KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

Resensi Film : Cinta Pertama (First Love)

 
HIBURAN

Resensi Film : Cinta Pertama (First Love)
Oleh : | 28-Nov-2006, 20:38:09 WIB

IRONI SEBUAH KISAH ASMARA

Demikianlah inti dari sebuah kisah cinta yang ingin disampaikan Nayato Fio Nuala, selaku sutradara film yang banyak menghasilkan karya film yang bercorak misteri, horor dan kekerasan ini. Pada film terbaru garapannya kali ini, jelas memberikan nuansa yang berbeda dengan ciri khas Nayato. Ia pun berusaha ingin memberi warna tersendiri pada filmnya yang bergenre drama ini. Selain itu, ia sangat cermat dan jeli dalam memadukan komposisi warna dan bentuk kedalam frame kamera, lewat teknik sinematografi modern.

Jadilah, Cinta Pertama yang diproduksi Maxima Pictures dan I-Media Entertainment, seperti layaknya film-film asing yang bertema cinta. Malah boleh dikatakan film ini, nyaris mengikuti aliran sinematografi yang dikembang sutradara asal Hongkong, Joan Chen lewat karya-karya terbaiknya, Xiu Xiu, Sent Down Girl (1999) dan Autumn in New York (2001). Bahkan, alur Cinta Pertama ini, nyaris mirip dengan judul film yang disebutkan terakhir. Berdasarkan skenario yang ditulis Titien Wattimena, jelas sekali, ia mampu mempermainkan emosi penonton lewat alur kisah yang dramatis.

Alhasil, dari awal hingga akhir film ini, sudah dipastikan akan banyak menguras air mata penonton. Selain itu, penampilan akting Bunga Citra Lestari sebagai pemeran utama dalam film ini, cukup baik. Walaupun, jam terbangnya di dunia layar lebar belum sebanyak peranannya di dunia sinetron. Tapi, secara meyakinkan, ia mampu memperlihatkan permainan akting terbaiknya dan penghayatan watak dari sang tokoh yang diperankannya, Alia cukup bagus.

Kisah berawal, menjelang hari pernikahan Alia [Bunga Citra Lestari] dan Abi [Richard Kevin] yang seharusnya membawa kebahagiaan bagi mereka berdua. Tapi kenyataannya, Abi malah menemukan rahasia tentang perasaan yang paling dalam dari calon istrinya, Alia lewat buku harian pribadi miliknya. Buku harian itu ditemukan Abi, setelah pesta pertunangan mereka. Abi yang menemukan Alia yang tergeletak tak sadarkan diri di teras rumahnya, secara tak sengaja menemukan buku harian milik Alia.

Rupanya, Alia menderita kanker otak. Sejak itu, Alia terbaring koma di rumah sakit. Di saat-saat koma itulah, Abi menemukan rahasia besar tentang kisah cinta Alia. Kemudian cerita mengalir kembali ke masa lampau lewat cukilan kilas balik (flash back). Sebelumnya, Alia pernah mencintai teman satu sekolahnya yang bernama Sunny [Ben Joshua]. Tapi, Alia tidak pernah bisa mengungkapkan isi hatinya yang begitu mendalam pada Sunny. Bahwa, ia sangat mencintai Sunny. Hingga lulus sekolah dan mereka pun harus berpisah. Alia tidak juga bisa mengungkapkan perasaan cintanya terhadap Sunny. Sehingga akhirnya, Alia harus membiarkan cinta pertamanya ini terpendam jauh di lubuk hatinya yang paling dalam untuk selama-lamanya.


Judul Film : Cinta Pertama (2006)

Genre : Drama.
Sutradara : Nayato Fio Nuala.
Skenario : Titien Wattimena.
Pemain : Bunga Citra Lestari, Richard Kevin, Ben Joshua.
Produksi : Maxima Pictures, I-Media Entertainment.
Durasi : 69 min.
Rilis di Indonesia : 7 Desember 2006.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB


 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia