KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahUsulan Pembentukan Wartawan Unit DPRD Tidak Dijawab Pemkab Serdang Bedagai oleh : Agus Suriadi
21-Nov-2017, 20:36 WIB


 
 
Kabar Indonesia - Serdang Bedagai, Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sergai terkait pembahasan R-APBD Sergai TA 2018, Kamis (16/11)  di gedung DPRD Sergai, Dusun II Desa Firdaus, Sei Rampah.Sambil menyampaikan pandangan umum Fraksi, tiga fraksi antara lain
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Hujan Tak Pernah Sendiri 13 Nov 2017 20:13 WIB

Ada Saat 08 Nov 2017 13:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

WUPID 2017 Ajang Debat Menantang!

 
NASIONAL

WUPID 2017 Ajang Debat Menantang!
Oleh : Johanes Krisnomo | 20-Okt-2017, 16:38:11 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang dipimpin oleh Je Radite dan Ernez Wardhani bekerjasama dengan World Universities Peace Invitational Debate (WUPID) Global telah menyelenggarakan WUPID Indonesia 2017, sebuah kompetisi debat Bahasa Inggris antar universitas se-Indonesia.

Kompetisi debat Bahasa Inggris ditujukan untuk meningkatkan kepekaan terhadap isu-isu sosial, internasional dan perdamaian. Kegiatan debat juga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis serta melatih kemampuan berbicara di depan publik secara persuasif dalam Bahasa Inggris.

Ajang debat diikuti oleh bermacam latar belakang. Semisal Rachel, 20 tahun, mahasiswi semester 5 Universitas Indonesia, kuliah di Sastra Perancis. Artinya, paling tidak dia menguasai bahasa Inggris dan Perancis. Berduet dengan Adfikri, 22 tahun, semester 7, kawan sekampusnya dari jurusan Teknologi Industri, serius dan kompak bersiap diri.

Peserta lain yang berasal dari Medan, Jessica (21 tahun), mahasiswi Teknologi Industri - Universitas Brawijaya Malang, semester akhir bahkan mengatakan, "Sejak SMA, saya sudah ikut lomba debat dalam bahasa Inggris. Selanjutnya aktif berlatih dalam komunitas debat di kampus."

Topik atau motion ditampilkan di layar pada saat dimulainya ajang debat dan tiap tim diberikan kesempatan berdiskusi selama 30 menit. Setelah itu mereka siap berdebat, tiap peserta diberi kesempatan selama 7 menit untuk menyampaikan pidatonya, baik yang pro maupun kontra.  Jumlah tim setiap perdebatan, ada 4 tim, dan tiap-tiap tim terdiri dari dua peserta.

Seriusnya mereka berdiskusi sebelum ajang debat, di kampus Sampoerna University, Jakarta (14-15/10/2017), tempat diselenggarakannya acara. Hasilnya, sangat mengagumkan, berapi-api menyampaikan pandangannya, berkompetisi dalam bahasa Inggris yang fasih.

Terlibat dalam WUPID Indonesia 2017 adalah 3 Adjudication Core serta seorang Tabulator, yaitu: Novelisa Wirid (Indonesia), Roderick Sibarani (Indonesia) dan Muqriz Bin Mustaffa Kamal (Malaysia) dan sebagai tabulator adalah Junario Wibawa (Indonesia). Bertindak memimpin kompetisi ini adalah Tournament Director Andree S. Chandra (Indonesia).

Semangat yang mendasari penyelenggaraan kompetisi ini adalah untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi semua debater di seluruh Indonesia untuk dapat belajar debat lebih baik. QIUP WUPID Global, Malaysia diharapkan menjadi tempat yang tepat bagi debat Indonesia untuk memasuki babak yang lebih tinggi lagi.


Setelah melalui jalan panjang, Aldwin Octavianus dan Ibrahim Panji Indra  dari Universitas Indonesia, terpilih sebagai pemenang dalam ajang kompetisi debat Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh WUPID. Mereka berhak mewakili Indonesia di QIUP WUPID Global 2017, Malaysia, 8-12 Desember 2017, bersama dua peserta lainnya,   dari Universitas Gajah Mada, sebagai 1st breaking team, Sandy Sanjaya Awaluddin dan Syagung Gunawan May.

WUPID Indonesia didukung oleh beberapa sponsor yang meramaikan acara dengan memberikan peserta banyak hadiah. Para pemenang mendapatkan piala dari Bicara.co, voucher tiket pesawat ke Malaysia pp dari Airpaz, voucher diskon menginap selama kompetisi dari Airyrooms, Hampers produk dari Himalaya, buku-buku import dari Bukubule, voucher belanja dari bukubule, totebags dari Kompas.com, serta notebook dan boneka sicuanpanda dari akutahu.com.

Semua peserta juga mendapatkan paket makan siang dari bebekelanid dan souvenirs dari sponsor-sponsor. Selain itu beberapa media partner memberikan dukungannya, termasuk KabarIndonesia (www.kabarindonesia.com) dengan berita utama dan foto-foto selama penyelenggaraan.

Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda dengan kemampuan berdebat secara positif, akurat dan kritis. Untuk itu, saatnya kita berjuang menghebatkan bangsa, di antaranya melalui ajang kompetisi debat. (*)

  Keterangan: Foto salah satu peserta ajang debat WUPID -2017, Jakarta, 14-15 Okt 2017, sedang beraksi. Fotografer: Johanes Krisnomo

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Mendes PDTT Ajak Astra Lanjutkan Membangun Indonesia dari Wilayah Terluar Mendes PDTT Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo melakukan pemeriksaan darah di booth pengobatan gratis yang disediakan dalam acara Festival Kesehatan Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Rinra Makassar hari ini (18/11). Acara Festival Kesehatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Menjadi Guru Yang Baik 15 Nov 2017 07:00 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Beriman dan Bijaksana 12 Nov 2017 06:45 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia