KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kesetiaan 17 Des 2014 19:05 WIB

Ratapan Anak Manusia Papua 17 Des 2014 19:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Bolehkah Aku Membenci Ayah? 17 Des 2014 19:10 WIB

Kehidupan di Pasar Jengkol 17 Des 2014 19:07 WIB

 

KELAYUNG-LAYUNG: Kabar Kebaikan Lewat Lirik Lagu

 
HIBURAN

KELAYUNG-LAYUNG: Kabar Kebaikan Lewat Lirik Lagu
Oleh : Djoko Moernantyo | 06-Okt-2007, 05:52:05 WIB

KabarIndonesia - Ikut-ikutan bikin album religi? Rasanya kok naïf kalau disebut begitu. Karena pemilik nama Bugiakso –akrab disapa Bugie-- punya misi menebar kebaikan lewat lirik dan lagu yang dilantunkannya. Berlebihan? Iya, kalau Bugie menganggap dirinya bisa mengubah semuanya dalam seketika, tapi tidak kalau Bugie ingin berwarta untuk membuat manusia berusaha menjadi lebih baik.

Harapan seorang Bugie memang tidak muluk-muluk. Lewat album religi bertajuk “KELAYUNG-KELAYUNG” pria asal Jogjakarta ini hanya ingin menyapa pendengarnya dengan lirik-lirik pemujaaan kepada Tuhan. Syukur-syukur, bisa membawa semacam “pencerahan” kepada yang mendengarnya.

Kalau album yang semua lagunya dinyanyikan sendiri oleh Bugiakso ini, terkesan “sempit” lantaran enam lagu yang tersodor menggunakan bahasa Jawa, bukan Bahasa Indonesia, Bugie tak sedang pilih-pilih. Bahasa Jawa dipilih lantaran selain persoalan pasar yang diincar adalah seputaran Jogjakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah, juga karena kesan kesederhanaan-lah yang ingin ditonjolkan. Dengan bahasa dan musikalitas yang terkesan “ngampung” itulah, Bugie mencoba menyampaikan pesan-pesan lewat lirik lagunya.

Single pertamanya ‘Kelayung-Layung’ sebenarnya bukan lagu baru. Biasanya, lagu ini dilantunkan sebagai pujian kepada Tuhan usai adzan, sebelum ibadah sholat. Dengan sedikit imbuhan lirik oleh Bugie, lagu ini terdengar lebih membumi. Liriknya bercerita soal seseorang yang mendekati kematian dan buru-buru bertobat. Karakter suara Bugie yang berat, memberi aksen yang “magis” pada lagu ini.

Single kedua yang bakal dilepas adalah “Mampir Ngombe”. Dalam khazanah sufistik Jawa, istilah yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘mampir minum’ ini terasa dekat dengan kehidupan kita. Intinya, Bugie mengajak kita untuk berpikir kembali, hidup ini singkat jadi kenapa tidak diisi dengan hal-hal yang positif. Perhatikan benar-benar rlirik dan aransemen musikalnya. Jujur saja, lagu ini cepat nancep dan potensial untuk jadi hits. Ajakan yang manusiawi bukan?

Lagu lain yang bisa membawa wacana pencerahan soal iman, religi dan kedekatan pada Tuhan, bisa disimak di lagu ‘Musyrik, Al-Ikhlash, Illahi’ dan ‘Subuh’. Dengan aransemen yang tidak bisa dibilang ribet, Bugie dibantu oleh Donny Mancuso dan Gotre menuntaskan album yang kabarnya juga bakal dirilis di Suriname ini.

Bugie sendiri bernama lengkap Ir Drs H. Bugiakso. Sempat menjadi anggota DPRD di Jogjakarta, ayah tiga anak ini kini memilih berkiprah sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Putera-Puteri Polri (KBPPP), selain juga mendirikan Jenderal Soedirman Center (JSC) yang berkantor di Jakarta.

Sebelum merilis album “Kelayung-Layung” ini, pria kelahiran 11 Mei 1963 ini  pernah mencoba merilis album pop beberapa tahun silam. Sayangnya, album tersebut hanya beredar di kalangan terbatas saja. Kalau kemudian album religinya ini masuk ke pasar yang lebih luas, itu karena niat Bugie dari awal adalah ‘menyebar kebaikan’ lewat lagu. Dan album ini menjadi jembatan untuk bertutur soal kebaikan itu.




Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia