KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 

Terdakwa E-KTP Yakin Beri Uang 4 Milyar kepada Markus Nari

 
NASIONAL

Terdakwa E-KTP Yakin Beri Uang 4 Milyar kepada Markus Nari
Oleh : Antha | 08-Apr-2017, 07:57:50 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Pada Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/4/2016), kedua terdakwa E-KTP yakni Irman dan Sugiarto menyatakan Markus Nari pernah meminta dan menerima uang. Menurut Irman, saat itu Markus mendatangi kantornya di Gedung Kementrian Dalam Negeri.

Markus adalah Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar periode 2009-2014. dia berasal dari Toraja provinsi Sulawesi Selatan. Dalam kesaksiannya di pengadilan Markus Nari membantah tidak pernah menerima uang tersebut. "Saya datang ke kantor Pak Irman itu, tidak pernah saya bicarakan uang untuk teman-teman. Saya fokus untuk program ini (E-KTP), makanya saya datang bersama tim" kata Markus Nari.

Sementara itu, Sugiarto eks Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil menyatakan uang 4 milyar tersebut diberikan langsung kepada Markus Nari. "Saya sampaikan Rp 4 miliar di Senayan. Saya serahkan sendiri ke Pak Markus langsung" ujar Sugiarto. Pernyataan itu kembali disanggah oleh Markus Nari.

Dalam surat dakwaan Jaksa, Sugiharto menyerahkan uang Rp 4 milyar kepada Markus di restoran bebek Senayan, Jakarta Selatan. Duit ini diyakini jaksa terkait dengan upaya menambah anggaran E-KTP dalam APBN-P 2012. (*) *)

* Source : Kompas.com dan detik.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Konsisten Pegang Teguh Netralitas 15 Feb 2018 23:19 WIB


 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia