KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiSang Penantang Takdir! oleh : Mang Ucup
16-Apr-2015, 08:55 WIB


 
 
Sang Penantang Takdir!
KabarIndonesia - Amsterdam, Begitu kita brol dilahirkan di dunia ini; setiap manusia tanpa perkecualian ditakdirkan TSM (Tua - Sakit - Mati), bahkan begitu Anda
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Sakit Hati Dipolisikan 04 Apr 2015 11:06 WIB

 
Dialog via SMS 16 Apr 2015 14:15 WIB

Keunikan di Bumi Dewata 15 Apr 2015 07:33 WIB

 
Tahura Sultan Adam 13 Apr 2015 02:01 WIB



 
BERITA LAINNYA
 
Krisis Kepercayaan Narasumber 15 Apr 2015 07:48 WIB


 

KELAYUNG-LAYUNG: Kabar Kebaikan Lewat Lirik Lagu

 
HIBURAN

KELAYUNG-LAYUNG: Kabar Kebaikan Lewat Lirik Lagu
Oleh : Djoko Moernantyo | 06-Okt-2007, 05:52:05 WIB

KabarIndonesia - Ikut-ikutan bikin album religi? Rasanya kok naïf kalau disebut begitu. Karena pemilik nama Bugiakso –akrab disapa Bugie-- punya misi menebar kebaikan lewat lirik dan lagu yang dilantunkannya. Berlebihan? Iya, kalau Bugie menganggap dirinya bisa mengubah semuanya dalam seketika, tapi tidak kalau Bugie ingin berwarta untuk membuat manusia berusaha menjadi lebih baik.

Harapan seorang Bugie memang tidak muluk-muluk. Lewat album religi bertajuk “KELAYUNG-KELAYUNG” pria asal Jogjakarta ini hanya ingin menyapa pendengarnya dengan lirik-lirik pemujaaan kepada Tuhan. Syukur-syukur, bisa membawa semacam “pencerahan” kepada yang mendengarnya.

Kalau album yang semua lagunya dinyanyikan sendiri oleh Bugiakso ini, terkesan “sempit” lantaran enam lagu yang tersodor menggunakan bahasa Jawa, bukan Bahasa Indonesia, Bugie tak sedang pilih-pilih. Bahasa Jawa dipilih lantaran selain persoalan pasar yang diincar adalah seputaran Jogjakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah, juga karena kesan kesederhanaan-lah yang ingin ditonjolkan. Dengan bahasa dan musikalitas yang terkesan “ngampung” itulah, Bugie mencoba menyampaikan pesan-pesan lewat lirik lagunya.

Single pertamanya ‘Kelayung-Layung’ sebenarnya bukan lagu baru. Biasanya, lagu ini dilantunkan sebagai pujian kepada Tuhan usai adzan, sebelum ibadah sholat. Dengan sedikit imbuhan lirik oleh Bugie, lagu ini terdengar lebih membumi. Liriknya bercerita soal seseorang yang mendekati kematian dan buru-buru bertobat. Karakter suara Bugie yang berat, memberi aksen yang “magis” pada lagu ini.

Single kedua yang bakal dilepas adalah “Mampir Ngombe”. Dalam khazanah sufistik Jawa, istilah yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘mampir minum’ ini terasa dekat dengan kehidupan kita. Intinya, Bugie mengajak kita untuk berpikir kembali, hidup ini singkat jadi kenapa tidak diisi dengan hal-hal yang positif. Perhatikan benar-benar rlirik dan aransemen musikalnya. Jujur saja, lagu ini cepat nancep dan potensial untuk jadi hits. Ajakan yang manusiawi bukan?

Lagu lain yang bisa membawa wacana pencerahan soal iman, religi dan kedekatan pada Tuhan, bisa disimak di lagu ‘Musyrik, Al-Ikhlash, Illahi’ dan ‘Subuh’. Dengan aransemen yang tidak bisa dibilang ribet, Bugie dibantu oleh Donny Mancuso dan Gotre menuntaskan album yang kabarnya juga bakal dirilis di Suriname ini.

Bugie sendiri bernama lengkap Ir Drs H. Bugiakso. Sempat menjadi anggota DPRD di Jogjakarta, ayah tiga anak ini kini memilih berkiprah sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Putera-Puteri Polri (KBPPP), selain juga mendirikan Jenderal Soedirman Center (JSC) yang berkantor di Jakarta.

Sebelum merilis album “Kelayung-Layung” ini, pria kelahiran 11 Mei 1963 ini  pernah mencoba merilis album pop beberapa tahun silam. Sayangnya, album tersebut hanya beredar di kalangan terbatas saja. Kalau kemudian album religinya ini masuk ke pasar yang lebih luas, itu karena niat Bugie dari awal adalah ‘menyebar kebaikan’ lewat lagu. Dan album ini menjadi jembatan untuk bertutur soal kebaikan itu.




Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosiroleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
13-Apr-2015, 16:25 WIB


 
  Menikmati Hiruk Pikuk di Pantai Parbaba Samosir Debur ombak menerjang pantai dan suara hiruk-pikuk ribuan pengunjung, tua muda sampai anak-anak, menjadi pemandangan mengasyikkan di Pantai Parbaba, Samosir, seperti terlihat dalam foto (5/4). Pantai Parbaba dengan pasir putihnya kini salah satu obyek wisata yang ramai menyedot wisatawan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Ironis di Negara Agraris 08 Apr 2015 11:24 WIB


 

 
 

 

 

 

 

 
Mobil, Buku, Soekarno dan Mandela 16 Apr 2015 14:11 WIB


 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia