewarta kabarindonesia.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia